Wednesday, April 28, 2010

Kisah Ibuku

Assalamualaikum Mam, met Milad ya, Semoga Allah selalu memberi Panjang umur, kesehatan, dan selalu ada buat aku, adhek sama Bapak. Do'ain semoga adhek lulus dan aku mampu menjalani semua ini demi cita-cita yang sejak dulu aku inginkan, kami bangga punya Ibu sepertimu mam.
semoga Allah selalu Meridhoi Ibuku dan keluarga kita, amin..


Itu adalah sms yang kukirimkan kepada ibuku tadi pagi, dengan sengaja aku nyalakan alarm di tanggal 28 April ini, tahun 1971 lalu ibuku ada untuk kami [bapak, aku, adhek]. udah berapa tahun ya hehe.. ngga tau aku, bisa bantuin hitung :-P.


aku bangga punya ibu sepertinya, ibuku anak pertama dari 12 saudaranya, beliau lahir di keluarga yang kurang mampu. kakek nenekku juga sama sekali tak kenal dengan Agama, entah apa yang ada di fikiran mereka dahulu, mereka sama sekali ngga' mengenali bahasa arab, bukan maksud aku mengolok aku hanya bercerita tentang siapa ibuku.

Ibuku termasuk orang yang tak kenal menyerah, beliau pergi ke mushola sendiri, mencari ilmu kesana kemari, ikut pengajian tanpa ada yang menyuruh, ikut kegiatan-kegiatan di desa pun tak ada yang ngomporin, beliau tau atas kemauannya sendiri, dan akhirnya beliau yang mengajarkan dan mengajak adhek2'nya untuk mengenal Allah SWT, itupun tanpa biaya.

sejak kecil beliau hidupnya berat. kesawah, mencari kayu bakar, nyari rumput, numbuk padi, masak, ngasuh adhek2'nya, semua pekerjaan itu beliau lakukan demi membantu kakek nenekku. bayangkan saja belom dewasa sudah mempunyai Adhek, aku tau waktu itu adalah waktu yang sangat berat buatnya, dan mungkin aku tak akan mampu menjadi sepertinya saat masa kecilku, bahkan sekarang.

saat umur 14 tahun beliau harus menikah, demi membantu kakek nenekku, untuk mengurangi beban hidup, karena alasan itulah ibuku menikah. beliau tak memikirkan dirinya sendiri, menyimpan semua kesenangan masa remajanya untuk membantu orang tuanya, setelah menikahpun Kakekku [ayahnya bapak] tak menyukai ibuku, karena kakekku dari keluarga yang cukup, dan kakek dari ibuku orang tak mampu, hanya karena harta beliau tak menyukai ibuku, karena harta!!

tapi mungkin saat itu cobaan yang berat adalah makanan setiap hari, perasaan sakit mungkin udah mendarah daging hingga tak terasa pedihnya. beliau membuktikan kepada mertuanya menjadi menantu yang baik, dan benar benar tulus tak mengharapkan apapun, karena pada dasarnya ibuku menikah sama bapak bukan karena cinta bahkan terkesan ngga' suka sama bapak [tapi sekarang dah cinta mati ;))], Ibuku tak kenal cinta, ibuku tak kenal pacaran waktu itu, yang dia tau hanya bagaimana cara membantu kedua orang tuanya, tak ada yang lain. mungkin itulah yang dinamakan Jodoh. "Bisa jadi Allah menjadikan hal yang baik dengan apa yang tak kau sukai" semua itu benar adanya.!

menjadi menantu yang rajin dan patuh kepada suami serta mertuanya, membuat kakekku luluh, itulah buah kesabaran, "kakekku minta maaf kepada ibuku saat beliau akan menghadap allah, meminta maaf atas sikapnya selama ini, yang tak begitu menghiraukan ibuku", mungkin aku bisa bilang itu adalah sebuah Bukti nyata. malah menantu yang dia banggakan, sama sekali tak mau merawat saat beliau sakit, sampai akan menghadap Allah. menantu yang di sia-siainlah yang merawatnya meskipun tau beliau tak pernah mendapat perlakuan yang baik dari kakekku, dialah ibuku. udah kayak senetron aja ya, hehe..

itu sekilas kisah yang beliau ceritakan dan sedikit yang aku tau, sebenernya masih buanyak lagi tentang kisah ibuku, karena tiap aku pulang ke Wonosalam, ibuku "mendongeng" saat akan tidur denganku. tapi aku dah ngga' tahan buat nerusin, sejak awal nulis tadi aku dah nangis, air mata ini mudah banget melewati pelupuknya, tanpa permisi lagi, ngga' sopan! atau aku yang cengeng ya, apa cerita ini mengharukan, ah.. cerita ini tak mengharukan sama sekali, aku aja yang emang suka mewek :D.

SELAMAT ULANG TAHUN BUNDA, AKU BANGGA PUNYA ENGKAU, AKU SANGAT BANGGA!!

owh ya, meskipun orang desa, tapi aku suka panggil mam lo, waktu sms aja, kalo di rumah dan panggil kayak gitu, aku dimarahi sama beliau, takut kedengeran tetangga ;)). aku jawab aja, lah wong ngga' ada orang aja kok ribut seh :-P, ngayaaa haha...



32 comments:

  1. Happy milad for your mam nyun....
    semoga diberikan umur yg barokah
    dan sehat selalu ^^

    ReplyDelete
  2. happy milad untuk ibu mu,,
    semoga panjang umur dan sehat selalu,,
    maaf neh baru bisa kasih komentar sekarang,,
    lam kenal ia,?

    ReplyDelete
  3. wow..!

    bunda nya hebat.. dan tangguh..!
    salam buat bundanya

    ReplyDelete
  4. selamat ulang tahun buat ibu nuel...
    semoga panjang umur, murah rezeki, tambah sholehah n tambah sayang sama bapak, kamu dan adek...

    ReplyDelete
  5. Bunda yang hebat.. selamat ultah buat bundanya ya

    ReplyDelete
  6. BarokaLLahu fiiha.... salam milad tuk ma'e ya nuel..... Sehat dan Diberkahi slalu...

    ReplyDelete
  7. Artikel hari ini spesial ya..
    Kebetulan pas ada kartu mb, tapi di tempatku

    ReplyDelete
  8. Barokalluhu fii umurik untuk Bunda tercinta ya Dek.. Semoga keberkahan dunia & akherat selalu untuk beliau..

    ReplyDelete
  9. Selamat ulang tahun utk sang bunda ya..
    Semoga kini beliau tinggal menikmati indahnya dan bahagianya hidup ini bersama keluarga tercinta. Amin.

    ReplyDelete
  10. Betapa hebatnya Bundamu, Nuel... pantas jika kau bangga kepadanya.

    ReplyDelete
  11. Happy b'day for ur mom..adhe...

    sampeiin ya....

    ^__^

    ReplyDelete
  12. Salam kenal Mba Nyun. Lagi jalan2 mampir dulu ah kesini :-)

    Wah, happy b'day yah buat Mamanya Mbak. benar2 ibu yang hebat! Semoga sehat selalu dan bahagia. Amien.

    Kalo sempat mampir yah ke blog keluargazulfadhli. Thanks :-)

    ReplyDelete
  13. Trimakasih semua, semakin kuulang artikel ini, semakin aku ingin menangis, bukan ingin lagi, tapi udah hampir semua air mata dah keluar dengan ikhlas, apa lagi baca do'a temen-temen, aku sayang ibuku, sayang banget, insyaallah nanti slamnya di sampaikan, hehe, mungkin kalo disampaikan beliau ngga' ngerti :)!

    ReplyDelete
  14. Subhanallah, usia ibumu sama dg tnt, tp tnt tdk menikah semuda itu. Kl begitu kamu spt anakku jg Noel. Duh sedih sekali membaca tulisanmu nak. Smg Allah menyayangi ibumu, bapak, adek dan Inoel sendiri ya, tnt do'akan dr sini.

    ReplyDelete
  15. jangan menangis nul tapi harus tegakkan kepala untuk ibunya!!!!...salut ya!!!!

    salam untuk ibunya!!!!.........pasti ibu yg hebat akan punya anak yg hebat juga!?!?!?!

    ReplyDelete
  16. Happy B'day, salam buat bundanya Inuel ya ^^

    ReplyDelete
  17. kalau menurut mu ibumukan yang terhebat.....kalau menurut ku ibu ku terhebat.....kesimpulan ibu kita sama2 hebad....hahhaahahaha

    ReplyDelete
  18. hehehe walah keurutan yang kesekian, tapi ga apa tetep mau ngucapin happy b'day mba tuk bunda dan sekalian salam kenal ^_^

    ReplyDelete
  19. Selamat ulang tahun buat mam-nya inuel...

    ReplyDelete
  20. hmm... bukan ut membuat sedih, berarti mamamu uda disurga?

    ReplyDelete
  21. ibu yg sangat hebat. salam utk ibumu ya. met ultah buat beliau. 14 thn menikah? Oh, my God..

    ReplyDelete
  22. bukan saatnya untuk menangis,
    tapi saatnya berbuat yang terbaik
    bagi mama mbak inoel.....

    salam kenal, salam persahabatan...

    ReplyDelete
  23. selamat ultah buat bunda inuel; semoga terberkahi perjalanan hidupnya. amin

    ReplyDelete
  24. sosok seorang ibu yang bijaksana, pekerja keras ini patut untuk diteladani. Selamat ulang tahun buat bundanya mbak..titip salam buat beliau, semoga senantiasa dalam rahmatnya amin...
    Sukses Slalu!

    ReplyDelete
  25. wow usianya sama dengan usia istriku niiih.
    Selamat Ulang Tahun untuk Ibunya Inuel, semoga panjang umur, sehat dan selalu dalam lindungan serta bimbingan Allah SWT.

    Keridhaan Allah tergantung kepada keridhaan kedua orang tua dan murka Allah pun terletak pada murka kedua orang tua. (HR. Al Hakim)

    Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, siapa yang paling berhak memperoleh pelayanan dan persahabatanku?” Nabi Saw menjawab, “ibumu…ibumu…ibumu, kemudian ayahmu dan kemudian yang lebih dekat kepadamu dan yang lebih dekat kepadamu.” (Mutafaq’alaih).

    ReplyDelete
  26. Met ultah buat ibu na..n slam kenal bwt anak na...thnxs

    ReplyDelete
  27. semoga your mama sehat selalau ya ^^

    ReplyDelete
  28. tenang Nuel..ssapa yang ga bakal mewek baca kisah ibu mu..aku aja hampir meneteskan air mata....tapi kutahan ...malu...selamat ulang tahun ya...semangatnya pasti menurun padamu.

    ReplyDelete
  29. makasih semuanya, aku salut pda ibuku, juga sama temen Blogger semua :), makasih banyak dukungannya ya ;) *terharu*

    ReplyDelete
  30. happy milad aja ya buat bundanya inuel.... ibu selalu ada di hati ini.. aku beberapa hari gak dengar suaranya ibu aja pasti kangen berat.. biasa lah,, anak perantauan di surabaya..:P

    ReplyDelete