Wednesday, June 2, 2010

Harga Termahal

Hal yang paling menakjubkan dari sebuah rasa gelisah adalah menemukan jawaban yang tak dimengertinya, menilai hati sejauh yang dia ingini, menyendiri terpuruk, sepi membusuk!

bukan itu sungguh bukan itu, dia hanya ingin melintas dipikiran itu, dia hanya ingin melintas dalam hari yang sama dengannya, berjalan namun tak nampak, melihat di baik lubang kecil dengan sebuah nyali kerdil!



ketika ia berdiri diatas tebing hatinya adalah sebuah pilihan antara hidup dan mati, maju menyakitkan, mundur tersakiti, sama-sama ada dalam keadaan yang tak mampu ditapakinya, yang tak mampu membuatnya menampakkan bayangan yang disimpan dan apakah ini sesungguhnya sebuah ketakutan, bukan hanya ada dalam hatinya melainkan di setiap detak jantungnya.

dia punya banyak "warna hidup" dalam sebuah angan yang telah lama mati suri, dia juga mampu memberi sebuah langkah hidup yang mungkin akan membuatnya sedikit dapat menghirup nafas cinta, apakah ini juga adalah sebuah ketakutan, hanya mampu bersembunyi di balik lubang lubang kecil penusuk mata ketika ia mulai mengintip setitik cahaya di sebrangnya.

sebenarnya tak banyak yang ingin dia cari, mungkin engkau tau apa yang membuatnya seperti ini, di depan sebuah buku ia menangis, hatinya bagai teriris dia melihat dirinya ada dalam sebuah kegelapan dalam hidupnya, terpenjara, terikat, dan terkunci.

"aku ngga mau busuk karena kutuk.."

serunya lirih hingga menyayat hati yang hanya sekedar biasa saja, entah apa yang kurasakan saat mendengar isaknya, aku kalut, aku tak sanggup, dia hanya inginkan sebuah bahagia tapi kenapa penjara yang dia dapatkan, hanya cemoohan yang menjadi teman hidupnya, mengapa hanya itu ?

"salahkah dengan sikapku..?"

lirihnya sekali lagi dalam keheningan, namun siapa yang mau mendengar, siapa yang mau menghampirinya, siapa... siapa.... teriaknya sekeras dan secepat detak nadinya sendiri

"tak ada yang mendengarku lagi, tak ada"

dia bicara padaku dengan hati yang ada dalam tebakanku sendiri, entah berapa lama dia bergumam seperti itu,

aku ngga ingin berdiri tanpa engkau pikiran itu..
Pikiran yang sesungguhnya sangat menggangguku..
Pikiran yang akan terus menjadikanku kuat..


lirihnya hingga malam memeluk tubuh yang berselimut air mata, aku tau lukanya telah menganga kembali, senyumku mengembang lantas meninggalkannya dengan sebuah Do'a;

"Ya Allah.. berilah dia kelegaan hati, terangilah hatinya dengan Nur keluasanmu, berilah dia hidayah atas jalan yang telah ia lalui, masukkan dia dengan pagi yang baru, letakkan hidupnya diatas pangkuan cintamu, buatlah dia "Amnesia" dengan cintanya, ganti lelaki yang telah membuatnya menangis dengan semangat, tiap tetes air matanya adalah harga termahal yang harus ia ganti dengan berjuta maaf, dan ampunkan aku yang telah berdo'a untuknya atas air mata itu, ma'afkan aku"


* ini bukan tentangmu apalagi tentang kita, ini hanya sedikit kisahnya, tentangnya, dan untuk dia. Wednesday, 02 june, 2010.

25 comments:

  1. Mellow sekali tulisan Nenng yang satu ini, sampai bergetar hati membacanya.. :) Truskan Bakat nulis ini. :)

    ReplyDelete
  2. koq melas tenan toh nduk??
    *nyari saputangan*

    eh eh, dia yg mana lg nie :D

    ReplyDelete
  3. kamu ada bakat menulis miss nyun..teruskan usaha..mana lah tahu satu hari nanti akan keluar novel kamu sendiri =)

    ReplyDelete
  4. suka ma komentar pertama.. semangat

    ReplyDelete
  5. aduh neng.. kenape? ini tentang sapa sih?sok tau mode ON

    ReplyDelete
  6. jadi ini tentang siapa? tapi tentang siapapun dia..semoga dia mendengar...

    ReplyDelete
  7. dia, sepertinya dia sedang gelisah. Entah cinta, atau sebuah kesalahan yang menjadi sebabnya.
    haruskah ia merasa sendiri?!

    ReplyDelete
  8. Warna hidupnya yg telah lama mati suri kini telah hidup kembali, sukurlah...

    ReplyDelete
  9. tentang siapalah inuel,,
    diakah dia yang benar2 sulit dipahami, seorang wanita kah..?
    hmm, semoga ia tetap kuat..

    ReplyDelete
  10. Tapi buatku, membaca tulisan ini juga merupakan suatu keajaiban. Tetap semangat Dek.. Yakinlah, kamu mampu melewatinya..

    ReplyDelete
  11. aku ngga mau komen nuel, daripada nyepam...

    ReplyDelete
  12. hm!!!!!.............ini kisah patah hati ya!?!?!?

    another broken heart stories *heheheheh inggris saya hebat*

    hebat nul......saya gak bisa deh nulis seprti ini!!!!

    ReplyDelete
  13. Ikut mengamini saja Nyun...

    ReplyDelete
  14. Nyun, tulisanmu makin berbobot aja nih dari hari ke hari, makin pinter nulis euy!! ^^

    ReplyDelete
  15. waduh yg lagi kena "sentuh" cinta hihihi

    ReplyDelete
  16. Tak kiro jombloku dah ditutup.....*kan dah gak jomblo lagi tah?*

    ReplyDelete
  17. Hohoho..ya pujangganislah nyun's..
    So..nice, ada sesuatu untukmu ditempatku, Get it please !

    ReplyDelete
  18. cieee yang lagi berbunga-bunga :)) hahahaha. aku follow yaaa.

    ReplyDelete
  19. hmmm, siapa dia ya?
    jd penasaran nih...??
    ;)
    sedih bgt sih sobat...

    ReplyDelete
  20. sampaikan salamku utk "dia" ya...

    ReplyDelete
  21. siapa sih dia?
    huh
    aku cemburu!!!
    *mumpet dibelakang monitor*

    ReplyDelete