Monday, July 5, 2010

Diam Itu Indah

Begitu bodohnya dia dulu, dia tak mengerti apa yang ditulisnya, dia ngga' ngerti apa yang diceritakannya, bahkan dia selalu mengedepankan perasaan yang ngga' jelas entah kemana, yang dia tau hanya; dia nyaman jadi dirinya sendiri, dan nyaman dengan dirinya yang apa adanya, sederhana. tapi itulah kenyataannya.

sebuah pembodohan ataukah memang bodoh beneran, dia bahkan ngga' mengerti sesungguhnya; dia ada untuk apa, di luar tanggung jawab kepada diri sendiri Untuk Tuhan Allah sang pencipta dia dan raganya, pencipta dia dan perasaannya, pencipta dia dan fikirannya, dan sang melihat dimana dia atas kelakuannya.


tapi sekarang, sejak dia lebih menyadari bahwa Dia manusia Tak Sempura semuanya berubah, dia lebih malu kepada sikap kekanak-kanakannya, dia sekarang tak suka berbual sia, tak suka lagi menyuruh mulut dan tangannya sembarangan, dia mulai tak suka dengan hal yang dianggapnya tak penting lagi, hanya kehidupan nyatanya yang di kedepankan. yang selama ini tak pernah ia urus, bahkan untuk memikirkannya.

dia merasa ini sangat aneh, seorang dia yang biasanya sangat cerewet mampu lebih diam, bisa lebih menjaga perasaannya sendiri, yang mampu berbuat lebih dari sebelumnya. melihat lehernya sendiri? malu! melihat telinganya sendiri dia malu, melihat wajahnya sendiri dia berfikir, kenapa tak sejak dulu ini dilakukannya, kenapa tak sejak dulu dirinya begini, kenapa.. kenapa ..?

tapi itu hanya sebuah penyesalan yang membuatnya termotivasi, aku rasa dia sekarang lebih baik, aku tau dia nyaman dengan begini, dan aku mengira dia sangat nyaman dengan pakaiannya, dan aku juga paham akan perasaannya, bahwa dia nyaman, bahkan amat sangat nyaman!

*Ya Allah....
terimakasih untuk kemudahan ini, terimakasih untuk hidayahmu, terimakasih untuk semua yang telah Engkau berikan kepadanya, dia merasakan kenyamanan yang amat sangat, tertutup itu indah, diam itu indah, merasakan dan mengunyah kesendirian itu nikmat, kenikmatan itu sekarang ada untuknya, itu yang aku tau!

kau mudahkan jalannya, hal yang kuanggap sangat berat kini terlewat sudah, Dia yakin ya Rabby.... Dia ingin menjadi Seorang Wanita Soleha, dia ingin menjadi seorang wanita yang mengerti, mencoba menilik kehidupan bukan hanya yang tampak mata, Kehadiran-Mu lebih berharga dari semuanya, penglihatan-Mu lebih awas dari semuanya, dan penilaian-Mu lebih berharga dari siapaun juga yang menilainya, dan kini bimbing dan tuntunlah dia! selalu dan selamanya, Amin...



33 comments:

  1. ya allah nie orang pinter bgt nulis ea

    ReplyDelete
  2. diam itu lebih baik....lagi2 kalau sedang sakit gigi =)

    ReplyDelete
  3. Amin ya robbal alamin.
    Moga dia dan nyun tetap di jalan-Nya. Dan mendapat ridho-Nya. Amin.

    ReplyDelete
  4. tulisan yang bagus....
    selamat sore mba...

    ReplyDelete
  5. :D

    Renungan yang menyentuh

    sukses selalu mba

    ReplyDelete
  6. semoga segala yang dihasratkan akan terjadi

    ReplyDelete
  7. Subhanallah, sungguh indah tulisanmu dek, sebuah hidayah adalah anugerah-NYA yang harus dijaga, semoga hidayah terus terlimpah untuknya amiin..

    ReplyDelete
  8. @ Daniel : doh dan, kamu juga pandai nulis tu :P
    @ Mba Farah : ahahaha utung aku gg punya sakit gigi, punya giginya doank :P
    @ Sientrue : aminnnnn makasih ya mas Wong :D
    @ Pak Tani : makasih pak, maaf saya blom berkunjung, jadi malu saya :)
    @ Elok : makasih dhek :)
    @ oM MUNIR : amin... ya robbal alamin
    @ Mbun : Thanks ya,

    ReplyDelete
  9. Bunda Ateh : makasih Bunda untuk do'anya, amin... amin ya robbal alamin :)

    ReplyDelete
  10. Kata-katanya benar2 tepat dan sangat menyentuh..kamu semakin pintar menulis ya

    ReplyDelete
  11. Moga ALLOH menjadi kan nyun wanita sholeha

    ReplyDelete
  12. amin moga doanya terkabul :)

    ReplyDelete
  13. oh, jadi mksdnya kamu sudah lebih suka dengan kamu yg sekarang ya nuel??? hmmm...
    okelah, tetep semangat ya...semoga masalahmu segera terselesaikan sahabat...

    ReplyDelete
  14. terutama, aku senang tentang kata-kata 'nyaman', begitulah yang dicari seseorang dalama perjalanannya. bahwa proses yang dialami apapun itu, tidak selalu mudah, mungkin banyak rintangan, tetapi ketika dilalui dengan hati 'nyaman', artinya tidak dengan hati terpaksa, maka perubahan dari waktu ke waktu akan selalu dapat dinikmati, dan tidak akan sia-sia.

    ReplyDelete
  15. salam kenal trimakasih infonya mampir balik

    ReplyDelete
  16. menuju wanita sholeha...amiin..

    ReplyDelete
  17. amiiin
    semoga selalu dimudahkan dan selalu dilindungi oleh Allah SWT

    ReplyDelete
  18. emotnya boleh diembat kok
    lha khan bukan punyaku

    ReplyDelete
  19. Diam ku mudah2an juga bisa seperti diamu.

    ReplyDelete
  20. wah tumben kwe kunjungan nang blogku Nul,, ada angin apa nie

    ReplyDelete
  21. tentu Tak melakukan kesalahan ya Diamnya.. he

    ReplyDelete
  22. Suka dengan Gambarnya Nyuns, Indah.. :-)

    ReplyDelete
  23. Saat seseorang mulai mengerti dan sadar untuk apa ia hidup maka yang ada hanya penyesalan... tapi penyesalan yang menjadikannya manusia yang lebih baik lagi... diam itu emas... sampai tiba waktunya

    ReplyDelete
  24. amin.. semoga selalu lebih baik
    :)

    ReplyDelete
  25. KLo gtu aku juga diem aja deh.........

    Hening..............

    ReplyDelete
  26. diam itu indah jdny nulis aja kalo gtu :)

    ReplyDelete
  27. hhm...
    very nice post

    all i can say is

    amiiiiiiiiiiin buat doa indahnya itu

    ReplyDelete
  28. bagus skali tulisannya mbak.... kenapa nggak nulis cerpen pencerahan aja mbak? kan, bisa menguntungkan diri sendiri ( ngerasa lebih lega) dan menguntungkan orang lain (mengkritik dan nyadarin orang)...
    moga-moga, mbak terus menulis dan menyalurakn bakat (hehe, bakat) mbak...

    met nulis mbak!!!

    ReplyDelete
  29. emang m' diam itu sangatlah indah

    ReplyDelete