Wednesday, August 25, 2010

25 Agustus

Lantai lusuh. . .
Kelambu bisu. . .
Sunyi. . .
Senyap. . .
Hanya bisikan suara mengendap-endap. . .


katakan pada malam. .
Aku ingin pulang. . .
Melepas pijakan kebencian ditulang. . .
Ah. . Aku tak kuat membuka jendela duniaku. . .
Dan kini belenggu menyiksaku. . .

@surabaya, 25 agustus 2010, 10.45 pm *diruang sunyi tanpa warna, kulukis hati tanpa tinta.

16 comments:

  1. wah...sepi banget ya sob...
    hati2 lho...hehehe
    kesunyian bisa di usir sob, salah satu nya berfikir lebih santay....
    itu kalau saya lho..hehe

    ReplyDelete
  2. Kenapa neng khusnul? apa disore hari besok mau ditemanin?

    Oh ya ad yg baru di Blog ITI

    ReplyDelete
  3. hehe,, ahti2 dengan yg meng endap2 yaa,,,he. Sip oh iya kalo mau pulang pulang aja,,, :),, (*canda yaa*) ,.. ,,puisi yg bagus nih,, :),,update trus puisinya ,,, tar jdi penulis terkenal ,,amin :) semangaaat ^^

    ReplyDelete
  4. ada apa gerangan dng inuel... *kangeeeeen jeee...*

    ReplyDelete
  5. Hanya bisikan suara Ivan mengendap-endap. . ...hehehehe...kaburrrr!!

    ReplyDelete
  6. iya nih sok puitis mbak nyun,,, :D

    ReplyDelete
  7. puisi ini membuatku sedih mba terus semangat ya

    ReplyDelete
  8. lukisan hatinya masih samar samar...
    beri cahaya biar terang yaaa

    ReplyDelete
  9. terdiam sesaat waktu aku baca puisi kamu. emosi aku terlibat, dan puisi itu seakan memang benar benar penuh dengan harap namun tak terlihat oleh orang lain. hanya kamu yang mencoba menyembunyikan inginmu yang satu itu....
    apa itu???
    entahlah........
    go blogger dan salam persahablogan

    ReplyDelete
  10. ada apa mbaK?
    puisinya mirip-mirip dikit sama keadaan saya..
    hehehe,
    semangat aja mbak..

    ReplyDelete
  11. puisinya bagus ya mbak....
    salam persahabatan n silaturahmi selalu...

    ReplyDelete
  12. saya takut sunyi, mana gelap lagi. tatut ah....

    ReplyDelete