Saturday, December 11, 2010

Mungkin.. Ini Aku

Melalui goresan tinta yg tak bernyawa ini, mungkin ada bnyak sekali kesedihan, banyak sekali kekalutan. Tapi percayalah, semangat dan semua mimpi itu akan selalu ada. bahwa sedih adalah bagian dari kehidupan, bahagia adalah cobaan yang akan selalu datang, bagaimana dengan Cinta ? aku rasa semua orang tak mampu menjawabnya jika memang benar begitu adanya.


silahkan tinggalkan tulisan ini sebelum mengklik Read more.. karena aku tau, ini tulisan yang sangat membosankan. itu saja pesanku :D.


malam ini, dengan semua ketegasan jiwa yang semakin tau dan mengerti bagaimana bisa bertahan dengan semua arti yang telah di berikan atas ketidak adilan yang mungkin dirasakan setiap jiwa yang sedang tergoncang dengan segala bentuk keangkuhan yang mungkin sangat egois :).

setiap orang bisa berubah. dulu begitu peka dengan suatu hal, bukan tak mungkin sekarang semuanya akan berhenti begitu saja, Jalan Allah siapa yang tau, dan hati seseorang siapa yang bisa menebak. di luar senyum mengembang, di dalam terasa asing dan bimbang, siapa mengerti ? tak seorangpun.

Alhamdulillah.. seberat apapun rasa keinginan hati melawan emosi, jika belum mencoba tak akan pernah bisa. jika belum tau tak akan pernah mengerti, semuanya mengalir begitu saja, lebih indah jika aliran itu tak tersumbat apapun, namanya hidup tak mungkin selalu lurus tanpa arus dan terjal, tak selalu lurus juga tak akan selalu terjungkal.

Bagaimana Dengan kedewasaan, bagiku kedewasaan bukan batasan umur yang semakin menua, bertambah umur tambah dewasa. umur bukan ukuran untuk sebuah arti kedewasaan, seberapa banyak seorang itu tau tentang hidup, kerasnya dunia, sakitnya menderita, banyaknya pengalaman. bukan hanya ikut orang tua, ini di kasih minta itu di beri, mau ini tinggal ambil lalu berdandan rapi, manis, ganteng, bawa mobil, tampak berwibawa dan terhormat. apakah seorang itu dianggap dewasa ?

tentu seorang yang mengerti hanya akan menertawakan, bukan memuji :).

dewasa itu tau, tau itu mengerti, dan jika mengerti seseorang itu bukan seorang yang mempunyai sikap dewasa.

Keucali.. dia tau bagaimana cara mendapatkan itu semua dengan keringatnya sendiri.

lama sekali aku tak menulis semua yang ada dalam otak ini, rasanya menyumbat, menutupi, mengeringkan, memeras, dan menggerogoti semua memory yang hampir full oleh kesibukan yang sedikit membuat waktuku tersita. dan aku datang di malam minggu untuk berdialog sejenak dengan jombloku, dia selalu bisa membuatku merasa ringan, rasanya file-file ini terkompres dengan sempurna oleh diamnya yang mengerti mauku.

bagaimana ya jika suatu saat nanti Jombloku kuajak buat nyari duit, kupasang iklan sana sini, kutulis hal yang menurutku gak bermutu, lalu ku optimasi sedemikian rupa sehingga terkenalah dia, *sama mbayangin, betapa senangnya menulis di baca oleh banyak orang yang datang dari mesin pencari [mulai ngelantur].

beberapa hari ini juga banyakkkk banget hal yang membuatku sedikit kaget, sedih, seneng, kecewa, bingung, hmmm apalagi ya.. semuanya seolah menjadi makananku setiap hari, indah sebenernya, tapi aku menyikapinya dengan emosi jadi terasa tambah berat.

Aku gak tau bagaimana caraku menjawab jika seseorang yang kuanggap sebagai teman baikku, selalu mau kuajak guyonan, semuanya gak ada masalah, bersahabat dengan dia indah, tiba tiba ada yang dia rasakan yang tak pernah kuketahui, lalu membicarakan denganku, Oh tuhan.. aku tak ingin kehilangannya sebagai seorang sahabat bahkan untuk status lebih dari itu, mengertilah.. aku seneng bisa membuatnya selalu merasa senang. aku seneng bisa membuatnya lepas dan jadi dirinya sendiri, tapi untuk satu itu, aku menganggap hanya akan menghancurkan semuanya, entah aku yang salah atau memang pikiranku yang sedikit egois, tapi itu benar dan aku sering membuktikannya.

terlalu banyak anggapan-anggapan tentang sebuah kata yang semua Orang gembar-gemborkan itu indah, semuanya Bohong! semuanya semu, semuanya tak pernah ada, semuanya hanya khayalan yang hanya akan menjadi omong kosong belaka. yang mereka gembar-gemborkan hanya sebuah keegoisan, bukan kebebasan, bukan kasih sayang, bukan tentang hal apapun selain keegoisan.

aku bahkan mulai gak peduli dengan seorang yang membuatku merasa nyaman, mungkin perlahan kenyamanan itu tak lagi ada, kenyamanan yang kuciptakan sendiri dengan sebuah angan dan imajinasi bodoh, semuanya tak kan lagi ada. perlahan namun pasti.. semuanya akan terhapus oleh waktu, semuanya akan berubah dan tak akan seperti dulu. dan berbahagialah.. karena anggapanmu akan segera ku kabulkan, I'm Promise :).

aku lebih senang mereka meninggalkanku untuk beberapa saat, membiarkanku mengosongkan pikiran, membiarkanku hidup seperti semestinya. aku tak pernah membuat semuanya sulit, bahkan untuk perasaanku sendiri aku tak pernah melakukannya.

Mencoba menjadi seorang Wanita yang Tegar, dari semua puisi yang kuciptakan atas perasaanku sendiri, nampaknya aku memang mulai jenuh dengan semuanya. aku lupa kapan aku mengambil sebuah keputusan baru, aku tak pernah melakukannya, aku tak pernah melakukannya! hidupku monoton dengan satu arah yang sama, itu itu dan itu itu saja.

ini bukan penyesalan, ini hanya sebuah perjalanan, menjadikan diri seperti yang seharusnya memang membuat hidup semakin nyaman. dari pagi hingga tengah malam mata ini terus menatap indahnya kehidupan, tanpa seorangpun yang ada dalam kehidupanku selain ejekan Ndut, sms Adhek, Tlp dari Ibu, orang-orang bersliweran di depan meja kerjaku, menggoda mereka, ucapan terimakasih, kabar menyebalkan, pertanyaan Bodoh, dan tangan yang selalu sakit karena kebanyakan diam. dan kenyataan itu membuatku lupa, bahkan sangat melupakannya, melupakan kalau aku hidup memang dengan mereka, dengan orang-orang ini, bukan yang lain yang selama ini menganggu kehidupan dan perasaanku.

andai saja aku bisa terbang dan masuk dalam benda kotak ini, secepat putaran mouse menemukan targetnya, sekilat klik yang bisa merubah apapun yang ada di depanku, mungkin aku menyadari aku tak bodoh, but it's really dan aku gak bisa jauh atau menjauh dari semuanya, barang sedetikpun aku tak bisa menghindar.

kadang aku berfikir, apakah aku salah berbicara dengan orang, apakah aku salah dengan sikap yang kupunya, dan apakah aku juga salah dengan semua yang ada. aku tau aku tak pernah membuat diriku menjadi orang lain, aku bahkan sangat percaya diri dengan apa yang kupunya, aku mensyukurinya, aku bangga jadi diriku sendiri meskipun aku bukanlah orang yang pandai, aku bukan seorang sarjana, bahkan lulusan SMA, aku juga bukan orang yang penting untuk di-ada-kan dan aku juga bukan seorang wanita jahat yang selalu pantas untuk didiamkan bahkan dimusuhi.

Semua itu membuatku tersiksa, berjalanlah seperti biasanya, seorang mengingatkanku untuk menghargai waktu orang lain, apa aku terlalu menganggunya, apa aku terlalu membuatnya tak bisa hidup, tak bisa nafas atau bahkan tak bisa berkedip. kenapa aku gak menyadari kalau aku ini memang sangat dan amat sangat menyebalkan. kenapa aku tak pernah menyadarinya kalau memang aku adalah seorang yang selalu membuang-buang waktu orang lain, dan lagi-lagi aku bilang.. berbahagialah.. karena mulai tulisan ini di terbitkan, aku akan menjadi seperti yang mereka mau.

ini adalah catatan seminggu terakhiku, tanpa berfikir apalagi mengoreksi grammar, tanda baca, kata-kata, ah.. tak penting untuk kuperhatikan kembali. sepanjang apapun tangan ini ingin berdansa dengan sang keyboard tercinta. kubiarkan saja dia menari, dia terlihat sangat lincah dan aku rasa harinya gembira bisa menulis semuanya, sebahagia kebebasan sanga burung menepakkan sayapnya. aku belum pernah melihat burung itu bahagia, gimana ya ekspresiya hehe..

malam minggu yang indah...
hati yang indah..
kehidupan yang indah..
senyum yang indah..

tinggal nunggu cowok cakep ngenet dan mengucap "selamat malam mba" sambil tersenyum, aku rasa malam ini akan menjadi sangggaaaatttt Indah.. yah kuharap sih jangan lihat cincin di jari tengahku, karena cincin ini punya ibuku, aku menyukainya dan aku memintanya, nanti disangkanya aku udah nikah atau tunangan :O. *minat aja ngga' gue ma lu *kata yang ngenet* ...

jadi.. ini ngomongin apa donk..? "I Dunno" :-P.


3 comments:

  1. selamat malam mbak, panjang sekali artikelnya.... yang penting jadi diri kita sendiri... itu saja dulu :D

    ReplyDelete
  2. "selamat malam mba"... saiia gag liad cincinnya kok'.. hehehehe... gmn?!?! uda bener tata caranya?!!?!

    ReplyDelete