Monday, December 13, 2010

STOP KORUPSI dan SUAP di Indonesia

STOP KORUPSI dan SUAP di Indonesia, begitulah masyarakat dari kalangan bawah, mahasiswa dan orang-orang penting berteriak menolak adanya korupsi dan Suap di Indonesia. Namun nampaknya teriakan-teriakan itu gak di gubris oleh orang-orang penting yang duduk di kursi dewan pun oleh penegak hukum nakal yang masih saja menerima Suap dari para Koruptor, Tentu saja itu uang Korupsi.

Sebagai contoh kasus Gayus Tambunan [seorang pelaku KORUPSI dan SUAP] yang bisa plesir kemana-mana sedangkan dirinya masih dalam status tahanan. Dari sana masyarakat kecilpun bisa menilai, Betapa lemahnya rasa nasionalisme para penegak hukum yang dengan mudah mau menerima dan menjadikan aturan Negara sebagai permainan. Korupsi menjadi hal yang sepele, suap merajalela. Kalau sudah begitu, tinggal menunggu saja kapan Indonesia ini akan Hancur oleh perilaku tak jujur para penegak hukum yang seharusnya menjaga kepercayaan masyarakat dan melindungi Negara Indonesia ini.


Atau mungkin saja mereka yang punya keudukan di kursi dewan, penegak hokum atau instansi-instansi terkait meneriakkan dengan lantang “STOP KORUPSI dan SUAP di Indonesia” padahal mereka sendiri juga terlibat, siapa yang tau ? yang pasti saya ikut bangga bisa beropini dengan adanya kontes yang di adakan oleh seo.nodofollow.com dengan tema KORUPSI dan SUAP ini.

Negara semakin aneh, semakin gampang di bodohi, dan semakin menunjukkan moral yang menurun karena ketidak jujuran serta kecurangan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab untuk men - STOP Korupsi dan Suap Di Indonesia. Siapa yang harus membayar semuanya.. Rakyat kecillah yang menjadi korbannya.

Semoga kelak di kemudian hari, Indonesia akan menjadi Negara yang jujur, Negara yang punya rasa tanggung jawab. Mari kita mulai dengan mendidik diri sendiri, mengajarkan perilaku yang baik kepada diri sendiri, mempunyai rasa malu kepada diri sendiri jika melakukan kecurangan, serta mencatat dalam hati “STOP Korupsi dan Suap Di Indonesia” bukan hanya di bibir semata yang akan luntur oleh hembusan angin senja.

tulisan ini saya ikut sertakan dalam kontes
seo.nodofollow.com yang mengangkat tema tentang STOP KORUPSI dan SUAP di Indonesia.

22 comments:

  1. Nuulllllllllllllllll... apa khabar...??? *tambah kreatif aja* kangen...

    ReplyDelete
  2. ahahahaha, ayo bang Emo, hajarr

    mba ana ; alhamdulillah baik mba, kreatip apanya haha, kangen too.. aku lama gak BW :P

    ReplyDelete
  3. Prihatin sama hukum yg berlaku dinegara kita...kayaknya hukum yang ada skrang tidak berlaku bagi kalangan elit dan pejabat...hukum itu hanya diperuntukan kepada orang2 lemah dan kalangan bawah...

    kalo gitu mending gak usah pake hukum aja sekalian...toh apagunanya kalo hukum itu bisa dibeli dengan uang.... >,<

    pantess ajalah negara ini sering kena musibah...soalnya rasa kejujuran itu seakan-akan hilang ditubuh Indonesia...

    ReplyDelete
  4. Kak Agus : kejujuran nomer seratus, yang penting duit haha, begitu kayaknya prinsip negara kita sekarang ya kak :P, kak agus pa kabar ?

    Media : ikutan aja :P

    Bippi : makasih mas, apanya ni yang mantab ;;)

    ReplyDelete
  5. Artikelnya silahkan didaftarkan
    Pendaftarannya khan mudah jadi ndak usah bingung dan dipersulit sendiri

    Thanks

    ReplyDelete
  6. wawank : heem :P

    Mas Gayuh : pake lumpur lapindo :P

    Kontes seo : sudah saya daftarkan, maaf kalo buat emosi hehe

    ReplyDelete
  7. aku juga sering korupsi uang papa dulu

    ReplyDelete
  8. Ikutan teriak STOP korupsi dan suap di Indonesia :d
    Sukses buat kontesnya, semoga saja makin banyak yang menyuarakan slogan ini semakin didengar dan diperhatikan.

    ReplyDelete
  9. Neng inuel ikutan kontes lagi, semoga sukses ya,,, klau bth bantuin bel2 ya ;))

    ReplyDelete
  10. wah,,semangat sob.....saya ikut mendukung aja dari belakang..qiqiqiqiiq

    ReplyDelete
  11. semoga korupsi di indonesia bisa diberantas habis....

    ReplyDelete
  12. wizzzzzzzzzzz, hebat uichh......

    ReplyDelete
  13. hancurkan koruptor dan hajar terus...
    salam kenal ...

    ReplyDelete
  14. memang harus diwujudkan nyata agar tidak korupsi..

    ReplyDelete