
aku ingin menulis sampai tak terhingga,
namun kini tintaku telah sirna..
aku ingin berteriak hingga melebihi bukti nan tinggi,
namun kini suaraku tlah hilang redam oleh egoku sendiri..
aku ingin terus dan terus menangis,
namun kini air mataku telah terkikis..
aku ingin segera datang mencemooh,
namun aku sendiri masih bodoh..
aku ingin berlari sekuat tenagaku,
namun kini kakiku telah lelah untuk itu..
aku ingin bangun dan pergi jauh dari bayangan nan pekat,
namun kini kepalaku tak mampu kuangkat..
"kenapa engkau begitu Munafik"
karena aku hanya mampu menulis seadanya..
dengan teriakan batin apa adanya..
menangispun aku sudah sering melakukannya..
mencemoohpun aku tak pernah merasa..
berlaripun setiap hari hingga kaki ini hampir lumpuh olehnya..
aku ingin bangun.. ya.. aku ingin bangun..
bangun dan membangun semuanya
dengan kesederhaan..
dengan ketulusan..
dengan keikhlasan..
semuanya tanpa pertahanan..
sungguh aku ingin tetap bertahan..
hanya itu hal yang kuinginkan..
*****
*kenangan yang tak enak hati, pertamanya aku berteriak, aku memajang, memasang, dan tak ingin "kalah perang", tapi setelah tau semua yang berlebihan adalah sebuah keburukan, aku ingin membangun semua dengan kesederhanaan, dengan ketulusan, keikhlasan, dan tanpa imbalan. sungguh semua itu mampu membuatku bertahan dari apapun, aku mampu bertahan lebih lama dari pada sebuah kepalsuan dan kepura-puraan yang sangat menyebalkan. bagaimana dengan kehidupanmu..?
"sekarang akan kutinggalkan semua yang hanya merasuk dan merusak angan angan panjang!"
happy blogging sobat, jangan pernah berhenti untuk selalu menorehkan tinta penamu dalam tulisan yang jelas nyata, dibaca dan sempurna untuk membuat hati lebih lega oleh kata, inilah bentuk Gradasi hati saat jiwa di penuhi emosi, semuanya akan meluber dengan kemauan diri :), jangan biarkan tinta itu kering sia-sia.