Monday, February 21, 2011

Berjilbab, Siapa Takut ?

Jilbab..
semenjak mengenakan Jilbab, aku ngerasa sangat lebih baik, eentah dari segi penampilan, kesopanan hingga perubahan yang sangat luar biasa. sejak dulu aku ingin mengenakan jilbab, namun niat itu susah sekali aku realisasikan karena faktor situasi dan kondisi, padahal.. hal ini tidak menjadi persoalan yang berat jika kita memikirkan Allah pasti akan membukakan jalan buat hambanya yang berbuat baik. hal itulah yang aku rasain waktu itu. takut bercampur dengan keadaan sekitar yang akan mencemoohku dengan semua kritikan pedas.

setelah browsing sana sini, aku mencari solusi, bagai di gebug dengan kayu yang entah seberapa besarnya hingga aku tak dapat mengukurnya, semuanya berubah setelah aku membaca atikel yang di tulis oleh penulis terkenal HTR (Helvy Tiana Rosa ). keyakinanku semakin kuat untuk mengenakan Jilbab, amat sangat kuat, begini kata Bunda Helvy yang masih aku simpan dan berulang kali aku membacanya, hingga aku memutuskan untuk berjilbab :


Pertama, karena perintah Allah di dalam Al Quran, surat Al Ahzab; 59 dan Surat An Nuur: 31.

Kedua, karena jilbab menjadi identitas utama bagi muslimah. Di mana pun kita berada bila kita mengenakan jilbab, kita dikenali sebagai muslimah (masih merujuk QS Al Ahzab; 59).

Ketiga, dengan mengenakan jilbab, muslimah lebih aman karena tidak diganggu. Pria lebih tertarik menggoda dan melakukan pelecehan seksual pada perempuan yang memakai pakaian you can see (everything?). Biasanya perempuan berjilbab justru sering disapa dengan salam (Assalaamu’alaikum) atau dengan perkataan: “Mau kemana, Bu Hajii?” (malah didoakan, amiin).

Keempat, dengan mengenakan busana muslimah, kita menjadi lebih merdeka dalam arti sebenarnya. Contoh kasus: saya kasihan sekali kalau melihat rekan perempuan yang memakai rok mini, naik kendaraan umum. Dalam kendaraan ia akan sangat gelisah dan berusaha menarik-narik rok mininya terus untuk menutupi pahanya. Kadang gelagapan menutupi bagian tersebut dengan tas kerjanya. Sangat tidak nyaman. Dengan mengenakan busana muslimah, kita bisa duduk dengan santai dan leluasa.

Kelima, dengan berjilbab, kita merdeka dari pandangan orang yang mengukur kita dari fisik semata. Kita tak lagi diukur dari besar kecilnya betis, pinggang atau bagian tubuh kita lainnya. Orang akan mengukur kita semata dari kebaikan hati dan kecerdasan kita.

Keenam, dengan berjilbab maka kontrol ada di tangan perempuan, bukan pria. Perempuan bebas mengontrol dan menentukan pria mana yang boleh atau yang tidak boleh melihatnya.

Ketujuh, bagi seorang gadis, dengan berjilbab pada dasarnya ia sudah melakukan proses seleksi terhadap calon suaminya kelak. Bukankah hanya pria baik-baik dan memiliki wawasan keislaman memadai yang berani melamar gadis berjilbab?

Ke delapan, jilbab tak pernah menghalangi muslimah untuk maju dalam kebaikan. Sejarah mencatat banyak perempuan agung di masa nabi SAW dan sesudahnya. Mereka mempunyai beragam profesi, berbagai kiprah dalam masyarakat dan prestasi yang tak pernah berhenti, sampai di medan perang sekali pun---tanpa pernah menanggalkan jilbab mereka.

Tentu saja jilbab bukan menjadi satu-satunya indikator ketakwaan seseorang. Tetapi jilbab menjadi salah satu realisasi amaliyah dari keimanan kita (iman harus dibuktikan dengan amal bukan?). Dan pada akhirnya amal tersebut akan menunjukkan sisi ketakwaan kita.


Niat dalam hati harus di kuatkan sekuat-kuatnya, berkeyakinan bahwa Allah akan memudahkan segala perubahan baik yang akan kita tempuh. percayalah.. berjilbab juga membuatku membatasi hal buruk yang akan kulakukan, ada banyak pertimbangan disana, ada banyak perdebatan hati dengan keegoisan tentu saja itu ke hal yang lebih baik :).

Jadi, mengapa harus takut dan ragu untuk berjilbab? Berani dong! Percayalah, Allah akan membantu niat baikmu.

*tips di atas aku copas langsung dari blog Bunda Helvy yang aku simpan di FD-ku beberapa bulan lalu, beberapa bulan lalu awal aku mengenakan Jilbab.

semoga bermanfaat, dan semoga menjadi baik, untuk dirimu sendiri yang akan menular ke semua orang yang ada di dekatmu, semoga Allah selalu memberi kemudahan atas semua kebaikan yang akan kita lakukan, Amin InsyaAllah...

Berjilbab, Siapa Takut!

24 comments:

  1. Alhamdulilah aku sudah berjilbab. Aku merasa nyaman dan ternyata berjilbab itu ngga kampungan, kuno, dan ketinggalan zaman loh...he..he..

    ReplyDelete
  2. alhamdulillah :)
    keren tuh tipsnya buat dibagi ke tmn2 yg msih belum terbuka hatinya :D

    ReplyDelete
  3. wah jika memang untuk kebaikan kenapa tidak!!!! ayo maju terus komik indonesia *lho* hehehehehe

    ReplyDelete
  4. Saat saya mulai berjilbab yang saya rasakan adalah panas, gerah, tapi lama kelamaan jilbab membuat saya merasa nyaman dan aman

    ReplyDelete
  5. saya suka dengan wanita berjilbab kaya kamu nuel (jangan GR lho!)
    tapi juga harus bisa konsisten dan tahu cara berbusana...
    aku pernah menyinggung soal jilbab... tp biarlah..
    *lanjut coding*

    ReplyDelete
  6. saya juga sangat menyukai wanita yang memakai jilbab...

    ReplyDelete
  7. semoga kita selalu istiqamah menggunakan jilbab sampai mati. aminn

    ReplyDelete
  8. smangaaat terus inuulll
    eniwei kadang pergeseran makna begitu hebat ya.. tapi yang kamu maksud diatas ini kayaknya kerudung deh. kerudung adalah kain yang menutup kepala dan rambut kita hingga dada.

    yang dimaksud jilbab sebenarnya baju longgar yang menutup dan ngga ketat gituuh ^^

    ReplyDelete
  9. terima kasih gan buat infonya, memeng bagus tuh
    kalo wanita pake jilbab kleiatan nya anggun gitu,,,,

    ReplyDelete
  10. sekarang udah banyak nuel yang pake jilbab. bedanya..ya tahu lah..yang benar-benar berjilbab dengan yang berjilbab karena ada alasan lain-lain. tapi semoga kita nggak termasuk seperti mereka. tetap istiqomah ya say :)

    ReplyDelete
  11. Artikel menarik, terima kasih telah bebagi :)

    ReplyDelete
  12. kunjungan pertama...

    alhamdullah aku menggunakan jilbab sejak SMP.... smoga kita tetap berada dijalan Alloh ^__^

    salam kenal... singgah juga dirumah maya ku ya...

    ReplyDelete
  13. kita sama... aku bahkan baru 3 bulan berjilbab kali ya kurang lebih,,, aku sampai keluar dari lingkungan kerja dan pergaulanku yang memang tidak konduktif untuk iman dan ibadahku....

    tapi aku merasa tiap hari sangat berbahaya dan dikejar hal2 ketakutan tersendiri,,, aku harus mencari rasa nyaman dengan agama dan jilbabku,,,, ^___^

    semoga engkau tetap bisa menjadi kreator yang tetap berkarya,,,, ^_^

    ReplyDelete
  14. kereeeeeennn...

    memang wanita berjilbab jauh lebih terlihat cantik kok (atau lebih pantas?)..

    nice post..

    Regards, Lucky
    meluncur dari www.pojokankertas.co.cc

    ReplyDelete
  15. sering kali wanita berjilbab, malah cenderung jadi pilihan laki-laki saat dia telah mntab untuk menikah, dari pada cewek manja dengan pakaian ala barat..cuma jadi kesenangan sesaat. IMO :D

    ReplyDelete
  16. prikitiuuuuuu
    akhirnya aq bisa bw lagi nih..hehehhe

    ReplyDelete
  17. perasaan aku kemaren udah comment di sini dech...,,
    [garuk² kpala]

    oh, ya..,, kalo dah mantep pakai, yg istiqomah ya..,, soale banyak goda`annya...,, ;D

    ReplyDelete
  18. jilbab bukan hanya sebagai tutup rambut jelek tpi sebagai kepribadian seorang wanita,,,
    cewek ku aja tak suruh pake jilbab ngak mau putus heheeee.......

    ReplyDelete
  19. Congratulation ya..selangkah lebih maju semoga dg berjilbab semakin banyak menebar kebaikan untuk sesama muslim.Amin

    ReplyDelete
  20. awal mula berjilbab sama ky saya dulu.. sktr hmpir 1 thn yg lalu..
    alhamdulillah, mata hati saya dibukakan olh Allah, shg pny tekad yg kuat bwt berjilbab..
    dulu sblm pake, srg tny ma temen: "emang klo pke jilbab g panas ya?"
    sekarang saya tau jawabannya :)
    nice info..
    salam kenal

    ReplyDelete
  21. yup,,bener sekali,,,mau mulai berjilbab kayanya berat banget ya,,tapi kalau udah mulai enjoy,,great article,,link mbak sudah digubuk saya,,ditunggu balasannya ya,, n_n owh ya,,saya follower yg ke-733,ditunggu balsannya

    ReplyDelete
  22. bagus infonya
    tapi saya cowo jadi hanya nyimak aja dah
    hehee

    ReplyDelete