Thursday, March 17, 2011

Antara Benci dan Cinta

Di temaram langit senja..
kulihat rinai-rinai hujan membentuk wajahmu..
yang ada di dalamku, engkau lukis dengan sempurna..
bagaimana aku menangis, dan bagaimana aku merasa malu..
begitu pandai ia mengartikan kegelisahan ini..

sang ilalang turun merunduk malu..
melihat langkah ini gontai tak tau yang kan di tuju..
ah.. rasanya darah ini terus berdesir..
menelusuri otak-otak yang lamban berfikir..
aku telah lumpuh olehmu..


otakku kau jerat..
leherku kau ikat..
lalu kau gantungkan aku dalam keputusan tak jelas..
aku benci telah mencintaimu tanpa batas..

surabaya, March 17 2011..
dikamar sunyi, kucoba melukis hati..
yang akan hilang tenggelam..
bersama semua kenangan tak berarti..

***
sejak dulu sampai sekarang, kata orang-orang lebih baik dicintai dari pada mencintai. mencintai seseorang itu sangat mudah, hanya dengan membiasakan diri untuk selalu berada di dekatnya, atau hanya sekedar menjadi "tempat sampah" yang selalu ada buat dia.

namun, mengharapkan cinta seseorang itu lebih banyak menyakitkan dari semua harapan yang udah tertanam. pengalaman dari seorang teman baikku, dia tak pernah sayang dengan calon suaminya, sekarang dia takut untuk kehilangan dia. cinta itu akan hadir di tengah ketulusan hati untuk yang tersayang, mengalahkan kebencian sebesar apapun. tapi cinta itu juga akan selalu menyakiti di tengah harapan yang terlalu tinggi :).

hoammpppphhhhh.. Happy Blogging Blogger :P.

16 comments:

  1. unil minggu depannya lagi semoga bisa ketemuu yaaaa pengin ketemu iniihh nil
    aku suka template blogmu yang sekarang loh ^^ lebih simple tapi tetap penuh makna

    ReplyDelete
  2. hhmm ...
    jadi inti nya ... witing tresno jalaran soko kulino ya Nul .. ?

    ReplyDelete
  3. Kata siapa mencintai seseorang mudah, mungkin benar kalo itu untuk orang yang mudah jatuh cinta... heheeh

    ReplyDelete
  4. cinta dan benci itu bedanya tipis. walau gitu, walau udah cinta mati, disakiti kayak apapun tetap aja ga bisa benci..betol tak? =)

    ReplyDelete
  5. cinta. kapan ya saya terakhir mencintai. sudah lama, lama sekali, mungkin ada benarnya mba, tapi apakah berarti harus takut mencinta? ngga juga kan.

    ReplyDelete
  6. cinta memang bisa jadi motivasi seseorang untuk melakukan apapun, termasuk rela berkorban dan menghilangkan nyawa (iiihhhh syereemmmm)!!!

    masih jadi mistreri terbesar didunia!!!

    NB tempaltenya bagus nul......jadi pengen ganti juga !!!

    ReplyDelete
  7. ih puitis banget gan , perasan asa melayang tuh bacanya
    hehe

    ReplyDelete
  8. wah... cinta cinta dan cinta, tiada kata terindah dan terburuk kecuali cinta... sempat kudengar dari yang pintar merangkai kata,,, bila kau cinta, cintailah dia setengah saja, mungkin esok ia musuh yang nyata,... bila benci, bencilah ia jangan berlebihan sebab tak tahu tuhan mungin titipkan cinta untuknya dihatimu yang muncul di satu masa...

    ReplyDelete
  9. aku setuju dengan kata lebih baik dicintai dari pada mencintai, apalagi kalo sudah mencintai setengah mati tapi tak digubris, beda dengan kalo kita yang dicintai rasanya kita menjadi manusia utuh yang sempurna....
    salam kenal...

    ReplyDelete
  10. antara benci dan cinta tentu ada 1/2 benci dan cinta. Hehe

    ReplyDelete
  11. yupp mencintai mudah tapi dicintai dengan ketulusan tu sulit. Pantesan banyak yang bilang "udah jalanin aja tar juga cinta mah ngikutin"

    ReplyDelete
  12. betul tuh memang lebih baik dicintai daripada mencintai......

    ReplyDelete
  13. perasan asa melayang tuh bacanya ,,,,,
    makasih artikelnya

    ReplyDelete
  14. makanya saya belajar untuk gak banyak berharap...

    have a nice blogging time :)

    ReplyDelete
  15. Eh.... templatenya ganti. saya mencintai template yang lama ah, dan dicintai yang baru

    ReplyDelete
  16. otakku kau jerat..
    leherku kau ikat..
    lalu kau gantungkan aku dalam keputusan tak jelas..
    aku benci telah mencintaimu tanpa batas..

    saya suka dgn kata2 ini...^_^

    ReplyDelete