Thursday, September 20, 2012

Maafkan Saya, Waktu..



Maafkan Saya, Waktu..
Jika di hari sebelumnya saya mengatakan hal yang menggugah gelisah hati..
Jika di hari sebelumnya lisan saya melukainya dan mereka...
Jika di hari sebelumnya, lisan ini masih senang mengumbar kata-kata..
Sungguh bukan untuk menyakitinya dan mereka, waktu..

Maafkan saya, Waktu..
Kenapa mereka tidak pernah memahamiku..
Mengerti dan membuatku semakin terhimpit dalam kericuhan ini..
Sedetik saja kau diamkan aku, Waktu..
Tak kan dapat kuulang untuk tetap begitu terulang..
Sungguh bukan maksud seonggok daging ini untuk melukainya dan mereka, waktu..

Maafkan saya, Waktu..
Maaf untuk semua keterbatasan ini..

23 comments:

  1. belajar memafkan diri sendiri dulu, baru waktu akan memaafkan :)

    ReplyDelete
  2. Hi, inuel......... Kayaknya diri u lg menyinggung seseorang, yg selalu sms u menjelang tengah malam, siapa tuch? Jangan2.......... Ada yg jatuh cinta.......... hahaha...........

    ReplyDelete
  3. kita harus belajar memaafi diri sendiri dulu baru kita bisa dimaafi pihak lain :P

    ReplyDelete
  4. wahhhh, bagus puisinya sist haha ..
    mampir yaa biar tambah pinter
    http://sisilain-dunia.blogspot.com :D

    ReplyDelete
  5. waktu, terlalu berharga untuk di sia siakan, nice post, saya tunggu waktu anda untuk berdiskusi di blog saya,
    3 detik menghasilkan dollar.
    Terima kasih.

    ReplyDelete
  6. Iya iya d maffin dehh..hihihih


    Mampir ke blog ku ea kak..aqu tunggu Followback sama komentarnya...thankqiu..salam kenal !!

    ReplyDelete
  7. mari kita jaga lisan kita dari berbicara yang ada kemungkinan melukia

    ReplyDelete
  8. ini buat siapa mbak "Sungguh bukan untuk menyakitinya dan mereka"

    ReplyDelete
  9. Subhanallah..!! Salm kenal saudaraku..!!

    ReplyDelete
  10. waaah, waktu..
    sering banget aku menyia-nyiakanmu.
    :'(

    ReplyDelete
  11. puisi yg indah
    salam kenal dan follow kawan
    follow 1141
    pleas follow back
    terima kasih

    ReplyDelete
  12. Setuju bahwa sedikit pun kesalahan di masa lalu takkan pernah bisa diulang jadi harus maaf memaafkan

    ReplyDelete
  13. cintaaa cintaa memang luar biasaaa.

    ReplyDelete
  14. bagus blog nya nuel ,,,
    kunjungi juga ya :)
    http://khayalanque.blogspot.com/

    ReplyDelete
  15. artikel nya bagus bagus sobat, senang berkunjung dan baca baca di sini :).

    ReplyDelete
  16. blognya bagus sob, kunjungan perdana :)

    ReplyDelete
  17. gak mudeng saya mba arti puisimu... dah dibaca berulang-ulang tetap ja gak mudeng..he...

    ReplyDelete
  18. waktu adalah penentu segala hal, sedih, bahagia, dan senag waktulah yg menjawab. mengapa ada waktu....

    ReplyDelete