Saturday, December 14, 2013

Bahagia Itu Sederhana

Kuncup akan segera mekar bersama munculnya mentari, menyibakkan senyum yang tersembunyi sepanjang malam. Sayang, bahagia itu sederhana, bahagia itu sangat sederhana, aku bisa melihatmu tak membawa beban sedikitpun juga sebuah kebahagian. Bagaimana kecupan sayang selalu kudapatkan tanpa kuminta, aku tak akan cemburu kepada siapapun, Allah telah mencukupkan dirimu untukku.

Mungkin mereka akan mengira uang adalah segalanya, kekayaan adalah kebahagian yang tak pernah habis. Tapi sayang maaf, kebahagiaanku sangat sederhana, melihatmu mampu tersenyum dengan lepas, melihatmu begitu menikmati hidup dalam keadaan baik-baik saja adalah kebahagiaanku. Aku mengira kita harus kaya, kita harus punya harta yang banyak dan kita akan menjadi orang yang bergelimang harta. Tapi semuanya salah, cukupmu sudah akan menjadi ribuan cukup untukku.



Aku masih saja belum memahamimu, tapi yang kupahami darimu adalah sebuah jiwa yang jujur, begitu jujur, lembut. Aku tak akan pernah peduli orang akan berkata, menilai dan berkomentar tentang apapun yang mereka mau, aku tak pernah peduli, yang aku tau.. akulah yang paling tau dirimu yang sebenarnya.

Mencintaimu, begitu lama dan mungkin engkau hanya akan menciptakan sebuah kebosanan dalam hidupku, tapi semuanya telah berakhir, semuanya telah berakhir. Aku milikmu, tulisan-tulisan ini milikmu, dan jombloku adalah blog tentang hatiku yang bercerita tentangmu, semuanya tentangmu.

Ah sayang.... Kita hanya akan berjalan mengikuti takdir yang harus kita percayai, kehidupan ini baru akan dimulai, aku bahagia menjadi bagian dari kekacauan ini. Aku bahagia menjalani kehidupan dengan penuh warna-warni. Kita akan merajutnya menjadi sebuah cerita dan aku akan menyimpan semuanya dalam sejarah cinta yang begitu indah.

Untukmu.... yang selalu ada untuk hidupku. Ketahuilah, bahwa bahagia itu sederhana, begitu sangat sederhana.

4 comments:

  1. bener, bahagia itu emang sederhana ;)

    ReplyDelete
  2. akhirnya gak jomblo lagi,...alhamdulillah :)

    ReplyDelete
  3. Kebanyakan orang sekarang lebih mentingin hartanya :)

    ReplyDelete
  4. Iya, bahagia itu memang sederhana. Tergantung bagaimana kita bisa menerima semua hal yang terjadi. Ikhlas juga jadi kunci utamanya pasti. Dengan keikhlasan yang penuh, apapun yang terjadi pasti memiliki maknanya sendiri.

    ReplyDelete