Monday, March 17, 2014

Seperti Menit Menunggu Detik

Pagi yang mulai mengintip di balik celah-celah kecil, seolah ingin menerobos dan mengetahui apa yang sedang kulakukan didalam sana. Bukannya mentari tak pernah sopan karena ia selalu begitu, tapi dialah yang mengingatkan segalanya tentang kehidupan, ya.. kita harus bangkit hari ini.

Sudah hampir 7 bulan lamanya sejak saat itu, hingga saat ini sebuah anugerah telah bersama kita. Banyak hal yang harus dipahami dan dimengerti dari diam, dari teriakan, dari cerita, dari sebuah ketidak tahuan hingga perselisihan, selama baik.. hanya ada kata untuk tetap melanjutkan dan melakukan. Dan kini.. kita punya sesuatu untuk jadi bahan renungan dan pertimbangan atas semuanya, seperti menit yang selalu menunggu detik.

You're the reason I believe in love, the answer to my prayers from up above And I will love you as long as I live. 

2 comments:

  1. tanda detik kita takkan ketemu menit

    ReplyDelete
  2. asikk bener kalimat terakhirnyaa... hehehe
    selamat 7 bulan yaaa...semoga langgeng :*
    kangeen ma inueeellll

    ReplyDelete