Thursday, April 24, 2014

Berjilbab Sih, Tapi...

Kalo ngomongin soal jilbab, kerudung, tutup kepala, tutup rambut dan tutup-tutup yang lainnya, emang gak pernah ada habisnya. Nah.. sebenarnya saya sangat tergelitik buat bikin status di FB tentang fenomena cewek berkerudung atau nutup kepalanya dengan kain dan mungkin mereka menyebutnya dengan berjilbab tapi fotonya.. bersama pacar :D #keren#.

Ya.. sayanya sih memang gak punya hak atas fenomena kayak gitu, tapi sebagai manusia sosial, melihat hal yang sengaja di tunjukkan berarti kan mereka siap buat dikomentarin dan di kritik atau mereka malah minta di puji ? #entahlah.

Kata orang, mengawali menutup aurot itu berat, siapa bilang? Berat iya jika terlalu banyak alasan ini dan itu yang gak pernah habis. Karena ini dan karena itu yang gak pernah henti, akhirnya gak jadi-jadi deh. Mengawalinya aja mereka susah, apalagi menjaga?

Ini bukan soal tertutup atau enggak tertutup, tapi.. penjagaan atas busana yang kita kenakan itu jauh lebih sulit lo.. Menjaga sikap, menjaga perilaku, menjaga gerak gerik dan menjaga diri orang yang mulai mau berbenah dengan menutup kepalanya jauh lebih susah. Ya.. seperti yang orang-orang bijak katakan. Mendapatkan jauh lebih mudah dari pada menjaga, dan itu memang benar adanya.

Setan itu enggak suka liat muslimah menjadi lebih baik, kalau pakaian sudah tertutup.. setan bakal nyerang dari sudut yang lain yaitu dengan modelisasi dan permatchingan baju, jins, dan hijab modern yang super ribet dan kebanyakan tidak sesuai dengan yang diperintahkan Allah dalam Al-Qur'an.

Selain itu, setan juga menyerang para pemburu kebaikan dengan di iming-imingnya tentang seorang pasangan hidup, yakni.. mengenal lebih dalam dalam dan dalam dengan proses yang bernama -p-a-c-a-r-a-n-. Yap sukses setan mengompori para muslimah yang akan menuju ke alam kebaikan menjadi baiknya itu "perlu dipikirkan". Hal itu juga gak sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Allah tentang menjauhi hal-hal yang "mendekati" zina.

Yang gak pernah pacaranpun.. malah minder diri, gara-gara dikomporin temen-temen, gara-gara pergaulan dan lingkungan yang kesemuanya memiliki pacar, kayaknya kegiatan itu wajib, kudu, harus dan musti diikutin. Ini dia yang dinamakan dinamika kehidupan, lingkungan sangat berpengaruh dalam mempengaruhi banyak sikap seseorang. Baik dan buruk lingkungan serta pergaulan, semuanya memiliki pengaruh yang besar. Dan hal-hal yang sangat berbahaya dianggapnya sangat biasa dan begitu biasa. 

Egois memang jika saya mengomentari seseorang hanya dengan penilaian saya sendiri. Saya juga manusia tempatnya kesalahan dan masih perlu banyak belajar bagaimana berbusana, bersikap, dan berkelakuan selayaknya muslimah yang sebenarnya muslimah menurut Allah.

Kotak FB terlalu sempit untuk ukuran kecerewetan saya yang sudah hampir mencapai tingkat nasional ini, tapi mau gimana.. saya lo gak nyebut orangnya siapa. Dan kata Bpk Ustad K.H Anwar Zahid dalam salah satu ceramahnya yang saya dengar di Youtube, "Orang yang pandai pacaran, kebanyakan enggak pandai dalam pernikahan", saya juga masih bertanya-tanya soal steatmen ini :D

11 comments:

  1. kok ustad Anwar bisa tahu? jangan-jangan... jangan-jangan... #apaanSih :D

    ReplyDelete
  2. iya mbak, memang lingkungan itu pengaruh banget... kalo lingkungan mayoritas 'kurang lurus', kita ada dijalan lurus tu malah jadi kelihatan aneh banget. dan itu ujian iman yang cukup 'sesuatu'... hehe

    ReplyDelete
  3. kemudian apa yang bisa membendung fenomena ini.. apa dibiarkan saja?? tapi ada baiknya menurut saya.. karena sorban sudah tak lagi dihargai, malah nanti dicurigai teroris.. yah beginilah sekarang adanya, alhamdulillah kaum hawa mendapat fenomena hijab, mudah2an kaum adam mendapatkan trend fenomona juga.. setidaknya menunjukan jati diri sebagai islam adalah hal yang sangat membanggakan

    ReplyDelete
  4. benar memang yang nggak pakai jilbab banyak dan yang pakai jilbab nggak memakai jilbab yang syar'i.

    ReplyDelete
  5. kini islam sudah mulai asing....anak kuliah yg gak punya pacar dibilang gak gaul...tanda-tanda kiamat sudah dekat ini mbak.

    ReplyDelete
  6. Banyak memang, berkerudung tapi kaos /celananya ketat

    ReplyDelete
  7. sebenernya kuncinya sih ya jangan takut.. kalau kita selalu menunggu untuk siap berjilbab, gak akan siap2 akhirnya gak akan terwujud..

    Jadi, menurut aku, kalau kita memantapkan hati dan percaya kalau yang baik2 akan lebih banyak lagi datang setelah menjaga diri, Allah akan mempermudah jalan kita :)

    ReplyDelete
  8. Banyak yg "berjilbab" karena mode sehingga masih belum menutup aurotnya. Dan yg pacaran katanya untuk mengenal lebih jauh, tapi banyak yang pacaran bertahun-tahun usia perkawinannya seumur agung, sementara perkawinan tanpa pacaran yang dilandasi agama langgeng, sampai akherat, insya Alloh.

    ReplyDelete
  9. sebaiknya setiap muslimah memakai jilbab untuk menutup aurat, lagian menurut aku cewek berjilbab lebih cantik dan mempunyai kesan anggun, berattitude baik

    ReplyDelete
  10. kunjungan perdana, salam perkenalan, silahkan berkunjung balik ketempat saya, barangkali berminat saya punya banyak vcd pembelajaran untuk anak2, siapa tau anda mempunyai adik,keponakan atau mungkin anak yang masih kecil, vcd ini sangat membantu sekali dalam mengasah kecerdasan dan kemampuan otak anak, serta bagus untuk membangun karakter dan moral anak sejak usia dini, semoga bermanfaat dan mohon maaf bila tdk berkenan, trm kasih ^_^

    ReplyDelete
  11. sayangnya untuk menyadarkan saudari2 kita yang 'gitu' sudah susah ya mbak. kadang di ingetin malah dikiranya kita sudah bener.

    ReplyDelete