Monday, April 21, 2014

Hamil, Bukan Kesempatan Buat Manja

Menginjak bulan ke 8 rasanya.. menjadi wanita hamil itu sungguh luar biasa. Banyak rasa dan banyak hal-hal baru, pengalaman pertama tentunya ya buat saya. Dari tertawa sendiri karena melihat janin terus bergerak aktif dan kenceng banget kalau nendang sampai badan terasa sakit semua saat malam menjelang adalah sesuatu yang gak bisa saya bayangkan waktu saya masih jomblo.

Disana.. dimoment-moment seperti itu, wanita hamil khususnya saya, sangat merasakan betapa saya ingin selalu diperhatikan oleh orang terdekat, tapi enggak manja-manja banget sih, orang saya sebenarnya emang bukan orang yang manja dan suka minta ini itu yang berlebihan sejak dulu. Sewajarnya dan sejujurnya aja sikap dan tindakan saya, karena saya tidak mau memanfaatkan kesempatan hamil untuk membodohi orang lain. Ya... Kadang-kadang wanita hamil itu suka over action, enggak sakit bilang sakit, enggak pengen ini itu minta ini itu. Enggak pengen marah sama suami tapi marah-marah gak jelas. Enggak pengen muntah bilang gak mau makan.

Oh God... Kasian sekali kamu nak... Menuruti apa yang sebenarnya enggak terjadi itu sebenarnya malah menyuruh badan kita untuk sakit-sakit, yang akibatnya, rasakan sendiri :P. Yang special dari seorang calon ibu yang mengandung adalah, dengan keadaannya yang begitu (perut buncit dan ndut dimana-mana -Red) dia tetap tegar dan gak suka ngeluh apalagi terlalu over action sama suami. Bersikap sewajarnya aja dan hanya meminta bantuan yang emang bener-bener gak bisa dilakukan oleh ibu hamil seperti angkat-angkat berat atau nunduk terlalu lama itu jauh lebih baik kok.

Ah yang jelas, anakku.. membuatku berjalan jauh lebih ringan, tak pernah merasakan berat untuk membawanya kemanapun saya pergi. Hanya saya, semakin membesarnya janin yang mengakibatkan semakin membesar pula ukuran perut, pinggang saya sedikit sakit kalau malam tiba.

"Ah nak...tendang Ummi sekuat dan semampumu, selama kamu sehat, ummi akan baik-baik saja."

Owh ya... beberapa hari yang lalu temen dibali bilang, "Mantan Brandal kok dipanggil Ummi"

*cengar-cengir di pojokan ranjang*  Non... ketahuilah.. #eciee.... Saya ini muslimah, dan suami saya insyaAllah orang yang selalu perhatian kepada agama dan menjaga sholatnya. Abi dan Ummi adalah panggilan mulia, dan kami menyukainya, itu aja sih. Gak harus berhaji atau jadi murobbi dulu kan panggilan Ummi boleh disebut, Gak harus jadi orang yang "disegani" dulu kan panggilan ummi boleh dipakai, iya kaaaaaannn...

4 comments:

  1. Aku ketinggalan banyak kabar nih...
    Nuel, sudah 8 bulan ya ternyata. Sebentar lagi lahiran ya.
    Semoga persalinannya lancar... ibu dan bayinya sehat semua. Aamiin.
    Sekarang tinggal dimana?

    ReplyDelete
  2. Oh, sekarang jombloku sudah tidak jomblo lagi ya...selamat atas karunia hamilnya mbak...

    ReplyDelete