Friday, October 17, 2014

Membuat Anak Mencintai Lingkungan Sekitar

Banyak ahli yang menyatakan bahwa pertumbuhan anak akan berjalan lebih baik apabila mereka dibiasakan untuk beraktivitas di alam dan lingkungan sekitar dibandingkan menghabiskan waktu di dalam rumah. Anak yang aktif bermain dan mempelajari hal baru diluar ruangan cenderung memiliki lebih banyak kelebihan dibandingkan perilaku sebaliknya. Sayangnya, teknologi yang semakin berkembang saat ini membuat anak lebih tegoda untuk berada di depan layar komputer maupun video game. Lalu, bagaimana cara membuat anak menyukai aktivitas di luar ruangan? Berikut beberapa aktivitas menarik yang dapat anda lakukan bersama si kecil agar ia mencintai dunia luar.

1.         Berkebun. Prinsip mencintai lingkungan sebaiknya diawali di rumah. Mulailah memanfaatkan halaman rumah anda untuk menanam tanaman yang mudah di tanam dan cepat membuahkan hasil agar anak tidak bosan menunggu terlalu lama, seperti mentimun atau tomat. Bisa juga dengan menanam bunga-bunga yang sekaligus dapat mempercantik halaman rumah anda. Jika rumah minim halaman yang dapat ditanam, cobalah gunakan pot. Biarkan anak-anak memilih bentuk pot yang ia sukai agar rajin merawatnya. Selain itu, jangan lupa membeli peralatan berkebun khusus anak kecil dengan warna-warna cerah kesukaan anak, seperti sekop mini, ember dan sarung tangan anak agar berkebun menjadi lebih menyenangkan.

2.         Berkunjung ke tempat-tempat wisata alam juga sangat baik untuk pertumbuhan anak. Tidak ada salahnya jika waktu akhir pekan digunakan untuk jalan-jalan keluarga ke tempat-tempat wisata alam seperti kebun binatang, taman nasional, berkemah, pantai dll. Buatlah jadwal berkunjung secara teratur secara mingguan. Aktivitas ini akan merangsang anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang menyukai kegiatan alam dan dunia luar. Buatlah kegiatan tersebut jadi menyenangkan agar anak malas berdiam diri dirumah tanpa melakukan kegiatan apapun yang melibatkan aktivitas fisik.

3.         Ajak mereka untuk menjadi tetangga yang baik. Ketika anak sering menghabiskan waktu di luar rumah, tentu dia akan lebih sering berinteraksi dengan tetangga dan teman-teman sebayanya di lingkungan sekitar. Mulailah untuk membuat anak menjadi tetangga yang baik tak hanya bagi orang-orang disekitar rumah, tapi juga pada pohon, kebersihan lingkungan dan kebersihan aliran air disekitar rumah. Sehingga perkembangan anak akan mengarah ke hal positif, menjadi pribadi yang ramah terhadap lingkungan sekitar.

No comments:

Post a Comment