Thursday, November 27, 2014

Kenaikan BBM di Indonesia

Energy Industry di Indonesia termasuk salah satu yang terbesar di dunia. Indonesia sendiri merupakan salah satu penghasil minyak terbesar di dunia. Namun, ironisnya setiap tahun, negara Indonesia masih saja mengimpor bahan bakar minyak (BBM). Hal ini terjadi akibat pemanfaatan BBM yang berlebihan.

Selama ini harga BBM masih dalam jangkauan masyarakat karena masih ada bantuan subsidi dari pemerintah. Namun, baru-baru ini, tepatnya pada tanggal 18 November 2014, pemerintah mengumumkan bahwa subsidi BBM akan dikurangi sehingga harga BBM sebagai salah satu energy industry di Indonesia meningkat menjadi IDR 8.500 per-liter.

Hal ini tentu saja menimbulkan pro-kontra di kalangan masyarakat. Tidak sedikit dari masyarakat Indonesia yang rata-rata adalah mahasiswa, melakukan demo yang berakhir pada kericuhan. Hal ini terjadi di beberapa kota seperti Makassar dan Yogyakarta.

Pemerintah sendiri memutuskan untuk menaikkan harga BBM dan mengurangi subsidi dengan alasan untuk mengalokasikan dana subsidi tersebut pada kebutuhan lain. Seperti misalnya pembangunan sistem transportasi di Indonesia, serta bantuan untuk warga miskin yang ada di desa-desa.

Pada dasarnya, subsidi BBM memang sangat perlu untuk dilakukan, mengingat harga BBM juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti harga minyak mentah di pasar dunia. Sebagai energi yang digunakan untuk kehidupan banyak orang, maka dengan adanya subsidi dari pemerintah, harga-harga barang yang juga berkaitan dengan harga BBM, diharapkan bisa menjadi lebih stabil.

No comments:

Post a Comment