Thursday, December 4, 2014

4 Ciri Gangguan Diaper Rash

Gangguan diaper rash tentunya menjadi momok yang menakutkan bagi kalangan ibu yang tengah menimang bayi. Gangguan ini terjadi pada kulit bayi yang terlindung oleh popok yang jika dalam kondisi lembab bisa memicu pertumbuhan bakteri. Hasilnya ruam popok pun tidak dapat dihindari dan mengurangi kenyamanan dan membuat bayi lebih rewel. Jika adan termasuk orangtua baru tentunya mengalami kesulitan membedakan antara ruam popok atau gangguan kulit lainnya.

Kulit bayi memang cenderung sensitif sehingga diperlukan perhatian lebih agar terjaga kesehatannya dengan baik. Kehadiran iritasi kulit berupa ruam popok memiliki ciri atau tanda sebagai berikut:

· Kulit bayi yang tertutup oleh popok akan menunjukkan warna kemerahan dan bisa membengkak apabila sudah parah,
· Kulit yang kemerahan tersebut umumnya juga akan mengeluarkan aroma amonia yang kuat,

· Kulit yang teriritasi akan lebih kencang dan terdapat bintik kemerahan yang terdapat nanah di tengah bintik tersebut,
· Kulit kemerahan tersebut awalnya akan muncul di daerah anus kemudian menyebar ke pantat dan paha.

Mencegah ruam popok ini bisa dilakukan dengan secara rutin mengganti popok bayi, kemudian hindari pemberian bedak pada area genital. Menggunakan popok sekali pakai pun tidak masalah asal setiap anak buang air segera diganti. Lebih aman lagi jika memilih menggunakan popok kain, namun usahakan menggunakan detergent yang aman untuk kulit bayi anda yang sensitif dan bisa jadi memiliki alergi. Sukses atasi Diaper rash bayi anda!

No comments:

Post a Comment