Friday, April 3, 2015

Jaga Bumbu Dapurmu, Niscaya..

Memasak adalah kegiatan yang menyenangkan sekaligus menjadi sebuah rutinitas sehari-hari dalam kehidupan per ibuk-ibuk'an alias emak-emak'an :D. Kenapa, karena dapur yang ada dirumahnya memang tempat mulia para wanita dalam memberikan kasih sayangnya kepada keluarga. Semua masakan akan lahir dari dapur yang akan dirasakan oleh anggota keluarga yang lain, yaitu suami dan anak. Bagaimana jika seseorang meminta resep bumbu dapur yang kamu miliki untuk di bagi kepadanya?

Pasti pikiran jelek akan merajalela, yang takut suaminya nanti gak mau makan dirumahlah, yang masakannya nanti bakal ada yang nyaingin lah, yang anaknya nanti bisa bandingin makanan ini dan itu lah. Banyak banget ternyata pikiran jelek itu muncul. Tapi apakah pikiran itu sudah benar?


Ternyata, memang benar adanya "Jika harga sebuah surga itu murah, pasti tidak akan ada ujian berat dalam hidup". Dan ujian yang paling berat dalam hidup ini adalah, menata hati agar tetap pada tempatnya, di tempat yang tanpa penyakit apapun, ditempat yang penuh kelegawaan, di tempat yang jauh dari dendam. Dan sebaik-baik manusia adalah, ia yang bermanfaat untuk orang lain. Jadi, jika bumbu dapurmu bisa membuka lebih banyak rezeki untuk orang lain, bukankah dirimu telah memiliki manfaat untuk sesama? Dan disitulah letak kesulitannya, melihat orang lain mendapatkan lebih banyak dari apa yang kita beri.

Hanya begitu saja, semoga hari ini memiliki banyak pelajaran berharga walau hanya di alam maya, tentang bicara, tentang memaafkan, legawa, mengerti, paham dan berhati-hati menjaga lisan.

No comments:

Post a Comment