Saturday, May 9, 2015

Suamiku, Bolehkah Aku...

Setiap kali aku membaca banyak hal tentang apapun, aku selalu kembali kepadamu,.. Betapa baiknya kamu, menjadi suami dan seorang Abi untuk anak kita...

Kau pandangi aku lekat, seolah marah..
Ketika aku mulai sedikit berteriak kepada anak kita..
Haluskan...

Kau pandangi aku lekat, seolah menuntut..
Ketika aku mulai protes dengan apa yang dilakukan oleh anak kita...
Mengacak-acak rumah..
Memukul printer, laptop, handphone..
Mencoba menyendok nasi sendiri tapi malah menghamburkan..
Biarkan...

Kau selalu bertanya, hanya dalam pandanganmu..
Pernahkah kamu menjadi seorang bayi?
Tahukah apa yang kamu kerjakan sewaktu bayi?

Bermain adalah dunianya..
Mengapa kamu larang?
Biarkan...
Mungkin, itulah arti dari tatapan matamu...

Dan kini kusadar sesuatu, Engkau jauh lebih dewasa dariku..
Suamiku, bolehkan aku mencintaimu sekali lagi?
Sebagai seorang guru dalam hidupku..
Terimakasih, karena dia adalah dirimu..

1 comment: