Thursday, August 27, 2015

Jenis-jenis Makanan Rendah Kalori dan Menu Pantangan

Kalori ialah salah satu komponen yang dikenal sebagai pemberi energi bagi tubuh di setiap harinya. Kalori tersebut haruslah dalam kondisi normal atau seimbang, akan tetapi berbeda bila kadar kalori tersebut terlalu berlebih. Karena dari kelebihan kalori ini akan menyebabkan resiko kegemukan atau obesitas. Dimana pada resiko ini akan terus bertambah parah bilamana tak ada perawatan dengan segera. Dalam kondisi yang tinggi, bisa diatasi dengan mengkonsumsi menu makanan rendah kalori serta menghindari menu pantangannya.

Tidaklah sulit untuk mendapati makanan yang tak berkolesterol tinggi ini. Akan tetapi, sebagian besar tak begitu memperdulikan adanya menu yang baik dan yang harus dihindari. Sehingga, membuat kalori tersebut terus tinggi dan menjadikan obesitas. Seperti yang diketahui bahwa obesitas ini menjadi salah satu penyakit yang memiliki resiko buruk lain. Resiko yang bisa menumbuhkan beberapa penyakit lain dengan kategori bahaya.

Sebagai penderita kalori tinggi, Anda tak perlu takut ataupun khawatir karena ada berbagai jenis makanan kategori rendah kalori. Bahwasannya, menu makanan ialah salah satu penyebab timbulnya kalori berlebih di dalam tubuh. Untuk itu, diperlukan pengaturan atas adanya asupan kalori yang harus dibatasi. Sehingga, penderita bisa lebih menjaga kalori di dalam tubuhnya serta menghindari resiko obesitas. Dengan begitu, makanan yang rendah kandungan kalori ini sangatlah dianjurkan untuk dikonsumsi di setiap harinya. Jenis-jenis makanan tersebut ialah:

· Buah tomat,
· Kembang kol,
· Selada,
· Brokoli,
· Ikan salmon,
· Asparagus,
· Kopi,
· Lobak,
· Lemon,
· Sayur Bayam.

Dalam mengatasi jumlah kalori berlebih di dalam tubuh ini, selain dengan mengkonsumsi makanan rendah kalori tersebut, Anda bisa memilih produk Tropicana. Yang mana pada produk yang satu ini memiliki beberapa jenis menu makanan dan juga minuman. Masing-masing menu tersebut telah memiliki kandungan yang pas dan juga termasuk makanan rendah kalori. Sehingga, aman bagi penderita kalori yang tinggi. Dengan begitu, Anda bisa mengganti produk sebelumnya dengan produk tersebut sebagai produk yang aman bagi penderita kalori lebih tanpa membatasi beberapa menu lain yang ingin dikonsumsi.

1 comment: