Wednesday, September 23, 2015

Gejala Tipes dan Pengobatannya Pada Anak

Sakit tipes perlu sesegera mungkin ditangani sekalipun terkesan seperti halnya demam biasa saja, di fase yang sudah cukup berat penyakit yang satu ini dapat menimbulkan terjadinya kebocoran bagian usus. Bahkan kebocoran usus tersebut dapat menimbulkan kematian. Gejala tipes serta pengobatan penyakit ini yang alami adalah dengan beristirahat secara total. Secara medis, maka pengobatan dari penyakit tipes sendiri adalah dengan memanfaatkan analgesik dan juga antibiotika.

Umumnya pengobatan medis dilakukan dengan menggunakan antibiotik pada jenis Chloramphenikol dan juga Thiamphenikol yang akan diberikan selama 7 hingga 10 hari. Meskipun panas tubuh dari si penderita tipes sudah menurun, antibiotik yang satu ini perlu diminum hingga habis. Pasalnya ketika antibiotik tersebut tidak diminum hingga benar-benar habis, makan bakteri tipes dalam tubuh yang belum mati nantinya akan kembali dan menyebabkan munculnya penyakit ini lagi.

Pengobatan gejala tipes secara tradisional umumnya menggunakan cacing tanah maupun rebusan labu. Jika Anda berniat untuk menggunakan cacing tanah, maka caranya yaitu dengan lebih dahulu direbus lalu diminum air rebusannya ataupun dapat juga menggunakan kapsul China berisi bubuk cacing tanah. Jika Anda menggunakan labu, caranya tentu dengan membuat jus labu yang sudah dibuang kulitnya terlebih dahulu lalu diminum secara rutin setiap pagi. Penderita tipes harus menjalani istirahat secara total serta diet makanan dengan serat tinggi. Penderita perlu lebih banyak mengkonsumsi makanan dengan kandungan kalori dan protein tinggi.

Adapun penyakit tipes ini sendiri diakibatkan adanya bakteri salmonella typhi di dalam tubuh yang masuk dari makanan maupun minuman. Maka dari itu sangat penting bagi Anda untuk menjaga tiap makanan dan minuman dalam kondisi bersih. Jangan lupa untuk selalu ingatkan anak untuk mencuci tangan sebelum makan dan setelah buang air besar atau kecil. Bagi anak-anak untuk menghindari gejala tipes juga sebaiknya diberi pengertian agar mereka tidak jajan di pinggir jalan (sembarangan). Karena jajanan di sembarang tempat belum tentu terjaga kebersihannya, sangat berbahaya ketika ternyata jajanan tersebut mengandung bakteri salmonella typhi.

No comments:

Post a Comment