Wednesday, May 4, 2016

Tentang Sebuah Identitas

Apa yang kamu nilai saat pertama kali bertemu seseorang? Melihat sepintas kemudian menyimpulkan orang ini begini dan begitu. Sangat mudah memang menilai orang dengan kacamata kita. Padahal, belum tentu penilaian kita itu benar, kan?

Kalau saya, melihat seseorang pertama kali yang saya perhatikan adalah kakinya. Saya suka mengamati orang yang sata temui, khususnya wanita. Dari atas kelihatan dia berjilbab panjang dan lebar, kemudian cepat-cepat saya lari ke kakinya :D. Pandangan saya, gak akan lari ke kaki kalau mereka pake celana ketat, kaos ketat meskipun berjilbab. Entahlah.. Semacam saya bisa melihat bagaimana orang tersebut kemudian diam-diam dalam hati menilai. Tidak, saya tidak pernah share sama suami atau orang lain. Suami anti banget diajak ngobrol yang bukan urusan "kita". Jadinya saya terbiasa dengan perlakuannya itu :)).

Identitas seorang wanita akan kita tahu, seeeebagus apapun pakaiannya, sebagus apapun jilbabnya, saya pasti larinya ke kaki. Ya.. Kaki adalah bagian tubuh wanita yang menjadi salah satu dari aurot. Ah.. ini masaku dulu, sebelum kenal kaos kaki :D. Sebagai pengoreksi diri juga, gimana kita bisa menghadirkan Islam jauh lebih baik dari yang sekarang. Menghadirkan Islam dalam kehidupan, dan dalam apapun.

Memang, kadang mulutnya orang itu jauh lebih kita takuti didunia ini. Entahlah.. rasanya enak banget jadi orang yang cuek dan jarang-jarang merhatiin mulutnya orang. Cieee... dimulut-mulutin wakakakaka... Begitulah, biar blog ini update aja sih. Tulisan gak perlu mikir panjang dan gak perlu cari bahan, jadi deh ;).

No comments:

Post a Comment