Saturday, June 11, 2016

Melihat Dari Sisi yang Berbeda, Ketika Budaya Malu Mulai Lenyap

Kebanyakan orang, termasuk saya melihat sesuatu dari yang nampak saja. Yang paling hangat, razia pedagang nasi yang beroperasi saat bulan puasa di sebuah daerah. Yang kala itu, makanannya di sita oleh yang merazia.

Pandangan saya, gak punya hati betul yang menyita itu ya.. Kan haknya dia mau jualan atau enggak. Toh yang makan juga berhak makan dibulan puasa.

Tapi, kaget saya mendengar pendapat suami, disisi kita harus mentaati pemimpin, kita juga harus punya budaya malu. Jika dibiarkan, orang-orang semakin tidak malu karena tidak puasa. Meskipun, berpuasa hanya wajib bagi orang yang beriman saja. Yang gak beriman meskipun seorang muslim ya gak wajib berpuasa, nyesek gak tuh kenyataan :D.

Kembali kepada budaya malu, jika sudah begitu, banyak anak kecil yang melihat, kemudian mencontoh dan tidak ada rasa malu dihati mereka. Ayolah kita berpikir dari sisi yang berbeda, kadang memang.. apa yang kita anggap buruk dalam pandangan pribadi, ada banyak kebaikan yang tersimpan jika semua itu dilakukan. Jangan asal memutuskan apa yang kita tidak tahu kebenarannya. Itu saja sih :)

No comments:

Post a Comment