Sunday, July 31, 2016

Musim Bully Tanpa Peduli Siapapun

Pembullyan ini memang agaknya sudah menjadi tradisi masyarakat umum terutama di desa yang notabene banyak pengangguran dan ibu ibu rumpi. Apa aja mereka bully tanpa tau tempat, waktu dan kondisi. Ya.. kelihatan sok paham, ngerti dan sok-sok'an lainnya gitu deh. Merasa lebih tua dan banyak hal lain. Tapi, tua bukan berarti mereka selalu bener kan ?.

Ceritanya berawal saat saya yang selalu mengantar anak saya Kinza untuk bermain saat sore hari. dan keseringan, saat keluar sore Kinza sengaja enggak saya mandikan karena bakal main dan pasti berkerinat lagi. Kadang juga saya ngerasa sayang soalnya popoknya baru ganti udah mau dimandikan. Sekarang Kinza udah besar, pipisnya banyak karena minum susunya mantap sekali. Dulu saya khawatir karena dia gak mau susu formula, sekarang saya khawatir kalau susunya cepet abis wkwkwkw..

Nah, kembali ke kasus ya..

Mitos masyarakat Indonesia terutama para emak-emak rempong yang ngakunya tua namun kadang enggak dewasa. Mandi malam-malam itu bikin rematik, tulang ngilu dan lain sebagainya. Bullying dilancarkan ke saya,

"Mbak, anaknya masih bayi lo.. gak kasian sama sekali sama anaknya.. kasian tulangnya"

"Mbak, anaknya kalau malam dimandiin, pake air anget apa air dingin. Ya saya jawab dingin donk, ehh bullynya dilanjut.. teganya mbak.." Selama Kinza baik-baik saja, saya gak biasakan dia mandi dengan air hangat.

Produk Johnson's, Baby bedtime powder milik Kinza

Padahal, saya sangat tau, mandi malam untuk balita itu baik. Terutama mereka yang susah tidur awal. Saya pernah membaca salah satu postingan teman FB saya, bahwa ketika ia berada diluar negeri dan berkonsultasi kepada dokter tentang masalah ini. Dokter menyarankan untuk mandi malam. Tau gak sih, kalau merk-merk bedak terkenal san notabene perusahaan besar, mereka mengeluarkan produk dengan sabun serta peralatan lainnya untuk keperluan mandi malam. Dan hal itu baru saya sadari haha..

Kesimpulannya:


Gak usahlah kita gampang banget ngatain orang begini dan begitu, apalagi kalau udah nyangkut gimana ia ngurus anaknya. Gak ada orang tua yang tega bikin anaknya sakit kan. Mana mungkin orang tua nglakuin hal-hal yang mereka bilang buruk untuk anaknya sendiri. Paling tidak, gak usah menghakimi kalau hanya mengikuti rumor dan mitos tanpa fakta. Susah memang berdebat sama orang gak ngerti, meskipun sudah saya jawab jujur.. tetap saya kena bully. Tapi dasarnya saya orang yang cuek dan selama kami berdua menyetujui apa-apa yang boleh diberlakukan untuk anak kami, ya nggak masalah. Jangankan orang lain, orang tua sendiri aja saya tegur kalau gak sesuai dengan pola asuh yang kita inginkan, tentu dengan cara yang baik ya..

Saturday, July 30, 2016

Ceritaku Bersama Cengkeh

Pretes bareng adek, istilah memisahkan cengkeh dari gagangnya

Sekarang, di Wonosalam sedang musim cengkeh. Cengkeh ini termasuk buah apa rempah ya.. tapi setau saya ya jenih buah yang bisa jual tapi gak bisa dimakan langsung haha. Jadi critanya tadi itu, ada saudara yang meninggal sekalian melayat, saya mampir kerumah mbahnya Kinza gitu, eh pas ada cengkeh, jadi sekalian aja pretes, istilah memisahkan cengkeh dari gagangnya.

Jadi, dulu itu demi pretes ini, saya pernah sampe jalan jauhhh banget buat nyari kerjaan. Seneng aja sih, dapet uang meskipun sangat kecil harganya, cuma 200 perak per satu kilo kita dapet. Sementara satu kilo itu bisa dikerjain dalam waktu sekitar 1 sampai 2 jam gitu. Capek pake bangettt.. tapi seneng.
Sekarang, satu kilonya dihargain 1000 perak, sementara harga cengkeh sendiri mencapai 30.000 per kilo jika dijual basah. Jika dijual kering, harga cengkeh Rp. 90.000 per kilogramnya. Lumayan juga sih, apalagi kalo yang punya kebun cengkeh yang luas banget.

Biji cengkeh.. mengagumkan..
Waktu di Bali, saya melihat perkebunan cengkeh di daerah Singaraja. Waktu itu saya main ketempat temen saya Jia, saya kira cengkeh cuma ada di daerah saya saja, ternyata singaraja jauh lebih banyak dan lebat lebatttt.. seneng pokoknya liatnya. Ah.. pengen ke Bali lagi rasanya, tapi gak deh :D. Jadi, kamu tau cengkeh gak ? ;)

Museum Pasifika, Museum Seni Kelas Dunia Di Nusa Dua Bali

Selain Kuta dan Sanur, Nusa Dua merupakan tempat favorit wisatawan bila berkunjung ke Bali. Hal ini disebabkan Nusa Dua telah menjadi kawasan wisata eksklusif yang dikelola oleh Bali Tourism Development  Center (BTDC).

Di sini kamu bisa menikmati keindahan alam berupa pantai dengan pasir putih yang bersih, hotel-hotel sekelas resort dengan fasilitas berstandar internasional, Tanjung Benoa sebagai area water sport yang diminati oleh wisatawan mancanegara, dan juga sebuah museum.  Meskipun kebanyakan hotel yang ada disana berkelas internasional, namun banyak  hotel murah di Bali yang juga terdapat di kawasan Nusa Dua.

Yah, Museum Pasifika yang berlokasi di BTDC Area Blok P, Nusa Dua tepat di seberang pusat jajan dan belanja Bali Collection. Bahkan kamu, bisa berjalan kaki selama 10 menit dari salah satu hotel yang ada di dekat museum ini. Sedangkan dari bandara, dengan adanya jalan tol Bali Mandara yang berada di atas laut, kamu bisa keluar lewat pintu tol Nusa Dua dan dari sini hanya butuh waktu 10 menit ke museum ini.

Photoright: rentalmobildibali.net
Museum ini didirikan oleh Moetaryanto P. dan Philippe Augier pada tahun 2006 dengan tema kebudayaan yang ada di wilayah Asia dan Pasifik sehingga diberi nama Museum Pasifika. Kamu hanya perlu membayar Rp50.000,00 untuk wisatawan domestik dan Rp70.000,00 untuk wisatawan mancanegara untuk dapat masuk ke dalam museum terbesar se-Asia Pasifik di jantung kota Bali.

Pada tahun 2013, museum ini mendapat penghargaan sebagai Traveller’s Choice 2013 dengan peringkat 2 dari 9 objek wisata yang ada di kawasan Nusa Dua, Bali. Jadi, makin penasaran kan sekeren apa sih museum ini sampai terpilih menjadi tempat wisata terfavorit ke-2 di Nusa Dua.

Museum  ini dibangun di atas lahan 12.000m2 dengan fasilitas lengkap seperti restoran, toilet, aula untuk pameran, hingga tempat parkir yang luas.  Koleksi yang dimiliki museum ini mencapai 600 koleksi seni dari 200 seniman di 25 negara ini yang ditata apik dalam 8 ruangan dan 11 paviliun. Semua koleksi seni di tempat ini tidak untuk difoto oleh pengunjung kecuali yang berada di ruangan 6 dan 9 yang memang ditujukan untuk dipamerkan kepada wisatawan.

Photoright: gogootour.com

Yuk, kita telusuri lebih dalam museum ini sambil mengenal seniman-seniman Indonesia dan mancanegara yang karyanya terpajang di tempat ini.

1. Seniman dari Indonesia atau yang terkait dengan Indonesia


Di ruang Galeri I kamu bisa melihat karya-karya seniman Indonesia seperti I Nyoman Gunarsa, Ida Bagus Nyoman Rai, Dewa Putu Bedil, N. Widayat, Sudjana Kerton, I Ketut Tomblos dan tentu saja maestro seni lukis Indonesia Affandi. Di museum ini terpajang karya Affandi yang sangat unik yaitu Boats in Cirebon yang dibuat pada tahun 1965. Juga lukisan fenomenalnya yang diberi judul A Balinese Nude buatan tahun 1942 yang nampak hidup.

Galeri II – V merupakan ruang pajang untuk karya lukis seniman-seniman luar negeri yang pernah tinggal di Indonesia. Seniman ini berasal dari Italia, Belanda dan Meksiko  seperti Renato Christiano dan Piero Antonio Garriazo, Wilem Gerald Hofker dan Isac Israeel, Miguel Covarrubias yang lebih dikenal dengan nama El Chamaco. Juga ada ruang yang khusus memajang karya lukis seniman Eropa seperti Adrien Jean Le Mayeur De Merpres yang pernah berkorespondensi dengan Presiden Sukarno.


2. Pameran temporer


Ruangan ini berada di Galeri VI menjadi ruang pameran di mana sering diadakan pameran lukisan karya seniman-seniman muda baik yang berasal dari Indonesia maupun mancanegara. Di ruangan ini kamu boleh memoto lukisan-lukisan yang terpajang.

Di sini kamu juga bisa melihat sepuluh topeng sosok mitologi Bali dengan segala pernak perniknya yang khas.


Photoright: anythingdibali.com

3. Seniman yang berasal dari Indochina Peninsula, Polynesia dan Tahiti


Ruang galeri Indochina yang berada di Galeri VII memajang diorama karya seniman yang berasal dari negara-negara Indochina seperti Vietnam, Thailand, Kamboja, dan Hongkong. Sedangkan galeri pameran Tahiti di Galeri VIII dan X memajang karya seni yang dibuat oleh seniman Tahiti dan sekitarnya.

4. Ruang pameran kesenian Vanuatu dan benua Asia Pasifik


Galeri IX di mana kamu juga boleh memoto, kamu bisa melihat keunikan artefak, bekas perahu kayu, pakaian perang dan tulang-tulang binatang yang berasal dari kebudayaan Republik Vanuatu dan Solomon yang berada di Samudera Pasifik. Selain itu sebagian koleksi di galeri ini berasal dari Papua Nugini.


Photoright: tribunnews.com

5. Ruang pamer kain tekstil


Ruangan ini yang disebut Galeri XI yang berisi koleksi tekstil yang berasal dari berbagai negara di Asia Pasifik termasuk di dalamnya kain Ulos yang berasal dari Tanah Batak, Indonesia. Kain Ulos ini memiliki panjang hingga 20 meter dengan lebar 2 meter tanpa ada sambungan sedikitpun. Untuk menjaga kain ini dari kerusakan pengelola museum meletakkannya dalam bingkai kaca dan dipajang di dinding.

Jadi, jangan lewatkan kesempatan mengunjungi museum ini. Kamu akan jadi lebih banyak tahu mengenai karya seni yang sudah mendunia beserta nama senimannya. Karena Nusa Dua tidak hanya ada wisata alam dan wisata belanja, tapi juga wisata seni budaya yang sarat akan nilai sejarah.

Friday, July 29, 2016

Hanya Rahasia


Kehidupan, selalu memberikan teka-teki dan jalannya sendiri..
Hal yang kita mau, menjadi hal yang dijauhkan..
Hal yang ingin kita lepaskan, menjadi salah satu hal yang ternyata harus dimiliki..
Kita tak pernah tau, bagaimana Allah memberikan takdirnya untuk kita..
Bagamana Allah memberikan garis hidup kita..
Entah itu berliku..
Lurus..
Bergelombang..
Naik..
Dan kemudian turun lagi..
Semuanya adalah rahasia..

Begitu juga dengan Cinta..
Cinta adalah hal mutlak dimiliki semua orang..
Cinta akan membuat satu hubungan yang gak bisa dimengerti orang lain..
Cinta.. sama halnya seperti kehidupan..
Masih rahasia..

Memilih kehidupan dan cinta..
Kadang kita bisa saja salah akannya..
Seolah tak mau hidup karena cinta..
Atau bahkan, karena cinta ia semangat mengejar hidup..
Semuanya masih sama..
Hanya Rahasia..

Thursday, July 28, 2016

Semangat Nulis Artikel Kembali

Demi tercapainya target gedein DA blog sampe agak gendutan dikit atau gendutan banget, kini saya gencar menulis artikel untuk blog-blog yang udah lama terbengkalai. Setidaknya, saya bisa mengupdate smeua blog tersebut meski hanya dengan 200 kata artikel. Kinza yang udah makin pinter, Abi yang udah mulai bisa diajak berdamai dengan pembagian kerja serta saya yang harus jaga kontrol semangat dalam menulis.

Ya.. memang niat dan keinginan untuk bisa lebih maju itu muncul kalau pas gak punya uang sama sekali haha.. Sementara, kebutuhan semakin menuntut untuk punya uang yang cukup. Pengennn rasanya udah ngasih orang tua, malu minta terus :)).

Laptop Mulai Usang

SI Ruby Red sudah mulai menampakkan tanda-tanda gak mampu lagi bekerja. Maklum, usianya udah tua pake banget haha, 6 tahun nemenin saya, udah agak bikin kesel nunggu loading, itu juga yang bikin semangat nulis menurun. Produktifitas hancur haha.

Kontrakan mau habis

Kurang setahun sih, cuma harus udah nyiapin dana untuk setidaknya ngontrak lagi dimana gitu.. Yang lebih asik dan lebih deket ama tempat-tempat yang keren.

Yang penting update yaaa.. ;) Ya.. lari dikit lah gak apa haha..


Monday, July 25, 2016

Sepatu dan Kepribadian Seorang Wanita

Sepertinya, kalau membahas tentang sepatu, saya termasuk satu dari ribuan wanita yang menyenangi sepatu tanpa hak tinggi. Alasannya sungguh sangat simple, rasanya susah sekali berjalan kalau memakai sepatu hak tinggi. Mungkin, karena faktor tak pernah bekerja di kantoran yang mengharuskan karyawannya memakai sepatu dengan hak, atau memang saya orangnya sangat sederhana untuk urusan alas kaki.

Tapi, banyak juga lhoo teman-teman saya yang menyukai sepatu hak tinggi atau high heels. Ya.. Memang sih, mereka yang menyukai sepatu jenis high heels ini rata-rata temen saya yang suka dengan mode. Setidaknya, saya bisa menilai mereka dari penampilan yang mereka tunjukkan saat diluar rumah. Meskipun begitu, kepribadian mereka saya pikir sangat anggun dan mempesona, berasa cewek banget pokoknya hehehe.. Jika saja saya bisa, saya juga pasti sudah membeli beberapa high heels untuk koleksi sepatu saya.

Nah, disini.. Ternyata hubungan sepatu dengan kepribadian seorang wanita memang erat adanya lho.. Jadi bukan hanya sekedar untuk mode saja, melainkan sudah menjadi jati diri seseorang. Beberapa hal yang saya simpulkan dari para wanita pemakai high heels, bisa kita baca dalam point-point yang akan saya tulis.

Mereka yang memiliki kepercayaan diri 

Secara tidak langsung, high heels membuat seorang wanita terlihat sangat percaya diri. Tidak mudah menggunakan sepatu dengan model tumit yang begitu tinggi jika bukan karena terbiasa dan percaya diri mampu menggunakannya. Wanita dengan sepatu jenis ini, biasanya dinilai memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Ingin terlihat percaya diri? Cobalah untuk memakai sepatu hak tinggi.

Senang Menjadi Pusat Perhatian

Yaps.. Bahkan, saya sebagai wanita.. Akan memberikan perhatian lebih kepada wanita lain yang menggunakan sepatu hak tinggi. Apalagi sepatu yang mereka kenakan memiliki bentuk dan model yang gak biasa. Bisa lucu, elegant, anggun atau bahkan sangat glamour.

Wanita tegas penuh pesona

Bukan berarti yang suka memakai sepatu flat tdak tegas ya.. Kadang, wanita-wanita yang tegas dan penuh pesona bisa kita lihat langsung dari sepatu yang mereka kenakan. Mudah saja membayangkan hal ini, kadang.. Kalau kita sedang berada di sebuah bank atau perusahaan-perusahaan besar, para pegawainya yang diharuskan memakai sepatu high heels memang melambangkan ketegasan.

Selain point-point diatas saya pribadi mikir, berapa lama ya... Mereka pergi berbelanja sepatu-sepatu tersebut haha.. Konyol kan ya.. Pasalnya, pasti ada cerita dibalik penampilan menawan mereka, bisa saja mereka kebingungan saat akan membeli sepatu dengan banyaknya pilihan model terbaru. Nah... Sebagai orang yang berpengalaman berbelanja online, jika kamu kesulitan dan mungkin sudah malas keluar rumah buat beli sepatu, belanja online aja yuk..

Bagi kamu yang menyukai sepatu jenis high heels, saya menyarankan untuk mencarinya di toko online yang secara khusus memang jual high heels MatahariMall namanya.

Mengapa MatahariMall?

Pengalaman saya berbelanja di MatahariMall.com selama ini tidak ada kesan yang buruk bahkan ketika saya mengajukan komplain. Komplain saya pun hanya seputar barang yang belum sampai, padahal sudah dikirimkan. Bisa saja masalah ada di jasa pengirimannya, dan ternyata benar.

Salah satu sepatu yang dijual di MatahariMall.com


Selain itu, MatahariMall juga menyediakan banyak sekali pilihan high heels dengan model terbaru dengan harga terbaik. Kamu, bisa mencari jenis sepatu high heels dari yang rendah sampai yang tinggi. Selain itu, di MatahariMall, kamu juga akan mendapatkan banyak sekali potongan harga dari diskon-diskon yang ditawarkan lho.. Dan pengalaman saya sih, diskonnya itu gak kecil, bisa sampai 25% bahkan lebih.

Bagaimana? Masih bingung mencari toko jual high heels MatahariMall aja.. Dijamin puas pokoknya.

Sunday, July 24, 2016

Anggapan Salah Saya Tentang Instagram

Dulu, saya pernah membuat status di Facebook, bahwa.. saya ingin tetap menjadi ndeso karena gak mengenal Instagram. Saya gak menyesal menjadi katrok karena tidak punya instagram. Karena waktu itu, yang saya lihat di Instagram orang-orang hanya memamerkan foto tubuh mereka. Kegiatan mereka yang keren-keren dan terkesan kaya dan berada. Saya kurang menyukai kehidupan yang seperti itu, kehidupan yang menunjukkan sisi kesempurnaan tanpa memperlihatkan keburukan sedikitpun.

Entahlah, anggapan saya tentang itu sangat kuat dan malas melanjutkan lebih jauh. Seolah mereka hanya punya kehidupan yang indah sendiri. Namun, baru-baru ini, saya akhirnya membuat instagram juga karena beberapa tuntutan lomba blog yang mengharusnya pesertanya memiliki akun nstagram. Awalnya, saya kaku, gak ada yang bisa dishare di foto-foto sementara foto-foto yang ada di Facebook sudah saya hapus semuanya.

Mulai sadar, Instagram punya hastag

Yaaa... saya menemukan beberapa hal baru, hastag ternyata memiliki kekuatan super. Kamu bisa ditemukan dimanapun, sesuai hastag fotomu. mungkin twitter juga begitu kali ya, saya kurang mendalami juga :D.

Kayaknya, bisa jadi lahan bisnis juga

Ini dah, kalo udah kolot sama sesuatu tanpa melihat sisi baiknya. Instagram juga bisa jadi ladang bisnisss.. dan saya baru tau itu hahaha, ndeso to..

Gak harus Foto diri yang dipajang

Ya.. bukan cuma wajah kan foto yang bisa dipasang di Instagram, jemuran bajupun jadi buat ngisi akun instagram kita ;).

Pelajarannya?

Ya itu tadi, kita gak bisalah menganggap semuanya salah tanpa mencari tau sisi positifnya, tanpa mencari tau bagaimana hal tersebut bisa dimanfaatkan dengan hal-hal yang tidak menyalahi aturan agama Islam. Setidaknya, ilmu latah jangan dikuasa dalam berinstagram ria. Mungkin itu aja sih ;).

Saturday, July 23, 2016

Mengaku Kalah, Sebelum Mencoba

Ya.. Saya memang memiliki sikap seperti itu, enggak memperbaiki dan mencari tau apa sebenarnya kekurangan dan kelemahan, malah mundur teratur sebelum mencoba yang lainnya. Padahal, saya tau betul, hal kayak gini seharusnya gak boleh ada dalam diri seseorang, termasuk saya. Banyak hal yang kadang membuat saya jadi begitu, dan tentu saja juga banyak alasan yang mendukung saya kenapa begitu.

Beberapa contoh yang terlihat, sangat saya sadari, bahwa saya memang manusia yang agaknya sudah mengaku kalah sebelum mencobanya. Padahalnya lagi, saya selalu menyemangati anak saya Kinza untuk terus mencoba sesuatu yang dia sudah mengalah duluan.

Selalu kalah, saat ikut lomba

Sebenarnya, ketika saya mengikuti lomba, adalah dimana saya mencoba kembali melawan kekalahan yang didapatkan oleh hati saya. Bukan semata-mata hadiah, alih-alih ikut meramaikan, saya ternyata kecewa juga ketika ikutan lomba dan kalah, merasa tidak diakui, merasa disingkirkan dan merasa dianak tirikan. Padahal, memang saya belum layak menang, gak layak menjadi nominasi, dan saya gak mengakui itu.

Ada sombong didalam hati ini

Dasarnya sih, memang ada kesombongan yang menyelinap halus, lembut dan tertata. Kesombongan yang ternyata tanpa saya sadari, tapi memang ada. Merasa lebih baik, sombong. Merasa tenar, Sombong. Merasa terbaik, Sombong. Ya.. semuanya adalah dasar sombong yang harus dihapus.

Gak Masalah, Selama bukan masalah Prinsip

Iya.. yang bisa mikir sedemikian rupa adalah orang yang patut saya tiru. Apa sih masalahnya, gak ada! Selama bukan prinsip yang dikalahkan, prinsip yang baik, prinsip yang harus dipegang teguh, apa masalahnya? Gak ada! Saya memang kadang ngerasa sangat pintar, mengharap yang sebenarnya jauh dari diri saya dan mengharapkan yang sepertinya mustahil dalam hal hal tertentu, dan saya.. kembali kepada poin dua. Padahal, pengakuan pintar akan diri sendiri akan membuat kita kembali ke poin dua, Sombong.

Pengen berubah?

Ya.. Sangat! Tapi tidak dikasihani, karena segalanya berada dan berasal dari dalam diri sendiri.

Tuesday, July 19, 2016

Rany R Tyas, Mom Bloger Pecinta Drama Korea

Menjalani kehidupan sebagai ibu rumah tangga memang gampang--gampang susah. Meskipun gampang, tetap saja banyak tangung jawab disana dari yang paling simple sampai yang menyita banyak tenaga dan pikiran ya.. kadang sampe uring-uringan sendiri sih. Tapi, berbeda jika yang menjalani adalah seorang yang aktif menulis apalagi di blog kesayangan. Penalaman pribadi, ada banyak masalah yang bisa dititipkan disana.

Sudah banyak sekali sekarang emak-emak kece yang punya blog dan bahkan gak cuma punya melainkan bisa menghasilkan uang tambahan dari hobinya itu. Ya.. meskipun blogger yang akan saya bahas kali ini nampaknya bukan blogger yang matre matre banget kayak saya, paling tidak kami memiliki kesamaan. Punya anak satu dan sama-sama mulai ngeblog di tahun 2009, tapi kok kita gak pernah ketemu ya Mba Ran?


Mahmud Penggila Drakor

Eaa... Mamah muda satu ini memang pecinta korea, eh bukan dink.. mungkin udah bisa dikatakan penggila drama korea ya.. Entah kenapa setiap ada postingannya yang berbau korea yang bisa saya pantau melalui dashbord blogger saya, ingin sekali nge-klik. Bahasa blognya yang emang gak ada beban sama sekali, meskipun panjang dikali lebar, saya baca sampe abis. Memang sih, saya kurang rutin blogwalking karena memang ada beberapa kerjaan dan akhir-akhir ini semakin malas saja online, efek gak ada job kali ya hahaha..

Meskipun begitu, hal yang paling sering membuat saya ketawa sendiri adalah tulisan-tulisan yang ada hubungannya sama cinta, terlebih cowok-cowok korea yang memang super ganteng itu :D, pinter ndagel hahaa. Pokoknya.. jangan brenti nonton drakor ya :))


Journal Baby Han

Satu yang ingin seorang ibu bagikan adalah aktifitas dan tumbuh kembang anaknya. Mba Rany R Tyas, selalu menuliskan kisah tentang Han putranya yang kadang membuat saya iri. Saya kepengen gitu, buat jurnal yang bisa dibaca dan dibagi ke banyak orang atau bahkan menginspirasi :).

Selain kisah tentang Han, di Blog mbak Rany kita juga akan menemukan banyak sekali tips-tips seputaran media social dan tutorial-tutorial tentang blog.

Genggem Donyo Langkung Seratan

Oh ya.. Tentang Tag line-nya blog Coretan Ran , selaku orang jawa.. saya gak ngerti artinya apa karena bahasanya yang alus, taunya cuma Genggem Donyo tapi yang Langkung Seratan  saya gak paham. Memang kalau yang unik-unik dan beda itu bikin orang penasaran, pengen tau artinya, dan saya lihat ada yang tanya juga di blog Mbak Rany, tapi belum kejawab, bolehlahhh dijawab, paling gak untuk saya ehehehe..

Emmm.. mungkin segini aja kali ya haha.. Maafkannn.. gak bisa posting panjang lebar, efek masih lebaran dan baru ada angin semangat nulis ;).

Monday, July 18, 2016

Selingan

Akhirnya.. jam kerja kembali lagi buat mereka yang kerja kantoran, sekolah-sekolah udah mulai buka kembali, tapi sayangnya, tetangga penjual susu kedelai belum juga jualan, padahal dah kangen :D. Lebaran memang udah lewat, tapi suasananya masih kerasa, terlebih uang yang udah mulai habis wkwkkwkk..

Lebaran kali ini memang berkesan melebihi apapun, rumah Kinza rame sama Embah, Ninik, Pakde, serta Ama Ami-nya. Ada pengalaman seru juga yang kembali mengingatkan saya tentang bagaimana menghargai waktu.

Tetap misinya.. memperbaiki diri terus dan terus. Tulisan ini cuma selingan sih, lama gak nulis jadi agak kaku hehe..

Wednesday, July 13, 2016

Suntuk Banget, Main Game Fishing Hook Aja!

Awalnya, suami saya doyan banget main game ini, kadang sampe saya kesal sendiri liatnya. Tapi akhirnya, saat saya nganggur, saya jadinya ikutan hobi mancing lewat hape haha. Akhirnya.. sayapun ketagihan main game mancing buatan Mobirik ini. Kadang mati lampulah yang meyebabkan saya nganggur pake banget hingga gatel pengen main game, soalnya gak ada yang dikerjain sih :D.


Cara mainnya juga gampang banget, tinggal tarik hooknya trus di tarik ulur gitu deh, ya,.. miriplah sama mancing beneran :D.


Kadang, si Kinza heboh sendiri karena ikannya lepas. Oh ya.. ada akuariumnya juga yang bisa nampung ikan. Kapasitas yang free sih cuma 10 ekor ikan, tapi yang berbayar, bisa mencakup lebih banyak ikan. Kenapa ditaruk diakuarium, biar jualnya mahallll.. dapet koin buat upgrade peralatan mancing.

Seru juga lho, kadang pengen beli juga tu koin buat upgrade alat mancing, soalnya kalau sudah naik level, gak bisa pake pancing versi lama. asik pokoknya.


Pengen main juga? Yuk download gamenya..

Monday, July 11, 2016

Eid Mubarak, Kejutan Manis dari Zalfa Kosmetik

Eid Mubarak! Cerita Idul Fitri pertama saya adalah menerima paket syaaantik dari Zalfa Kosmetik. Baru kali ini saya menjadi orang yang ngerasa dihargai sebagai seorang konsumen, lebayyy..

Nah, jadi ceritanya pas saya lagi naik ke Wonosalam jenguk bapak yang baru keluar dari rumah sakit, eh tiba-tiba udah ada paket cantik di atas meja yang diterima oleh mertua saya di Mojoagung. Saya ngerasa gak pernah beli apa-apa selain 2 pack popok Kinza yang sampai sekarang belum dikirim sama MatahariMall. Tapi, saya lihat dari asal pengirim yaitu Bogor, saya sudah mengira bahwa paket tersebut dari Zalfa Kosmetik. Duhh.. Senengnyaaa.. Soalnya saya baru membeli 2 paket aja dari total ngabisin 3 paket yang 1 adalah free juga :D.

Paket Cantik, Gak Asal Bungkus

Siapa sih wanita yang gak suka di specialin, semua wanita suka dikasih yang manis-manis dan di buat special. Dari bungkusnya aja, paket kosmetik Zalfa udah sangat membuat bahagia, serba pink, ada pita pokoknya cewek banget gitu deh.. Sekalinya di buka.. Wowww... isinya mantab :)).


Isinya Gak Tanggung-Tanggung

Khyaaaaaaa... liat deh isinya, banyak bangett kan, saya beli aja cuma 3 biji sepaket, eh ini ditambah macem macem :D. Adik saya ngiri soalnya ada nama saya di box yang dikasih sama Zalfa. Saya ngebayangin, berapa ratus atau mungkin ribuan paket serupa yang dikirim ke sahabat Zalfa. Dan ketika saya hubungin Ownernya serta bilang bakal saya review, sang owner gak mengharap review karena Paket Idul Fitri dari Zalfa memang bener-bener dikasih free. Saya aja gak tau lo kalau bakal dikirimin kosmetik ini :).


Pengalaman Memakai Kosmetik dari Zalfa

Sudah saya tulis sebelumnya di postingan saya yang ini dan saya sampai kelupaan nulis before afternya, yang jelas kulit saya, yang kata suami memang bener-bener tambah mulus, halus dan cerah. Terlihat putih alami dan memang bener-bener natural. Sayangnyaaa... kadang saya kelupaan pake Zalfa karena memang gak pernah keluar rumah haha.. Mungkin kalau rutin, bakal jauh lebih bagus lagi hasilnya.

Thanks Zalfa.. semoga semakin banyak yang menggunakanmu, semakin besar dan barokah serta membuat wanita Indonesia sadar akan pentingnya menjaga kecantikan secara sehat dan alami, seperti saya yang awalnya juga gak peduli sama kulit muka, tapi sekarang udah mulai perhatian, cieee.. cieee.. ;). Oh ya.. kalo mau intip-intip produknya bisa ke Zalfa.co.id ya.. Website resmi mereka.

Selamat Idul Fitri


Agak telat? Memang sih, tahun ini lebarannya lumayan berbeda, baru tadi pagi mertua pulang ke Kalimantan Timur jadi selama kira-kira 2 pekan saya gak bisa menulis dan ngeblog. Belum lagi, sebelumnya bapak harus di opname lebih dari 10 hari gara-gara trombositnya terjun payung kecapekan.

Semoga kita semua dipertemukan kembali Ramadhan tahun depan, dan semoga Allah menerima amal ibadah kita selama bulan suci Ramadhan ya..

Saya dan Jombloku meminta maaf kalau banyak postingan gak jelas dan agak-agak galau gitu deh, mari kita awali ngeblog kembali ;). Dan nanti InsyaAllah saya akan menulis banyak hal yang sudah terjadi, dan semoga tidak lupa haha..

Saturday, July 2, 2016

Tips Memaksimalkan Acara Mudikmu

Musim liburan telah tiba, tentu saja yang sedang berada diluar daerahnya  karena harus bekerja, kuliah pasti agenda mudik adalah agenda yang paling dinantikan sepanjang tahun, kan? Persiapan musik juga pasti sudah di lakukan jauh jauh hari, dari membeli oleh-oleh, membeli baju baru, menyiapkan bekal, dan juga uang baru serta mulai mencari penginapan bagi yang akan melakukan liburan dengan keluarga sudah dilakukan.

Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat akan mudik atau libur lebaran menurut pengalaman saya ini mungkin akan membantu kamu untuk menjadikan liburan atau mudikmu semakin sempurna.

Menjaga Kesehatan

Hal pertama yang harus dan wajib kamu lakukan tentu saja kesehatan kan. Gak asik pas mudik eh kamunya sakit, gak jadi lebarandonk kita ehehe. Cara menjaga kesehatan tubuh adalah cukup memperhatikan asupan makanan yang kamu konsumsi saat buka puasa ataupun sahur. Jangan sampai kamu kekurangan energi apalagi membuatmu sampai drop. Gak lucu lah yaaa..

Mempersiapkan uang kecil

Banyaknya anak-anak yang akan membaur pasti akan membuatmu butuh uang kecil nantinya. Selain itu, gak mungkin lah kita membiarkan tangan-tangan keponakan, adek atau sepupu kita kosong kan. Di Jawa, tradisi pemberian uang kecil selalu ada, entah itu lima ribu rupiah, sepuluh ribu atau dua puluh ribu pasti ada. Jadi, siapkan aja recehan uang kecil ya. tapi ingat, jangan ditukar di penukaran uang pecahan yang ada di pinggir jalan ya, karena mengandung unsur riba.

Penginapan

Mungkin, agenda mudik kamu bakal ada jadwal liburan bareng keluarga, jika kebetulan rumahmu ada di Semarang, ada baiknya kamu udah mulai mencari harga Hotel Bintang 5 di Semarang atau penginapan yang lebih sederhana agar masih ada tempat yang bisa menampung kamu dan keluarga tercinta.

Silaturahmi

Mumpung pulang kampung, mumpung lagi mudik ada baiknya kamu membuat list rumah kerabat yang akan kamu datengin nanti. Memanfaatkan moment lebaran untuk menyambung silaturahmi kepada sanak saudara dan tetangga sebaiknya dilakukan karena kamu gak selalu bisa pulang dalam waktu yang lama kan. Oh ya.. Cara ini juga bisa memaksimalkan waktu mudikmu ini dengan baik, setidaknya.. kamu tetap ada contact dengan saudara lain, ya.. biar gak ngerasa jadi orang asing gitu lah. Kalaupun ada rencana main dengan teman-temanmu, prioritas keluarga tetap nmer satu ya..

Selamat mudik, selamat idul fitri dan semoga kebersamaan bersama keluarga kelak akan membuatmu semakin semangat melakukan pekerjaan dimasa depan. Aamiin..


Lagu-lagu Zaman Sekarang yang Begitu Fulgar

Dunia artis dari sudut pandang saya adalah dunia abu-abu, yang menurut saya pribadi cukup mengerikan karena, seperti yang kita tahu bahwa, artis biasanya bisa dan boleh melakukan apa saja yang bagi kita orang awam merupakan sesuatu yang tabu. Walau demikian tentu saja ada batas-batas tertentu dimana seseorang dikatakan sudah melakukan hal yang berlebihan baik itu dalam tingkah laku maupun perkataan. Saya sendiri sebenarnya cukup miris dan menyayangkan beberapa artis yang mencoba meraih kepopuleran dengan menyanyikan lagu-lagu yang sepertinya tidak pantas untuk didengar baik oleh orang dewasa maupun oleh anak-anak. Misalnya saja Vincent Setiadi (nama samaran) yang menyanyikan lagu dengan judul "Cinta Satu Malam."

Bahkan tidak jarang juga kita mendengar lagu yang sedikit-sedikit menyerempet kearah yang berbau sex atau lagu-lagu yang sepertinya mengungkapkan sebuah emosi dengan cara yang sangat vulgar. Saya tidak bermaksud untuk menggurui akan tetapi, apa yang saya dengar dan apa yang kita dengar sudah pasti seringkali membuat kita merasa tidak nyaman saat mendengarkannya karena terlalu vulgar atau karena menggunakan kata-kata yang berlebihan.

Saya tidak menyebutkan secara spesifik lagu apa itu tapi yang pasti kamu sudah tahu lagu-lagu apa saja itu. Dan baru-baru ini yang cukup menghebohkan tentu saja keluarnya lagu yang berjudul “Lelaki Kardus” yang dinyanyikan oleh Novi. Lagu yang liriknya bercerita tentang perceraian tersebut tentu saja merupakan lagu yang seharusnya menjadi pukulan bagi orang-orang yang suka kawin cerai atau orang-orang yang kurang menghargai kesetiaan. Akan tetapi, pemilihan kata-kata yang digunakan sebagiannya ada yang sangat tidak pantas untuk diucapkan oleh anak yang masih berusia 12 tahun, lebih-lebih sebuah ucapan atau kata-kata yang ditujukan kepada orang tuanya sendiri lebih-lebih seorang bapak.

Tentu saja secara tidak langsung lagu tersebut mencerminkan dirinya mengenai penghargaannya atau penghormatannya terhadap seorang bapak walaupun sejatinya Bapak tersebut membuat kita sebagai anak merasa sakit hati atau tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Walaupun Indonesia merupakan negara demokrasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kebebasan dalam berbicara, akan tetapi, tentu saja rasanya tetap tidak pantas bagi kita untuk berbicara mengenai hal-hal yang buruk terhadap orang tua lebih-lebih karena mereka memiliki jasa yang cukup banyak terhadap kehidupan kita terutama pada saat kita masih kecil.

Saya jadi membayangkan bagaimana seandainya anak saya yang masih kecil sekarang ini mengerti apa yang dimaksudkan oleh lagu-lagu tersebut atau paling tidak menyukai lagu-lagu itu. Tentu saja dia akan menyanyikannya berulang-ulang kali sehingga akan membekas di hatinya. Atau bahkan mungkin bisa jadi hal tersebutlah yang dijadikan sebagai sebuah acuan yang kemudian membentuk karakter sang anak. Bisa dibayangkan bagaimana jadinya apabila lagu-lagu tersebut mempengaruhi anak-anak lain saat ini.

Saat ini ada banyak Vincent Setiadi yang lainnya yang juga tanpa malu-malu berusaha untuk menelurkan lagu-lagu yang terkadang memaksa kita untuk membayangkan hal-hal yang hanya dilakukan oleh orang dewasa. Dan lebih parahnya lagi, lagu-lagu tersebut sangat mudah populer terutama di kalangan anak-anak. Jadi mungkin itulah sebabnya mengapa saya secara pribadi tidak terlalu sering mendengarkan lagu-lagu dan bahkan di komputer maupun di gadget yang saya miliki, saya sudah tidak menyimpan lagu-lagu atau musik MP3. Selain saya merasa lagu-lagu tersebut adalah lagu-lagu bajakan yang bukan menjadi hak saya.

Semoga saja apa yang saya lakukan saat ini yaitu jarang mendengarkan musik atau lebih selektif dalam memilih musik bisa diikuti oleh anak saya di masa yang sehingga ia akan lebih kerja atau paling tidak anak saya akan lebih kritis dalam memilih lagu yang seharusnya didengarkan.

Friday, July 1, 2016

Nama, Identitas yang Harus Dihargai

Semua orang tua pasti mengidamkan nama anaknya adalah nama terbaik dan selalu mudah diingat oleh semua orang. Nama pilihan yang mereka berikan kepada anak-anak mereka, tentu saja memiliki makna tersendiri yang mungkin saja makna yang mendalam untuk mereka. Oleh karenanya, kita sebagai orang lain yang cuma mendengar saja, seharusnya gak boleh mebully anak-anak orang lain dengan namanya.

Saya sendiri memiliki kesan kurang baik dengan nama anak saya ini. Awal-awal, saya ngerasa bersalah karena memberi nama anak saya dengan kata Kinza, itu semua bukan karena sebab ya.. Ada beberapa orang yang sepertinya sangat sinis menanyakan dengan nada merendahkan dengan pertanyaan-pertanyaan yang ia ajukan kepada saya.

"Apa artinya?"

"Kenapa gak tanya kepada ustadz ini dan itu, padahal nama anak saya aja saya diskusikan lo dengan orang ini dan itu"

Dari sana saya merasa, bahwa saya sedang kena bully-an mereka dengan halus karena pemberian nama tersebut. Mau anak saya dikasih nama Vincent Setiadi, Abdullah.. kan hak saya donk.. Ya.. memang, nama adalah sebuah identitas seseorang dan orang tuanya, identitas yang akan dibawa oleh anak kita sampai nanti ia tumbuh dewasa. Bahkan nama bisa menjadi doa, dengan nama tersebut, anak juga akan terpengaruh dilingkungannya.

Seperti contoh lagi, nama anak pak Gibran atau cucu pak Jokowi yang sempat menjadi perbincangan yang begitu nyinyirnya, karena ini dan itu. Heyyyy.... Jangan sombong. Biarin lah dia dikasih nama jawa yang panjang, mau dikasih nama Muhammad, Vincent Setiadi, atau Jan Ethes itu sudah menjadi hak mereka. Bolehlah mengkritik, asal gak diluar batas juga kali ya. Yang pasti, nama-nama tersebut adalah nama terbaik yang diberikan orang tua kepada anaknya, jadi.. tidak seharusnya kita menjadi salah satu pengusik milik orang lain.

Mojoagung, Susahnya Nyari Keyboard Untuk Laptop

Lebaran kali ini tampaknya akan sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun lalu. Kali ini kami kedatangan nenek dan ninik (kakek) yang jauh-jauh berkunjung dari Kalimantan untuk menjenguk kami dan yang pasti mereka sangat kangen dengan cucunya sehingga mau menghabiskan waktu liburannya di Pulau Jawa. Oh ya, mertua saya sebenarnya datang dari Kalimantan Timur.
Karena harga tiket yang cukup mahal naik beberapa kali lipat dibandingkan dengan hari biasa membuat mertua saya mau tidak mau harus menggunakan kapal laut dari Balikpapan ke Surabaya. Namun dari cerita yang saya dengar, naik kapal saat ini sudah cukup nyaman dan enak, sangat teratur, sangat nyaman, dan bahkan jauh lebih baik dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu. Tentu saja cerita tersebut cukup menghibur walaupun sebenarnya saya tetap merasa bersalah karena belum mampu memberikan tiket pesawat untuk mertua.

Akan tetapi dengan pertemuan ini, kami tentu saja sangat berbahagia dan lebih-lebih kemungkinan besar nenek dan niniknya Kinza akan berlebaran bersama kami disini. Dan kemungkinan besar kami juga akan berlebaran dengan adik yang sedang kuliah di Malang. Sedangkan adik yang ada di Samarinda kemungkinan besar akan menyusul beberapa hari setelah lebaran.

Cari keyboard laptop

Tapi sebenarnya, kali ini saya nggak akan berbicara panjang lebar mengenai hal tersebut. Saya ingin bercerita sedikit tentang pengalaman saya mencari keyboard replacement untuk laptop neneknya Kinza.
Karena saya tinggal di kota kecil, tentu saja sangat sulit untuk mencari peralatan elektronik terutama aksesoris komputer. Jadi mau tidak mau saya harus pergi ke kota yang lebih besar untuk mencari keyboard pengganti.
Setelah muter-muter kesana kemari dan mendatangi salah satu pusat penjualan dan service laptop dan komputer akhirnya saya memutuskan untuk membeli keyboard replacement di salah satu toko komputer di Jombang.
Namun alangkah kagetnya saya karena harga yang ditawarkan ternyata hampir 50% lebih mahal dibandingkan dengan harga pasaran yang saya lihat di internet. Tentu saya tidak juga berharap akan mendapatkan keyboard asli yang sudah pasti harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan keyboard KW.

Sambil menanyakan ketersediaan keyboard di toko komputer tersebut, saya terus bergerilya mencari beberapa toko komputer yang menjual keyboard replacement sesuai dengan spesifikasi laptop yang saya cari, yang lebih murah. Dan alhamdulillah ternyata saya menemukan satu toko komputer yang menjual keyboard replacement.

Kontan saya pun mencoba menelpon dan menanyakan ketersediaan barang yang saya cari. Setelah menelpon saya akhirnya tahu ternyata tempat dimana toko tersebut berada hanya berjarak sekitar kurang lebih 1 km dari tempat saya tinggal. Dan harga yang ditawarkannya pun sesuai atau tidak jauh berbeda dengan apa yang saya lihat di internet. Tentu saja dengan perasaan berbunga-bunga sekaligus dengan perasaan berat hati membatalkan pesanan keyboard di toko komputer yang saya datangi tadi.

Benar saja, ternyata di sana, tepatnya di Terminal Mojoagung terdapat beberapa ruko yang menjual gadget maupun peralatan elektronik seperti laptop dan komputer. Selama saya tinggal di sini baru kali ini saya mengetahui bahwa ada toko-toko.

Setelah menanyakan sedikit mengenai keberadaan toko tersebut melalui telpon kepada pemiliknya, yang sebut saja namanya Vincent Setiadi, saya pun kemudian sampai di tempat tersebut. Sambil berkenalan dan menanyakan barang yang saya butuhkan, saya pun ngobrol panjang lebar dengan si Vincent Setiadi mengenai banyak hal yang kemudian ujung-ujungnya juga menawarkan smartphone. Tapi karena saya sudah punya smartphone, jadi ya... kami tidak ngobrol terlalu banyak mengenai hal tersebut.

Akhirnya bertambah satu lagi toko komputer yang saya tahu yang menjajakan beberapa aksesoris dengan harga murah yang mungkin bisa saya andalkan untuk mencari beberapa kebutuhan di masa yang akan datang. Saya juga sempat menanyakan casing bekas di tempat tersebut. Dan ternyata ada. Dan, dijual dengan harga yang cukup murah, hanya Rp 30.000. Ya lumayanlah untuk menempatkan beberapa hardware yang selama ini hanya saya geletakkan begitu saja di atas meja.