Monday, November 7, 2016

Awal Mula Perkenalan Saya dengan Sabun Cuci Muka yang Bagus

Saya adalah salah satu wanita yang masih kurang peduli dengan sabun cuci muka yang bagus. Saya masih ingat dengan jelas sekolah Ketika pertama masuk sekolah menengah pertama, masih nggak peduli dengan penampilan apalagi warna kulit. Sampai sekarang, kebiasaan tersebut masih saja sering saya lakukan, kalau saja bukan karena punya suami, mungkin akan tetap cuek bebek hehe. Dimana saya tidak peduli sama sekali dengan warna kulit saya atau kulit teman-teman main saya.

Mulai banyak berubah


Yang saya ingat, memasuki kelas tiga sekolah menengah pertama saya mulai peduli dengan warna kulit atau penampilan terutama di area wajah. Karena sebelum-sebelumnya sering berjemur udah jelas kalau kulit saya semakin hitam. Apalagi Emang dasarnya udah gelap.



Waktu itu, Saya berusaha untuk memutihkan wajah dengan menggunakan salah satu produk. Saking kepinginnya putih, saya menggunakan produk tersebut berkali kali dalam sehari. Saya sama sekali nggak tahu dampak yang akan dihasilkan oleh produk tersebut apabila terlalu sering digunakan apalagi, tampaknya memang produk tersebut adalah produk murahan yang diketahu akhir-akhir ini mengandung merkuri, dan tentu efeknya bisa sangat berbahaya bagi kesehatan kulit.

Kurangnya informasi dan karena keinginan yang menggebu-gebu untuk bisa tampil lebih cantik membuat saya tidak banyak berfikir soal kerugian menggunakan sebuah produk kecantikan tanpa mempertimbangkan banyak hal terutama dampaknya bagi kesehatan.

Sebenarnya pada awal-awal, saya tidak pernah melirik menggunakan produk perawatan wajah khusus alhasil, saya sering menggunakan sabun mandi biasa untuk mencuci muka. Pada saat itu rasanya tanpa menggunakan sabun cuci muka fine-fine aja. Tapi mungkin efeknya akan terasa pada saat kita mulai menginjak usia 20 tahun ke atas di mana kulit sudah mulai kehilangan banyak minyak, elastisitas, dan banyak terkena bahan bahan kimia yang membuatnya terlihat lebih muda kusam atau bahkan muncul bintik-bintik hitam.

Merawat kulit, memang berawal dari hal-hal kecil seperti kebiasaan mencuci muka. Dan mencari sabun cuci muka yang bagus memang tidak gampang. Akan tetapi bukan berarti tidak ada. Saya sendiri beberapa kali mencoba beberapa produk sabun  pencuci wajah yang memang diformulasikan khusus untuk wajah berminyak, sesuai tipe kulit yang saya miliki.

Pada saat itu, Saya membeli sabun ini berdasarkan iklan di TV atau berdasarkan apa yang saya anggap bagus. Sama sekali Saya tidak mempertimbangkan bahwa sabun cuci muka walaupun diformulasikan untuk muka namun harus disesuaikan dengan tipe kulit. Mungkin Itulah kesalahan yang saya lakukan sehingga ketika menggunakannya untuk pertama kalinya saya mengalami jerawat di muka.


Exfoliasi Sederhana


Setelah mengenal internet, semakin banyak pengetahuan yang saya dapatkan terutama soal cara mencuci muka dan tips memilih sabun perawatan wajah yang tepat untuk jenis kulit yang kita miliki. Kalau sekarang, yang pasti saya sudah menemukan sabun  yang bagus dan yang memang cocok untuk kulit wajah saya. Namun selain mengandalkan sabun wajah, Sebenarnya saya juga merawat kulit wajah dengan melakukan eksfoliasi beberapa kali dalam sebulan agar sel-sel kulit mati juga bisa ikut terangkat.

Saya tidak menggunakan exfoliator khusus, melainkan saya hanya menggosok-gosokkan kulit wajah setelah di sabun. Gosokan-gosokan lembut untuk menghilangkan daki dan mengangkat sel-sel kulit mati saya rasa cukup efektif untuk membuat wajah terlihat lebih cerah dan tidak berminyak. Untuk menggosok-gosokkan kulit wajah sesaat setelah menggunakan sabun cuci muka yang bagus dan dibilas, Saya biasanya menggunakan ujung-ujung jari terutama untuk menggosok-gosokkan bagian pipi, di bagian bawah bibir dan di dahi.

Kalau ada diantara kamu yang mau mencoba, mungkin saya sarankan menggunakan exfoliator alami untuk mengangkat sel kulit mati agar kulit wajah tampil lebih cerah dan agar sel kulit mati yang tidak terangkat bisa ikut terangkat. Diantara beberapa exfoliator alami yang bisa diandalkan adalah, garam, gula, dan lain-lain. Semoga cerita saya dapat dijadikan pelajaran untuk kita semua, bahwa pentingnya memilih skin care sebelum mulai menggunakannya.

No comments:

Post a Comment