Wednesday, November 16, 2016

Hebat! Indonesia di Peringkat 5 Negara Paling Potensial untuk Bisnis Retail

Kalau kita lihat di sekeliling kita, saat ini bisnis retail semakin banyak diminati bahkan perusahaan-perusahaan besar mulai melirik bisnis retail sebagai kaki tangan Sumber penghasilan mereka. Kalau dulu berbagai bentuk bisnis retail seperti minimarket dan supermarket hanya kita temukan di kota-kota, sekarang hingga ke desa-desa sudah banyak kita temukan minimarket.

Yang pasti, hal tersebut tidak lepas dari banyaknya keuntungan yang bisa didapatkan melalui bisnis yang satu ini. Gadis Baru beberapa tahun yang lalu Ketika saya masih berada di salah satu kecamatan di Kalimantan Timur, di sana saya tidak menemukan banyak minimarket di tahun pertama saya berada di sana. Di tahun kedua Sebelum saya bertolak kembali ke Jawa ketika berjalan-jalan, tampak mulai banyak bermunculan minimarket minimarket yang hampir semuanya berada di lokasi yang paling strategis.



Saat kembali ke Jawa, minimarket minimarket populer tersebut bahkan saya temukan di dekat rumah (kontrakan) yang notabenenya bisa dikatakan masih kampung atau bagian dari Desa. Mengejutkan? Tidak juga. Karena memang bisnis ini seperti yang saya sampaikan di bagian atas sangat menjanjikan. Konsumen di Indonesia yang unik membuat bisnis retail semakin berkembang dan banyak diminati.

Mungkin banyak diantara kita yang mengenal bangsa Indonesia ini sebagai bangsa yang ekonominya tidak semaju Jepang, Korea, apalagi Malaysia. Namun kemampuan beli masyarakat terus meningkat dari tahun ke tahun hal tersebut tidak lepas dari meningkatnya UMR atau jumlah gaji para pekerja.

Efeknya, semakin banyak orang yang mampu membeli barang barang mewah atau barang-barang mahal. Bahkan, banyak orang yang saat ini tampaknya sudah mulai tidak terlalu memperdulikan perbedaan harga saat berbelanja. Indonesia berada di peringkat 5 negara paling potensial untuk bisnis retail. Hal tersebut Pasti sangat menarik bukan? Karena bisnis retail bisa dijalankan dengan modal yang kecil atau modal yang besar. Berbagai jenis bisnis retail seperti warung kelontong atau pedagang asongan adalah contohnya.

Bisnis retail di bkpm adalah yang paling banyak diminati terutama oleh pemodal asing yang ingin berinvestasi di dalam negeri. Baru-baru ini, pemerintah sudah merevisi daftar negatif investasi sehingga memberikan kesempatan yang lebih luas dan terbuka kepada pemodal asing untuk beri prestasi pertama di sektor bisnis retail.

Tidak tanggung-tanggung, bisnis seperti e-commerce bahkan diusulkan oleh pemerintah bisa dikuasai 100% oleh investor asing. Kemudian berbagai bentuk mini market hingga Departemen Store dengan ukuran tertentu, investor asing tetap bisa berinvestasi dalam jumlah yang besar. Minimarket dengan luas 400 m2 atau lebih kecil dan supermarket yang luasnya hingga 1200 M2 atau lebih kecil bisa dimanfaatkan oleh investor asing untuk menanamkan modalnya hingga 33%. Sedangkan untuk Departemen Store yang luasnya dibawah 2000 M2 bisa disuntikkan dana oleh investor asing hingga 67%.

Gambaran di atas sudah pasti akan membuat kita Masyarakat Indonesia sedikit terhenyak. Namun bagi saya pribadi, sekarang apa di masa yang akan datang, hal ini pasti terjadi. Jika tidak ingin menjadi babu dirumah sendiri, sudah waktunya kita bergerak (action) untuk berbisnis dan menggeluti sektor-sektor yang paling menjanjikan seperti bisnis retail contohnya.

3 comments:

  1. Negara kita hebat ya. Perekonomiannya emang naik secara signifikant..Ikut senang...

    ReplyDelete
  2. Bisnis retail itu kaya alpamart bukan sih?

    ReplyDelete
  3. Di kampungku udah ada beberapa

    ReplyDelete