Monday, December 5, 2016

Negara Paling Bahagia di Dunia, Indonesia?

Kamu yang tinggal di Indonesia, sudah bahagiakah kamu? Menurut kepala United Nations Social Development Network (UNSDN) PBB yang merilis indeks kebahagiaan dunia tahun 2016, Indonesia menempati peringkat 79 dari 157 negara. Peringkat Indonesia ini di bawah sejumlah negara tetangga di Asia Tenggara, seperti Malaysia yang menduduki peringkat 47, lalu Singapura yang menempati posisi 22, Thailand yang mendapatkan peringkat 33. Negara-negara tersebut menempati urutan yang lebih tinggi dalam indeks tersebut.



Pasti, kamu penasaran negara mana yang dinilai paling bahagia? Mari kita ulas singkat di sini:


Denmark, Negara Paling Bahagia di Dunia


Denmark menepati urutan pertama sebagai negara yang paling bahagia di seluruh dunia. Kedudukan ini menggeser posisi Swiss yang pada tahun lalu menempati urutan pertama.  Jika kamu berlibur ke Swiss, maka kamu bisa berkunjung ke Danau Jenewa. Tak sebarangan danau, tapi danau ini jadi salah satu danau terindah di dunia dan terbesar di Eropa dengan luas sekitar 600 km persegi.

Hal yang menarik di danau ini adalah jika kamu melihat dari ketinggian maka bentuknya akan seperti bulan sabit. Tak lengkap rasanya jika ke Denmark tapi tak coba olahraga ski-nya. Maka untuk mencoba pengalaman olahraga ski, kamu bisa mampir ke kota Zermatt.

Kota Zurich juga tak boleh lupa untuk kamu kunjungi, kota ini jadi kota yang paling banyak dikunjungi dengan suasana hutan yang tenang dan damai.

Negara lainnya yang berada dalam 10 besar negara paling bahagia di antaranya adalah Australia, Selandia Baru, dan Belanda. Kamu penasaran, apakah negara ini memang jadi negara paling bahagia? Kamu bisa mulai berlibur ke negara tersebut dan berburu tiket pesawat promo untuk berkunjung ke sana.

Negara yang Menduduki Posisi Terendah


Negara yang menduduki posisi terendah seperti Suriah dan Afghanistan. Hal ini dilandasi bahwa negara tersebut adalah negara yang dilanda perang atau keamanan yang tidak stabil.
Indeks United Nations Social Development Network (UNSDN) dalam mengukur kebahagiaan suatu negara dinilai dalam skala 0 sampai 10 dengan mempertimbangkan faktor-faktor berupa pendapatan per-kapita, dukungan sosial, usia harapan hidup sehat, kebebasan menentukan pilihan, kedermawanan, dan persepsi korupsi.

Peringkat Indonesia


Berdasarkan indeks tersebut, Indonesia memperoleh nilai 5,314, di mana nilai tersebut masih kalah negeri jiran Malaysia yang mendapatkan nilai 6.005.  Dalam urusan pendapatan per kapita, warga Malaysia rata-rata memperoleh penghasilan tiga kali lipat lebih banyak dibanding warga Indonesia.

Tapi, uang bukan satu-satunya penentu kebahagiaan. Buktinya warga Filipina yang rata-rata mendapatkan penghasilan lebih rendah dibanding Indonesia, terbukti  bisa hidup lebih bahagia. Kenapa bisa begitu? Karena mereka bisa bebas menentukan pilihan hidup dan lebih dermawan.

Kebahagiaan Tak Hanya Diukur dari Uang


Menurut kepala United Nations Social Development Network (UNSDN)  yang juga penasihat khusus Sekretaris Jenderal PBB, Professor Jeffrey Sachs, mencontohkan bagaimana Amerika Serikat selalu menduduki peringkat 13 dan tak pernah bertambah bahagia, padahal negara ini sudah menimbun kekayaan dalam 50 tahun terakhir.

Sachs membagikan pesannya, bagi masyarakat yang hanya mengejar uang, maka kamu termasuk mengejar sesuatu yang salah. Jika melakukan hal ini maka keterikatan sosial kamu semakin renggang, tidak ada kepercayaan sosial, demikian pula dengan kepercayaan terhadap pemerintahan.

Bahagia Meski  Kekuatan Ekonominya Lemah


Menurut Sachs, kepala United Nations Social Development Network (UNSDN)  mencontohkan Kosta Rika, yang menduduki peringkat 14 di atas negara-negara maju lainnya seperti Inggris yang menduduki posisi 23, dan Prancis yang menduduki peringkat 32. Hal ini mencontohkan bahwa masyarakat di Kosta Rika bisa sehat dan bahagia meski bukan merupakan kekuatan ekonomi dunia.
Laporan indeks kebahagiaan ini mengingatkan kita bahwa “Pembangunan ekonomi yang mengabaikan faktor sosial dan lingkungan akan berdampak buruk pada kebahagiaan manusia”.

"Dalam beberapa tahun terakhir, banyak negara yang berhasil meraih pertumbuhan ekonomi namun hanya menghasilkan peningkatan ketimpangan sosial dan kerusakan lingkungan”.

Tahukah kamu? Bahwa saat ini ada empat negara di dunia yang khusus mengangkat menteri kebahagiaan dalam kabinet pemerintahannya, seperti di Bhutan yang menduduki peringkat 84, Ekuador posisi 84, Uni Emirat Arab yang mendapatkan peringkat 28, dan Venezuela yang memegang posisi ke 44.

Kamu ingin membuktikan sendiri, apakah negara yang masuk dalam daftar tersebut apakah benar-benar bahagia atau tidak? Maka kamu bisa langsung cari tiket promo untuk berlibur sendiri Denmark, Selandia baru, Australia ataupun Belanda

1 comment: