Wednesday, March 15, 2017

Agar Istri Hamil Anak Sehat, Suami Harus Lakukan Hal Ini

Hamil Anak Sehat - Meskipun wanitalah yang mengandung selama 9 bulan, namun peran serta seorang ayah melalui “spermanya” juga bisa mempengaruhi kehamilan yang sehat. Agar anak yang dikandung Ibu adalah anak yang sehat dan prima, maka saat mulai merencanakan kehamilan, seorang suami setidaknya harus melakukan hal-hal berikut ini.


Memeriksa berat badan


Terlalu kurus, atau sebaliknya terlalu gemuk, kedua-duanya memiliki efek negatif pada sperma pria. Selain itu, hal tersebut juga bisa menyebabkan libido seks pasangan menjadi menurun dan kinerjanya secara keseluruhan juga menjadi kurang baik.



Jika suami kelebihan atau kekurangan berat badan, mintalah ia untuk melakukan diet sehat agar berat badannya menjadi lebih ideal.

Beberapa makanan penting yang bisa dikonsumsi agar tubuh suami dan spermanya bisa menjadi lebih baik diantaranya adalah: sayuran, buah-buahan, protein tanpa lemak, susu, dan biji-bijian.


Penuhi kebutuhan asam folat


Tidak hanya ibu yang harus memenuhi kebutuhan asam folat mereka sebelum dan saat mengandung untuk menjaga agar anak bebas dari cacat. Melainkan, seorang suami juga harus memenuhi kebutuhan asam folat harian mereka.

Seorang pria yang bisa memenuhi kebutuhan asam folat hari yang mereka memiliki tingkat ketidaknormalan kromosom yang lebih rendah. Sehingga, sperma yang dimiliki oleh pria tersebut otomatis akan lebih sehat dan lebih baik.

Hal tersebut sangat penting mengingat apabila sperma memiliki kromosom yang tidak normal, hal tersebut dapat menyebabkan bayi lahir cacat atau bahkan dapat menyebabkan keguguran.

Menurut penelitian, lebih dari setengah keguguran yang terjadi di trisemester pertama dikarenakan kelainan kromosom pada embrio.

Di antara sumber asam folat antara lain: sayuran berdaun hijau, buah jeruk, kacang-kacangan, dan bisa juga berasal dari biji-bijian.


Buang jauh-jauh kebiasaan buruk


Salah satu kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh seorang suami (pria) adalah merokok. Kebiasaan tersebut menyebabkan jumlah sperma menjadi lebih sedikit dan kemampuan sperma berenang lebih lambat.

Menurut ahli kesehatan, seorang pria yang berencana untuk menghamili istrinya, setidaknya harus berhenti merokok 3 bulan sebelumnya. Selain rokok, tentu saja berbagai hal-hal negatif lainnya seperti minuman keras maupun obat-obatan terlarang lainnya wajib dihindari.


Periksakan diri ke dokter


Memeriksakan diri secara menyeluruh untuk konsultasi kehamilan juga harus dilakukan oleh seorang suami untuk mengetahui tingkat kesehatan dan kesuburannya.

Beberapa hal yang perlu didiskusikan dengan dokter diantaranya adalah: Mengenai berat badan (BMI), obat-obatan apabila suami menggunakan obat-obatan tertentu, faktor gaya hidup yang bisa mempengaruhi kesuburan, kelainan genetik yang dapat menyebabkan bayi beresiko, dan lain-lain.


Hindarkan diri dari berbagai hal yang berbahaya di rumah maupun di tempat kerja


Seorang pria yang berencana untuk menghamili istrinya juga harus menghindari berbagai hal yang dapat menyebabkan penyakit seperti bahan kimia atau pestisida yang berbahaya yang dapat menyebabkan komposisi sperma berubah dan dapat menyebabkan bayi cacat lahir atau lahir prematur.

Setidaknya, sperma membutuhkan waktu 3 bulan untuk berkembang dan menjadi matang. Jadi, cobalah untuk menghindari bahan-bahan kimia yang berbahaya yang dapat mempengaruhi sperma.

Itulah hal-hal penting yang harus dilakukan oleh suami agar istrinya bisa mengandung anak yang sehat, bebas komplikasi, dan agar istrinya bisa mengandung tanpa masalah hingga pasca persalinan.

No comments:

Post a Comment