Monday, March 27, 2017

Kegiatan Sederhana yang Bisa Mendorong Perkembangan Fisik Balita

Bunda, jika kamu punya balita di rumah dan ingin agar mereka berkembang dengan baik secara fisik, dan ingin membuat mereka terlihat gembira, senang, dan bahagia setiap saat, bunda tidak harus repot-repot mengeluarkan banyak uang untuk pergi ke tempat-tempat yang tersedia berbagai wahana permainan anak.

Anak-anak (usia 18 bulan ke atas) cenderung bisa menikmati berbagai permainan tanpa pandang bulu.

Anak bermain
via vincigenius[dot]com

Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk melatih dan mendorong perkembangan fisik balita agar kemampuan mereka dalam berkomunikasi, dalam memecahkan masalah, mengendalikan diri, hingga bermanfaat juga untuk mengembangkan keterampilan motorik kasar maupun halus mereka.

Diantara kegiatan-kegiatan sederhana yang bisa mendorong perkembangan fisik balita yang bisa bunda coba di rumah tanpa mengeluarkan biaya diantaranya adalah:


Melatih imajinasi anak


Hand shadow puppet
via http://dramaelementary[dot]blogspot[dot]co[dot]id


Di kamar, cobalah untuk mematikan lampu dan menutup tirai. Kemudian manfaatkan senter yang dinyalakan lalu di arahkan ke dinding. Tempatkan senter tersebut di atas bantal agar bunda bisa bebas bermain dengan anak.

Dengan menggunakan cahaya lampu senter, buatlah bayangan-bayangan yang bisa memancing imajinasi anak. Seperti, cobalah membuat burung terbang, membuat bentuk-bentuk binatang, atau membuat bentuk-bentuk benda yang mungkin bisa dikenali oleh anak. Tidak hanya membuat banyangan menggunakan tangan, bunda juga bisa mencoba teknik wayang dengan kertas.

Melatih ketangkasan mereka


Anak meloncat
via jumpsanddowns[dot]com


Untuk melatih ketangkasan anak rumah, ada banyak hal yang bisa bunda lakukan. Misalnya, cobalah menurunkan kasur busa di lantai dan kemudian ajak anak meloncat dan berguling-guling di atasnya. Bunda juga bisa memanfaatkan bantal untuk disusun sedemikian rupa agar anak-anak bisa melatih keseimbangan.

Permainan ini walaupun sederhana namun bisa sangat bermanfaat untuk membuat mereka senang, ini juga akan melatih kemampuan mereka dalam menjaga keseimbangan, membantu meningkatkan kemampuan motorik kasar, keterampilan yang membantu perkembangan kognitif anak, dan lain-lain.

Cara lain yang bisa bunda coba adalah dengan memanfaatkan selotip. Misalnya, bunda bisa membuat garis-garis lurus atau garis-garis yang berbelok di lantai. Kemudian mintalah anak untuk berjalan mengikuti garis tersebut, melompat, atau berhenti di tempat-tempat tertentu.

Main petak umpet


Main petak umpet
via td[dot]org


Main petak umpet juga memiliki banyak manfaat. Sebagian besar, anak-anak selalu bisa menikmati permainan ini. Akan tetapi, anak-anak yang lebih muda biasanya harus dilatih terlebih dahulu agar bisa memahami permainan apa yang sedang mereka lakukan.

Menari


Anak menari
via sotadancedenver[dot]com


Semakin aktif anak bergerak, maka kondisi fisiknya akan semakin baik. Begitu juga dengan kesehatannya. Menurut ahli, jika anak-anak rutin bergerak dan aktif bermain, imun tubuh mereka akan meningkat.

Salah satu cara yang bisa bunda coba untuk membuat anak aktif bergerak adalah dengan mendengarkan mereka musik, entah itu lewat radio atau MP3 player atau mungkin bunda juga bisa memanfaatkan smartphone.

Pilihlah lagu-lagu yang iramanya menyenangkan yang bisa membuat kita tertarik untuk bergoyang.

Bunda juga bisa memilih lagu-lagu yang memiliki tempo lambat, kemudian cepat, alias lagu dengan tempo yang bervariasi. Jangan malu untuk memberikan anak contoh. Mereka akan dengan cepat meniru. Lama-lama, ini akan menjadi sebuah kebiasaan, sehingga mereka bisa bergerak mengikuti irama.

Mengenal warna

Sebisa mungkin, hindari mengenalkan gadget pada balita karena mereka akan menjadi pasif dan malas bergerak. Sebaliknya, ajaklah mereka bermain atau biarkan mereka melakukan apapun yang menjadi imajinasi mereka, namun dengan pengawasan dan tentunya, mereka juga bisa melakukan permainan-permainan yang sekiranya aman.

Anak-anak bisa dilatih belajar warna melalui berbagai media. Misalnya, saat mereka memegang mainan tertentu, bunda bisa menyebutkan nama mainan tersebut sambil menyebutkan warnanya. Atau, jika bunda mencoba menyuruh anak untuk mengambil sesuatu, selain menyebut nama benda dan posisinya, bunda juga bisa menyebutkan warnanya sekaligus.

Latih mereka melempar


Anak melempar
via meenas17[dot]com


Melempar, bisa membantu meningkatkan ketangkasan anak. Beberapa cara melatih anak melempar diantaranya adalah: melempar kertas ke keranjang sampah, melempar baju ke keranjang pakaian kotor, atau dengan membelikan mereka bola berukuran kecil dan sedang.

Bunda bisa bermain lempar-lemparan dengan anak menggunakan bola tersebut. Sesuaikan dengan usia dan kemampuan anak. Jangan lupa untuk selalu memberikan tantangan baru yang lebih sulit setelah mereka menguasai yang mudah-mudahan.

1 comment:

  1. Yang melempar itu si zafran suka, apalagi pas dia ngambek.. semua dilempar. Hadeuh

    ReplyDelete