Monday, December 11, 2017

Tips Berkomunikasi Dengan Pasangan Hidup

Setidaknya, sekarang saya mengerti apa itu artinya pasangan untuk saya. Pasangan hidup yang sesungguhnya dan dia yang mengerti banyak hal tentang kita dari kelebihan yang banyak dan banyak kekurangan :D. Kadang saya heran sama orang yang menurut saya salah cara melakukan komunikasi dalam rumah tangga ini, banyak hal yang mereka lupakan. Bahwa komunikasi dengan pasangan adalah bersifat rahasia. Selain itu, cara mengungkapkannya meskipun itu adalah sebuah kekesalan, setidaknya kita bisa memilih cara yang baik. Bukan dengan teriak lantang sampai terdengar tetangga ya, mungkin yang teriak gak malu karena sudah biasa, tapi yang dengerin ini jadi canggung sendiri. Dih pengalaman pribadi deh dia hahaha..

Tips Berkomunikasi Dengan Pasangan Hidup

Dan ya... semoga saja saya dan suami bisa terus belajar untuk menjalin komunikasi yang baik. Asal gak ada yang disembunyikan seburuk apapun itu, InsyaAllah kehidupan rumah tangga akan indah dan bahagia. Dan mungkin kamu mau tau gimana cara saya melakukan komunikasi ini. Entah itu membicarakan kita berdua, cara merawat anak-anak sampai menyelaraskan kembali visi dan misi kehidupan rumah tangga yang kita jalani.


Bicara Disaat santai


Tips berkomunikasi dengan pasangan yang pertama yang bisanya saya dan suami lakukan adalah melakukan pembicaraan disaat sedang santai. Entah itu berdua atau saat nemenin anak-anak main. Meskipun tiap hari kami menemani mereka bermain sih, tetap saja kadang kita sibuk satu sama lainnya. Waktu santai juga kadang ada disaat suami nemenin saya masak walau cuma sebentar dan jarang pastinya haha. Rasanya itu seperti punya pendengar yang baik aja apalagi keadaan hati juga ikut santai, apapun yang kita omongin jadi gampang diterima dan dicarikan solusinya. Kadang kita juga ngomongnya sama becanda gitu, meskipun terlihat pendiam, sebenernya suami saya itu orangnya humorin

Selepas sholat berjamaah


Waktu ini biasanya untuk membicarakan tentang anak-anak dan seputar pendidikan juga ilmu-ilmu yang seharusnya dipakai sehari-hari. Komunikasi yang kami lakukan selepas sholat berjamaah ini memang paling adem dan menyenangkan. Bukan kayak disinetron-sinetron gitu ya haha.. (padahal saya gak pernah nonton tivi). Kehidupan nyata memang berbeda dengan acara tivi, paling gak.. enggak seromantis danselebay ditivi lah haha.

Dimalam hari atau Menjelang Tidur


Kalau mau tidur sebenarnya ya kita tidur aja, apalagi si bayi yang minta ditemenin. Saya lebih sering menghabiskan waktu tidur saya dengan anak-anak dibanding dengan suami, tepatnya saya yang ketiduran duluan. Kalau saya kebangun malam dan kebetulan suami masih melek, kadang kita mengevakuasi tindakan-tindakan yang udah kami lakukan dihari itu. Terutama masalah anak lagi dan lagi lagi anak. Suami lebih sering ngingetin saya buat sabar ngadepin anak pertama saya Kinza. Kadang saya emang gak bisa nahan diri. Kinza sukanya nggodainnn aja. Ada aja hal yang kami ributkan, dari berisik saat adeknya tidur sampai dianya yang gak mau tidur-tidur, kesel kan haha.

Saat bepergian atau melihat suatu kejadian


Bepergian dan melihat sesuatu ditempat umum adalah pelajaran terbaik yang harus kami petik. Kadang ada sesuatu yang suami sukai, beliau ngomong ke saya begini dan begitu. Kadang juga ada yang suami enggak sreg sama sesuatu, langsung juga diungkapin ke saya bahwa kita gak boleh begini dan begitu. Komunikasi sederhana seperti ini sebenarnya yang menjadikan kita lebih ngerti satu sama lainnya. Kita lebih memahami satu dengan yang lainnya. Yang akhirnya, bisa bikin kita tenang dan juga ngerasa bahagia setiap hari.

Komunikasi yang baik antar pasangan juga akan menimbulkan rasa sayang dan melindungi untuk berusaha tidak menyakiti satu sama lainnya. Karena kehidupan rumah tangga itu sudah jadi satu bagian kehidupan dua manusia beserta anak-anaknya, lhoh kok kayak mendongeng ya haha..

Jadi... Gimana cara kalian berkomunikasi dengan pasangan tercinta? Boleh kok share.

2 comments:

  1. Saya istri baru nih mbak, dan memang kadang saya kelewat emosi kalo suami gak peka. Hehehe padahal istri gak boleh sering marah-marah sama suami ya :''')
    Postingan mbak ini ngingetin saya lagi untuk lebih menahan diri dulu kalau ada sifat suami yang gak pas dan membicarakannya ketika waktu yang tepat :)

    ReplyDelete