Friday, December 9, 2011

Cara Mengungkapkan Perasaan Terpendam

Cara Mengungkapkan Perasaan Terpendam
Terimakasih Untuk Kamu..
Yang mungkin tak akan pernah terlihat oleh siapapun, tak akan pernah di ketahui oleh siapapun dan tak  akan pernah terbaca oleh siapapun.

Terimakasih Untuk Kamu..
Saya yang selalu bisa tersenyum dalam ranum yang tak tertebak, saya bisa menjadi apapun seperti yang saya mau. Biarlah saya di anggap labil, anak kecil, dan mungkin sangat lebay kepada mereka yang tak bisa menuliskan perasaannya, atas mereka yang tak pernah bisa mengungkap apa yang mereka rasakan. Kasian mereka :), seharusnya itu yang saya ucapkan untuk mereka 'kan.

Terimakasih Untuk Kamu..
Yang telah mau melukis semua keindahan tanpa batasan, saya bisa karena kekuatan itu, Saya mampu juga karena itu. Dan saya sedang mencari "Kamu" dalah dunia yang berbeda.

Terimakasih Untuk Kamu..
Biarlah saya membuat senyuman di banyak bibir yang mungkin hanya bisa terkatup, tak bisa tersenyum atau mungkin bibir-bibir itu terkena sariawan stadium lanjut hingga tak bisa tersenyum, Saya bisa karena kamu, dan Kamu juga yang telah membuat saya jadi terbiasa.

Terimakasih Untuk Kamu..
Dengan waktu yang tak banyak, kesempatan yang tak pernah ada, kehidupan yang jauh, dan sesuatu yang lain begitu sangat menyakitkan. Saya belajar bagaimana harus menyimpan semua ini sendiri, dasar untuk hati sendiri, diam, berfikir dan memohon kepada Penguasa hati dan Perasaan. Saya yang lebih tau.. banyak hal yang tak dapat di ungkapkan, begitupun dengan kamu.

Terimakasih Untuk Kamu..
Terimakasih untuk sebuah kebersamaan yang tak pernah ada..
Terimakasih untuk setiap rasa sakit yang tergores sempurna..
Terimakasih untuk setiap waktu yang selalu membuatku tersenyum..
Menggelikan.. Manis..
Terimakasih Untuk semuanya...

Saya hidup untuk belajar, mengerti dan bersabar dalam hal apapun. Bukan hanya  untuk menebar sebuah keburukan yang membuat saya dan semua yang saya miliki hancur begitu saja.

***
Catatan bodoh dari sebuah pembodohan yang begitu indah, hey.. cinta itu bukan pembodohan, saya menikmati gradasi hati yang begitu berwarna. Kenapa harus takut melukiskan perasaan yang kita miliki, perasaan adalah raja dari warna kehidupan yang jauh akan lebih indah, yah... mungkin dengan tulisan seperti ini. Dan beginilah Cara mengungkapkan Perasaan terpendam dengan sempurna..  Lewat tulisan :), selamat mencoba.




6 comments:

  1. Terimakasih untuk kamu juga, Nuel

    Eh, ini gak ada malware kok
    Katanya kena malware tadi di Google plus

    ReplyDelete
  2. ....mungkin sangat lebay kepada mereka yang tak bisa menuliskan perasaannya, atas mereka yang tak pernah bisa mengungkap apa yang mereka rasakan. Kasian mereka :), seharusnya itu yang saya ucapkan untuk mereka 'kan.

    ahh saya tersindir nih -___- hahha..

    ReplyDelete
  3. wah keren banget mbak, punya perasaan terpendam ngga ? :D

    ReplyDelete
  4. Kalau gw cara ngungkapin yah diucapkan, bukan ditulis, uakakaka, Ayoo lah khukho, gak usah malu malu ngungkapin. kakakaka

    ReplyDelete