Ajarkan Anak Manfaat Kerjasama agar Masa Depan Mereka Sukses

Orang tua mana yang tak ingin anaknya sukses pada saat mereka besar nanti?

Saya yakin semua orang tua pasti menginginkan masa depan yang cerah untuk anak-anak mereka. Buktinya, tidak sedikit orang tua yang rela mengeluarkan banyak uang untuk membiayai pendidikan mereka, agar mereka memiliki kesempatan mengasah skill. Tak jarang juga orang tua membekali anak-anak mereka dengan pengalaman-pengalaman yang membutuhkan biaya besar.

Sukses
Orang sukses

Adalah sebuah kenyataan apabila, mengajarkan si Kecil berbagai “pelajaran-pelajaran penting dalam kehidupan” sedini mungkin, akan sangat menguntungkan bagi mereka di masa yang akan datang.

Pasalnya, semakin dini anak-anak mulai mempelajari berbagai macam keterampilan, maka akan semakin mudah mereka menguasainya dan akan semakin ahli mereka menggunakannya seiring dengan bertambahnya usia. Salah satu jenis pelajaran paling penting yang sebaiknya diajarkan sejak dini adalah kerjasama.

Manfaat kerja sama akan mereka rasakan seumur hidup. Karena pada dasarnya, kita adalah makhluk sosial yang harus bisa berkomunikasi dan tahu bagaimana cara memaksimalkan potensi pada diri sendiri maupun potensi yang ada pada lingkungan (orang yang ada di sekitar).

Keuntungan Melatih Anak Bekerja Sama Sejak Dini

Manfaat kerja sama
Anak belajar bekerja sama
Mengajarkan anak-anak bagaimana cara bekerja sama dengan tim (team work) sejak masa kanak-kanak akan memainkan peranan penting dalam membantu mereka meraih keberhasilan atau kesuksesan pada saat mereka dewasa kelak. Sejumlah keuntungan-keuntungan yang akan diperoleh oleh anak-anak apabila pandai bekerja sama di antaranya adalah:


  1. Anak-anak bisa memimpin dengan baik. Seorang pemimpin yang hebat harus memiliki: kecerdasan emosi dan bisa memberikan visi yang jelas bagi tim
  2. Bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Melatih anak-anak bekerja sama akan membuat mereka menyadari bahwa bekerja bahu-membahu akan membuat pekerjaan bisa selesai lebih cepat dibandingkan dengan apabila dikerjakan sendiri
  3. Pekerjaan sulit jadi terasa lebih mudah. Sebagai manusia, tentu saja kita memiliki banyak keterbatasan. Hal ini pun akan diketahui anak-anak pada saat mereka mempelajari bagaimana caranya bekerjasama. Dengan bekerjasama, anak-anak bisa menyelesaikan permasalahan yang rumit dan tidak mampu mereka selesaikan sendiri sekalipun. Tentunya, dengan bantuan orang lain
  4. Anak-anak bisa mengenali kemampuan mereka sendiri. Manfaat mempelajari kerjasama bagi anak-anak selanjutnya adalah, mereka akan lebih bisa mengenali dan menggali potensi yang ada pada diri mereka. Sehingga mereka bisa melihat kelebihan dan kekurangan pada diri mereka. Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing, anak-anak bisa memilih orang-orang yang tepat untuk diajak bekerja sama, yaitu orang-orang yang memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimilikinya
  5. Menghadirkan lebih banyak ide. Kerjasama tidak hanya akan membuat pekerjaan lebih mudah selesai dan jadi lebih ringan, tapi juga akan menghadirkan berbagai macam perspektif dan ide serta feedback yang mungkin selama ini tidak dipikirkan oleh anak
  6. Menambah pengalaman. Dari kerjasama, anak-anak bisa mempelajari pengalaman-pengalaman atau skill baru yang mereka lihat dari individu-individu di dalam tim
  7. Kerjasama akan meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Mempelajari kerjasama akan membuat anak menyadari bahwa, melalui teamwork mereka akan mendapatkan peningkatan efisiensi dan produktivitas. Karena pada dasarnya, bekerja sama memungkinkan mereka membagi beban kerja, mengurangi tekanan pada setiap individu, serta akan mendorong penyelesaian pekerjaan tepat waktu

Tentu saja masih ada banyak keuntungan-keuntungan lain yang bisa diperoleh oleh anak apabila mereka mempelajari kerjasama tim sejak usia dini. Dan bekal ini sangat penting bagi mereka untuk menghadapi masa depan yang penuh dengan persaingan.

Cara Mengajarkan Anak Manfaat Kerjasama


Berikut adalah beberapa ide cara memperkenalkan dan mengajarkan kerjasama kepada anak-anak.

Libatkan mereka saat memasak atau membuat kue


Saat membuat kue contohnya, ajaklah anak-anak untuk membantu anda membuat adonan, mengocok telur, atau melakukan kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dengan kemampuan mereka.

Jelaskan kepada mereka bahwa bantuan mereka tersebut sangat berarti karena, akan membuat proses pembuatan kue jadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih ringan.

Libatkan anak-anak saat membersihkan rumah


Siapapun yang punya anak kecil di rumah, pasti rumah mereka akan jarang sekali terlihat bersih dan rapi. Alih-alih disikapi negatif, rumah yang berantakan akibat mainan yang berserakan di sana-sini justru bisa dimanfaatkan untuk mengajarkan anak mengenai manfaat kerjasama.

Setiap kali akan membereskan rumah, mintalah anak-anak untuk membantu menyelesaikan pekerjaan tersebut. Salah satu caranya adalah, dengan meminta mereka untuk membereskan mainan-mainan mereka masing-masing.

Sambil meminta mereka membereskan mainan yang menjadi milik mereka, jangan lupa jelaskan juga kepada si kecil bahwa bantuan mereka sangat berarti karena bisa menghemat tenaga anda sehingga anda bisa menggunakannya untuk melakukan pekerjaan lain yang masih menanti, serta bisa membantu mempercepat proses beres-beres rumah.

Latih kerjasama anak dengan menyelesaikan sebuah project


Anda bisa memilih sebuah project apapun yang disukai anak dan sesuai dengan kemampuan mereka. Misalnya, dengan membuat mainan berupa rumah-rumahan dari kardus.

Bagi tugas agar pekerjaan tersebut dapat selesai. Misalnya, Anda membuat bagian dinding sedangkan anak-anak membuat bagian-bagian lainnya seperti atap, lantai, taman, atau pagar.

Saat melakukan dan mengerjakan proyek ini, pastikan Anda menjelaskan kepada mereka:


  • Bagaimana caranya membagi tugas
  • Bagaimana caranya mengungkapkan visi
  • Bagaimana caranya bertanggung jawab
  • Bagaimana caranya berdiskusi, serta
  • Bagaimana cara memilih individu yang tepat untuk memaksimalkan potensi atau kemampuan pada diri mereka 

1 comment

  1. terimakasih ilmu nya mba, dengan belajar kerja sama sejak dini anak2 bisa mudah bergaul dalam dunia sosial kedepannya..


    salam blogger

    ReplyDelete