Setapak Jejak

16 komentar
Apakah kamu bisa tersenyum, apakah kamu sekarang mampu membawa dirimu sendiri hanyut dalam kesendirian, Bagaimana Mungkin Seekor semut kehilangan semangat menulisnya jika tak ada sesuatu yang membuatnya benar benar terjatuh, sudah banyak kesalahan yang dia lakukan, dengan semuanya yang tak pernah ia sadari, kenapa mereka tak ingin bersabar menghadapi semut yang aneh ini, mengapa mereka tak mau bersabar untuk menghadapi seekor semut kecil yang sebenarnya sangat lemah!


Dia tak tau kemana dan harus bagaimana, hari ini membuatnya begitu sangat kesal dengan kehidupannya, masa bodoh dengan dunia baru, masa bodoh dengan semuanya, hari ini dunia serasa mencekiknya, lari lari ga' jelas, bergelayut mencari dahan yang lain untuk menyebrang.

bagaimana bisa engkau mengajari maju sedangkan kamu selalu berjalan mundur..
bagaimana bisa engkau akan mengajari kehidupan, sedangkan engkau selalu tak mau tau dengan hidup ini,
bagaimana bisa engkau akan menjadi penyemangatnya jika engkau sendiri menyerah dengan hidupmu...


"Kodok... jangan berisik, aku ga' menyerah, aku ga berjalan mundur, kenapa engkau selalu mengkritik yang hanya mampu terlihat oleh matamu, mengapa engkau tak mau melihat hingga dalam hati yang sesungguhnya, apakah aku terlalu munafik, jahat, bahkan sangat hina untuknya ?"

Aku hanya ingin menjadi seekor semut yang tak merasa sepi walau dunia mulai menjauhiku!

Ya Allah.. aku tau engkau selalu bersamaku..
Engkau selalu melihatku..
melihatku ketika aku nmenangis..
melihatku ketika aku tertawa..
melihatku ketika aku merasa sendiri..
dan selalu ada untuk memelukku dalam kasih sayangnya..
Allah selalu ada dan siap untuk menemaniku mencurahkan semua kesalku..
Trimakasih untuk kesendirian ini..
kesendirian ini indah Ya Allah..
Kesendirian ini sangat Indah..


@cacatan semut, ketika ia merasa dunia telah mencekik lehernya dengan kuat, Menunggu!! dan ini hanya sebagian dari "fase sendiri", Allah Selalu ada untukku, Selalu, dan catatan ini hanyalah setapak jejak yang kutinggalkan bersama rasa sendiri ini, Hanya akan menjadi kenangan yang tak akan terulang!

Inuel
Kewajibanku ada pada Hatiku!

Related Posts

16 komentar

  1. hmmmmmm............sungguh mengena sekali! Menusuk kalbu yang terdalam nich......

    BalasHapus
  2. kamu kuat kok.

    aku tahu itu.

    BalasHapus
  3. mantap banget nih tulisannya

    BalasHapus
  4. seekor semut kecil tp dgn memiliki semangat hidup yg bueeesaaaarrr....
    salam kenal yach...^_^

    BalasHapus
  5. mungkin Allah memberi "kesendirian" sebagai kesempatan untuk sesuatu yaa
    bisa untuk berpikir.
    bisa untuk melakukan sesuatu dengan bebas
    atau untuk lainnya

    BalasHapus
  6. Tante...
    mau Dija temenin??

    BalasHapus
  7. semoga semutnya tidak kehilangan semangat!

    BalasHapus
  8. buat si semut elok mau bilang : do not judge a book by its cover,

    buat kodok,ayoo semangat :D

    BalasHapus
  9. tahukah.. bahwa itu sangat indah

    BalasHapus
  10. Allah selalu ada dihati kita.

    BalasHapus
  11. Sabar ya Mut-mut, smoga semut menemukan kembali damainya,amiin :)

    BalasHapus
  12. jadilah semut yg kuat untuk terus menulis ...

    BalasHapus
  13. semoga semangat itu terus berada dlm jiwa

    BalasHapus
  14. Inuel
    tentang 'semut' mu, ini sebagian warna yang DIA ajarkan padamu.

    Ini semua pembelajaran buatmu ya DE, dengan 'akal' yang terkaruniakan kepadamu, aku yakin kau akan makin siap dan cerdas dengan kehidupanmu nantinya, dan janganlah merasa sendiri, banyak teman yang bisa kau ajak share kok De... akupun ga keberatan untuk itu.

    BalasHapus
  15. Salam Kenal ya...

    Happy Blogging.
    Silahkan mampir ke http://www.waw-an.co.cc

    BalasHapus

Posting Komentar