Friday, January 15, 2010

Cintailah aku dengan sederhanamu...




Andai aku Menjadi Pelukis...
"Akan Kulukis wajahmu diatas kanvas hatiku..."

Andai aku Jadi seorang penyair...
"Kan torehkan Namamu disetiap tulisanku..."

Andai aku jadi seorang Polisi...
"Akan aku jaga dirimu tanpa tau waktu..."

Andai aku jadi seorang murid...
"Aku akan belajar cara mencintaimu..."



Dan Andai aku menjadi seorang Preman...
Akan ku curi semua rasa cintamu hanya untukku...
Tidakkah kau tau itu...?

Tapi Aku...
Aku tak mau berandai-andai...
Aku tak mau menjadi siapapun...
Aku hanya ingin menjadi diriku sendiri...

Mencintai tanpa melukai..
"Kerena Aku ingin di jaga..."

Mencintai tanpa Berteriak...
"karena Aku tak ingin cuma kata-kata..."

Mencintai tanpa status sosial..
"Karena aku tak punya status itu..."

Mencintai tanpa Mengawasi...
"karena aku ingin "sedikit" kebebasan..."


Aku hanya ingin mencintai dengan ketulusan...
Tanpa mencuri apapun darimu...
Kecuali engkau memberikannya padaku...
Tanpa paksaan...
Tanpa Harta...
Tanpa status-status itu...
dan sekali lagi aku minta...

Cintailah aku dengan sederhanamu...

19 comments:

  1. akan kuberi cinta dengan cara sederhana, tapi dengan ketulusan yg tidak sederhana :) nice poem sist :)

    ReplyDelete
  2. Jangan Nul...
    Kang Sugeng udah punya 2 anak, jangan mencintaiku, pliss...

    ReplyDelete
  3. puisinya buagus bangeeeeeet....

    ReplyDelete
  4. Okelah kalau begitu..!

    aku hanya ingin mencintaimu dengan sederhana
    seperti sederhana cerita cinta yang kutulis untukmu

    kalau boleh
    dalam drama kehidupan ini aku ingin jadi pemeran pembantu saja
    yang hilang tak dikenanng saat cerita usai

    bukan cerita cinta yang abadi
    seperti romeo and juliette
    bukan cerita cinta seperti Titanic atau Ratu Kalinyamat
    Tapi cerita cinta yang sederhana,
    seperti sederhana cintaku padamu..!

    ReplyDelete
  5. set dach , besok" aku sandarin ma si adhy dah nul , tenang aja , kalian cucok [ sejak kapan temenku ini jadi puitis :D ]

    ReplyDelete
  6. wah... puisi cinta nih...
    ada apa ini, ada apa...?? :P

    ReplyDelete
  7. kerennn.....

    Andai aku romeo...mau tak jd julliet ku..?
    haaa...:)

    ReplyDelete
  8. @Mas Aulawi :: great mas, i like :D
    @Om :: ama keponaknnya aja Om, yang kemaren itu lo, khahhaha
    @Mas Ayas :: harus bisa !! [maksa ]
    @Mas Gen :: waow.. kelanjutannya bikin merinding, dingin soalnya, hahah
    @Queen dodol :: sejak kapan gundulmu kunu tha, kmu thu yang gg perhatian mbek sahabat, aku ngeblog terus, kmu pokeran, tapi welcome back my best prend jelek sedunia, ampon dech amu thu , males temen nek di kon moco, awkwkwkw, aku malah ngomel :D
    @Mas Hendri :: perasaan ini ngga tak suruh bawa barang dech khhaha
    @Mba Isna :: ngga ada apa apa mba :D
    @Mba Clara :: makasih mba :)
    @Hdsence :: mas, boleh thu tawarannya ^_^, salam kenal yah :)

    ReplyDelete
  9. Wah..bang Pendi juga ngga suka berandai-andai, yang pasti2 aja deh..

    ReplyDelete
  10. Dinda memang top kalau buat Puisi apalagi tentan g cinta.. Oia Dinda, Puisi nya buat siapa nh Dinda?

    ReplyDelete
  11. Emang bagus puisi ini untuk prEman pEkanbaru

    salam untuk E
    bilang ma E, aku tunggu di ajo

    ReplyDelete
  12. apik puisi e' enak di baca.. tumben yo g geje :P hahahaha

    ReplyDelete
  13. High quality Breitling Watches
    boast accurate attributes of the original ones at unbelievable rates. There is no need to worry about the time keeping abilities of these watches. They can keep time as accurately as the original counterparts do. In addition, they can endure the test of the time, hence they would be your life long companions.
    Accuracy is one of the greatest advantage possessed by high quality Breitling Windrider
    . The technical advances rank them the preferred choice of high - performance instruments for professionals. Established in 1884 in Switzerland, Bentley 6.75
    has earned immense popularity for manufacturing splendid timepieces during its long years of evolution.
    I have always been happy with my Bentley Motors
    , which I received as a gift from my darling. At first glance, I could not withdraw my eyes from this spectacular watch and I got to understand why people described it as "the ultimate chronograph".

    ReplyDelete
  14. cintai aku dengan sederhana
    seperti kata yang tak sempat diucapkan api pada kayu
    yang terburu menjadi abu-abu kesenjangan..

    ReplyDelete
  15. suka sekali dengan gaya tutur mba... sering ke sini tetapi sekedar silent reader... Trims ya sudah menginspirasiku untuk selalu menulis.

    ReplyDelete