Tuesday, January 26, 2010

Engkaulah Tuntunanku




Engkau yang sering terlupakan..
Aku lebih memilih dia darimu..
Aku lebih seneng melihat pesan-pesannya..
Dan melupakan "pesanmu"..
Aku juga lebih memilih Ceritanya..
Dari pada Kebenaranmu..

Engkau yang sering terlupakan..
Aku terlalu sering mengabaikanmu..
Dari yang kubawa disetiap detik waktuku..
Aku lebih sering memainkan tanganku..
Dari pada menggerakkan mulutku untukmu...
Aku lebih suka melihat bentukku..
Dari pada bentuk2 ayat-ayatmu..


Dan Engkau yang sering terlupakan..
Tolong ajaklah aku untuk senang melihatmu lagi..
Menghadap hati yang seharusnya kuhadapi..
Bertekuk lutut yang seharusnya aku menekuk lututku..
Berucap sebaik ucapan yang harus kuucap..
Dan Melantunkan kata-kata indahmu..
Kata-kata yang kau titipkan di kerongkonganku..
Sebagai bukti..
Sebagai saksi..
Bahwa Engkaulah tuntunanku..


Antara Hape dan Al-Qur'an
bukan kisah siapa-siapa, aku hanya ingin mengoreksi diriku sendiri, dan inilah hasilnya, BuRuK!!. tapi aku sudah memperbaikinya kebali, kebiasaan yang sering kulupakan akhir-akhir ini, karena satu hal, Buru-buru, bagaimana dengan kalian, pasti ngga seburuk aku kan :)!!

21 comments:

  1. Wa rottilil quraana Tartiila.... Semoga tambah cinta nuels...

    ReplyDelete
  2. saya mungkin adalah orang yang paling hina di dunia ini. banyak kesalahan yang saya buat di dunia ini. jadi neng inuel jangan pernah berkecil hati..

    ReplyDelete
  3. justru mb inuel itu yang sudah mengingatkan ke banyak orang.

    ReplyDelete
  4. Yang besar hati aja ya Inuel..
    nanti biar bisa digoreng
    hati sekarang mahal lho
    he..he

    ReplyDelete
  5. Wah bagus juga puisinya, keep sharing :)

    Regards,
    Ghustie Samosir
    www.hanyainfo.blogspot.com

    Mau dapat uang? KLIK DISINI atau DISINI

    ReplyDelete
  6. Terus berusaha ya Adek cantik,kita sama-sama belajar agar menjadi lebih baik..Yakinlah pasti bisa ^_^

    ReplyDelete
  7. bagus..yg penting itu belajarlah untuk konsisten dgn apa yg diinginkan :)

    ReplyDelete
  8. biasain aja ngaji tiap habis sholat maghrib n subuh.. ga makan waktu lama kok.. satu halaman aja.. cukup.. kalo udah biasa baru deh nambah pelan-pelan.. asal konsisten nanti ga berat lagi kok, malahan serasa ada yang kurang kalo ga baca.. jgn lupa baca terjemahannya ya nuel, biar bisa direnungi maknanya.. tetep semangat nuel.. kamu pasti bisa..

    ReplyDelete
  9. aku juga masih kurang banget neeehh... sama2 mengoreksi diri yuuukkk... :D

    ReplyDelete
  10. Hehehe. Kirain apa tadi nuel. Hayo pilih dia atau Dia....

    ReplyDelete
  11. Renunganmu ikut aku renungi, Nuel.
    Terima kasih.., renunganmu telah mengingatkan aku juga. Thanks ya...

    ReplyDelete
  12. Sekarang lebih suka nulis puisi ya..?
    Tapi puisinya ini keren banget kok..! Sungguh.

    ReplyDelete
  13. Muhasabah yang mantaf, walau pilih dia tapi karena DIA, jng karena yang ada pada dirinya ( dia ), tapi yang ada hanaylah DIA.

    ReplyDelete
  14. Semoga kita selalu mendahulukan Dia di atas segalanya

    ReplyDelete
  15. selamat malam nuel saya pingin tanya nih pingin belajar tatabahasa, menulis, bercakap, translate atau toefl YM Ku Dachyar hamid

    ReplyDelete
  16. muhasabah yang mantap sahabat , mari terus memperbaiki diri

    ReplyDelete
  17. may Allah bless us nice article girl

    ReplyDelete
  18. waduhhhh,..

    sungguh indah kali ini Dik
    gus bagus (logat madura yaaa)..

    itu motivasi deK(.....)

    keren5...

    ReplyDelete