Monday, October 12, 2015

Berdoalah Pada Tempatnya

Mungkin, setelah menikah, saya adalah salah orang yang tak gemar lagi sesumbar di facebook untuk nulis status-status yang bersifat pribadi dan all about me seperti saat masih menjomblo. Mungkin karena kesibukan atau memang karena terkontaminasi oleh kediaman dan kemisteriusan suami tercinta, saya menjadi jauh lebih menarik diri dan memikirkan beberapa kali sebelum menulis sesuatu.

Kadang, saya merasa risih juga dengan banyaknya orang yang "salah menempatkan sesuatu" dalam beberapa hal. Mereka membuat saya berpikir, bagaimana bisa?. Misalnya saja tentang orang sakit, mereka berucap doa di facebook dan sibuk dengan statusnya. Bukankah doa bisa kita panjatkan secara diam-diam kepada Alloh, bukankah doa itu urusan pribadi kita dengan Alloh. Mengapa harus di status, supaya apa?


Terkadang, jawaban-jawaban egois yang muncul dalam benak kita. Jangan menulis, lakukan saja. Kebanyakan menulis dan berkomentar malah tidak melakukan dalam hal yang seharusnya. Benar atau salah? Entahlah.. itu hanya urusan pribadi mereka yang hanya mengundang kritikan saya sebagai manusia yang juga banyak kesalahan dan kekhilafan.

2 comments:

  1. Nah, iya mbak... saya juga sekarang risih menulis sesuatu yg terlalu pribadi, apalagi soal doa. Kayaknya ga perlu deh itu kita tulis. kadang malah sekedar nulis, dan jadi lupa mengucapnya secara serius pada Tuhan.

    ReplyDelete
  2. Aku malah bingung mau nulis status apa di FB. lebih sering share entri blog aja :D

    ReplyDelete