Thursday, June 16, 2016

Adil, Tak Harus Sama

Adil, memang tak seharusnya sama. Adil kadang berbeda. Itulah pelajaran dari sekolah kehidupan. Orang-orang disekitarmu akan memberikan pelajaran buatmu, jika kamu jeli. Itu juga salah satu pelajaran yang harus di biasakan, mencari dan mengamati. Bukan ikut andil dalam omongan yang gak penting, diskusi sampah atau perkumpulan mubazir!


Adil, tak harus sama...

Sang adik mendapat bagian lebih kecil dari kakak, karena kebutuhan membuatnya adil. Sang kakak membutuhkan lebih banyak dari pada sang adik. Kalaulah sama, tak adil namanya.


Adil, Tak harus sama..

Begitu juga dengan kehidupan ini, Alloh memang selalu maha adil, hanya kita saja yang ngerasa gak mendapatkan keadilan. Siapa yang salah? Bukankah kita yang harus terus mengoreksi diri dan mengerti bahwa adil memang tak harus sama.

Catatan...

Saya benci melihat orang yang sukanya ikut-ikutan. Saya gak suka sama orang yang gak punya pendirian dan merasa teraniaya dengan penderutaan orang lain. Siapa yang mengalami, siapa yang menderita. Padahal, semua masih dalam catatan keadilan. Jangan bicarakan keadilan yang diciptakan oleh manusia, ini keadilan yang berbeda.

5 comments:

  1. Bener banget. Adil itu gak harus sama... yang penting sesuai dengan kebutuhan.

    ReplyDelete
  2. Adil itu wajib mbak hehe... tapi poligami sunnah haseehhh malah di tepuk jidatnya hehe pizz... Semoga Allah jaga kita untuk terus Adil mbak salam kenal mbak yg sudah melepas masa jomblonya hehe

    ReplyDelete
  3. Aku juga suka nulis postingan tersirat kek gini hihihi
    Semacam lagi ngeluarin uneg uneg, tapi biasanya pembacanya bingung ahhaha...hanya penulis dan Tuhan yang tau

    ReplyDelete