Friday, October 14, 2016

Ria Tumimomor, Blogger Pecinta Coklat

Sebelumnya, saya tidak membayangkan memiliki seorang teman blogger yang memiliki usia lebih dari saya. Saya menganggap teman blogger punya umur yang sama dan setara dengan saya, dibawah 30 tahun. Nyatanya, gak anak muda aja yang seneng ngeblog, bahkan mereka yang lebih dewasa juga menyukai aktifitas ngeblog ini. Setidaknya, saya jadi lebih tau bagaimana cara bersikap kepada teman blogger yang jelas saya gak tau bagaimana mereka.

Sulit memang kalau udah punya kebiasaan ceplas-ceplos kayak saya ini. Jadi setiap ngomong sama orang ya biasa saja, gak ada yang beda. Jadi, kerasanya itu pas ngomong sama orang yang lebih tua tapi gak tau kalau mereka harus lebih disegani, jangan ditiru kebiasaan kayak gini, kadang merugikan juga sih haha. Tapi btw.. sebenernya saya mau cerita soal teman blogger saya ini, yang masih kece diusianya yang sudah menginjak 40 tahun.

Saya terkeasn dengan gambar ini, Mbak Ria


Adalah Ria Tumimomor, blogger yang kini tinggal di ibu kota ini adalah salah satu sahabat blogger saya yang konsisten ngeblog sejak 2003. Dan sebenarnya, saya sangat penasaran, dimana mbak Ria ini naruk arsip blognya, paling gak saya bisalah komentari berapa banyak postingan yang ada diblognya.

Pecinta Coklat ini ternyata juga senang sekali menuliskan apapun di blognya seperti perjalannya, fashion dan juga tentang kuliner. Pertamanya, saya kira blog mbak Ria ini hanya mengulas tentang coklat aja, dilihat dari nama blognya yang diberi judul Ria The Chocolicious, seperti identik dengan coklat lah. Mungkin sama ya.. nama blog saya juga jombloku tapi gak sepenuhnya ngebahas jomblo kok ahaha.

Bagaimana dengan Blognya?



Seperti kebanyakan blogger yang sudah memulai dunianya dalam waktu yang tidak sebentar. Blog Mbak Ria memiliki warna dasar putih dan terkesan simple. Tidak seperti blogger yang baru mengenal dunia blog, yang terkadang masih ada kesan fancy gitulah. Selain itu, mbak Ria juga memiliki blog di wordpress yang banyak mengulas fashion.


Percaya diri dan mandiri


Sebagai salah satu wanita yang memutuskan untuk melajang ini, mbak Ria Tumimomor  adalah sosok yang percaya diri. Saya bisa melihat dari poto-poto yang ia share melalui instagramnya atau di beberapa artikel dalam blognya. Blogger yang memiliki gaya rambut cepak ini juga lebih mementingnkan kesehatannya dari pada harus ngomongin jodoh. Katanya, topik jodoh kalah rating sama kesehatan. Memang bener juga sih, yang sudah berjodohpun masih harus mementingkan kesehatan. Soal mandiri, tentu saja ia harus mandiri, setelah kehilangan sang Papa beberapa waktu lalu, kini mbak Ria tentu saja harus merawat Ibundanya dengan baik.

Kesimpulannya, Inuel dapet apa?


Siapapun kamu, bagaimanapun keadaanmu dan seperti apa hidupmu, pastikan semuanya baik-baik saja dengan memilih jalan terbaik untuk diri sendiri. Setidaknya, saya mendapatkan itu dari Mbak Ria. Setidaknya pula.. menjadi diri sendiri jauh lebih baik dari pada harus mengurus urusan orang lain, menjalani hidup dengan sebaik mungkin tanpa menyesali yang telah terlewat, adalah pelajaran yang juga akan saya pakai dari menulis tentangmu dan blogmu, Mbak Ria.

NB, kalau ada yang salah, mohon dimaafkan ya mbak Ria.. Maklum, melihat dengan mata telanjang dari depan layar datar, sulit sekali menemukan kebenaran yang sesungguhnya. Terus aja nulis sambil makan coklat, jangan lupa bagi bagi hahaha.. Oh ya.. maaf sudah ambil fotonya tanpa izin dulu ya.. :D.

13 comments:

  1. Cara untuk menjadi diri sendiri (mengurus urusan diri sendiri) daripada mengurus urusan orang lain adalah dengan banyak-banyak bersyukur, dan dari beberapa pengamatan saya, Mbak Ria ini orangnya banyak bersyukur.. hahaha tau dari mana? ya tau dari postingan di blognya la..

    ReplyDelete
    Replies
    1. pssst, kadang juga suka ngedumel...tp males lah ngedumel online :)))))

      Delete
    2. Yang ngedumel disimpen sendiri ajaaaa.. jangan di liat liatin haha

      Delete
    3. Ngahaha... betul-betul, yang manis manis aja ya yang dionlinekan...wkwkwk

      Delete
  2. Pas ubek2 gk nyangka juga mba Ria uda berusia 49, kupikir sebayaaa...dududu ternyatah *sungkem* ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. wooooiiii, beloooom 49!!! proteeeessss :)))))) aku baru mau 44 *dipanggil bun, mas, bro, masih gak apa deh daripada dikira umur 49 :))))) *

      Delete
    2. Ini typooo, ampuuun 40 atuuuh >.<

      Delete
  3. sama dek, awal2 blogging aku suprise kl ketemua yg masih kecil2 (umur belasan tahun) udah nge-blog dan eh, ternyata cowok juga hobi nge-blog...
    Kalau menulis sih mungkin memang sudah jadi kegiatan yang mudah2an gak dilupakan di kemudian hari :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih kecil hahaha... Duh ngerasa jadi dedek dedek juga nih saya :p

      Delete
  4. Duh Mba Inuel..pesannya jleb sampe ke hati..

    ReplyDelete