Thursday, April 5, 2018

Perjalanan Pertama

Ya.. ini pertama kalinya untuk Zayn pergi jauh dari rumah. Mendaki gunung melewati lembah nyebrang laut dan berada diatas udara untuk bisa sampai ketempat Mbah dan Niniknya. Kalau masnya Kinza, ini pertama kali dia menikmati perjalanannya karena sebelum-sebelumnya, dia belum ngerti gimana asiknya naik pesawat atau kapal Feri.



03 April 2018, kami sekeluarga pergi mengunjungi rumah Mbah di Paser Kalimantan Timur. Berangkat pukul 06.30 WIB dari rumah Mojoagung Jombang menuju bandara sampai dirumah Neneknya Kinza dan Zayn sudah pukul 09.30 WITA. Sudah bisa bayangin gak gimana capeknya kami berada diperjalanan menuju rumah neneknya anak anak. Bisa banget kan 😁. Tapi Alhamdulillah.. anak-anak bisa diajak kerjasama dengan sangat baik. Kinza yang kayaknya gak pernah capek dengan perjalanan kami, sedangkan Zayn.. banyak bubuk dan Alhamdulillah gak rewel sama sekali.


Perjalanan kali ini memang tidak ada acara apa apa, selain saya sudah sangat kangen banget sama mama mertua. Entahlah.. saya kangen masakannya. Meski pulang gak bawa apa apa ya gak usah malu hahaha..

Disepanjang perjalanan selalu saja kita dapet pertanyaan-pertanyaan yang selalu asik buat dibahas.

"Kok bisa ketemu mbak atau masnya disana?"

Ya.. mereka "mempermasalahkan" kenapa pernikahan kami bisa terjadi. Padahal, antara Kalimantan dan Jawa jaraknya gak sebentar. Kemudian menyusul pertanyaan susulan setelahnya..

"Ketemu dimana dulu pertama kali?"

Aihhh keponyaaa.. tapi asik juga buat isi obrolan di jalan sambil menghabiskan waktu tanpa garing dimobil haha.

Secara garis besar, Jodoh memang bukan kita yang mengatur, bukan juga orang-orang yang biasanya mencarikan jodoh untuk kita. Jodoh itu murni kuasa Allah dan kita memang hanya perlu menjalaninya saja. Mencarinya dengan cara berbenah diri selalu dan selalu. Pertemuan dengan jodoh ini juga sebenarnya sudah ditentukan sama Allah, kadangg.. hadiah jodoh ini memang teka teki. Stop dulu lah mengadili seseorang yang sedang nyari jodohnya, bagaimanapun cara mereka, itu pilihan mereka sendiri. Mereka yang menjalani dan memilih jalan mereka nanti.

Tapi memang... Kita sebagai orang yang mungkin ingin membantu orang yang kita sayang ini memilih jalan yang baik, seharusnya itu diterima juga oleh mereka hehe. Kok jadi ngelantur ke arah perjodohan ya, mungkin saya sedang curhat wakakak.

Jadi.. intinyaaa... Sejauh apapun jodoh kita dalam arti tempatnya.. kalau jodoh ya gak bakal kemana juga hahaha..

Batal ya curhat soal anak anak tentang perjalanan pertama mereka.. oke baiklah..


No comments:

Post a Comment