Jombloku.com, Pemiliknya Cuma Lulus SMP

20 komentar

Blog seperti perekat sekaligus pemutus batas kedudukan antara pemiliknya dengan blogger lain. Saya adalah orang yang beruntung karena telah menemukan blog dalam hidup saya. 

Blog yang saya kira dulu hanya sebuah media untuk curhat dan menulis apa saja yang saya pikirkan, ternyata memiliki kekuatan lebih dari itu. Bukan hanya jodoh yang saya dapatkan, tapi juga kehidupan dan pemikiran yang lebih baik. 

Bukan hanya ilmu yang saya dapatkan, tapi juga sebuah cinta yang tak pernah saya duga sebelumnya. Lebih dari itu, sampai sekarang saya dan suami adalah pasangan bloger yang saling mendukung dalam banyak hal positif.

Penggalan tulisan diatas adalah naskah saya yang di ambil dari buku Antologi Indonesian Female Blogger yang berjudul Kumpulan Kisah Inspiratif Bloger Wanita Indonesia. 

Di buku antologi kedua saya ini, meskipun banyak benefit yang sudah saya dapatkan dari aktivitas ngeblog, tapi saya hanya mengulas tentang bagaimana saya dan suami menikah karena dipertemukan dari blog. Dan dipostingan kali ini, saya akan lebih banyak bercerita bagaimana awal mula blog ini ada. Tapi sebelumnya, maaf.. mungkin agak panjang sedikit atau malah panjang banget, oke enggak pake lama mari kita mulai.


Semua orang memiliki kisahnya masing-masing, begitupun dengan saya. Sebelumnya.. Kenalan dulu dengan saya, Inuel. Pemilik blog jombloku.com yang setidaknya mencuri perhatian orang saat membaca nama blog ini karena mungkin mereka lihat sedikit aneh.

Saya adalah seorang anak desa yang lahir 31 tahun lalu. Kehidupan yang jauh dari keadaan baik secara pendidikan dan lingkungan. Kerasnya kehidupan dari waktu ke waktu saya lewati begitu saja, ada yang sengaja saya lupakan, dan ada banyak kisah saya bawa hingga saat ini sebagai pengalaman yang berharga.

Orang tua saya bukanlah orang-orang yang lulus dengan gelar dan sekolah yang tinggi. Beliau-beliau hanyalah anak petani lulusan SD yang memegang teguh prinsip, pemikiran, sikap dan tingkah laku orang desa. Meskipun begitu, Allah selalu baik karena telah memberikan orang tua yang begitu penyayang dan selalu perhatian kepada saya. Semoga Allah selalu merahmati Bapak dan Emak.

Berawal dari Seorang Pembantu Rumah Tangga

Entah dari mana asalnya keberanian yang ada dalam diri saya ini muncul secara tiba-tiba. Saya bahkan nggak lulus SMA --tepatnya nggak pernah sekolah SMA-- saat menjadi seorang bloger. Bukan orang dengan ilmu yang setiap hari bersama dengan gadget seperti anak sekarang.

Jangankan smartphone, hape kentang aja saya nggak punya kok. Lalu dari mana saya bisa mengenal blog? Tahun 2003, saya lulus sekolah SMP dan langsung bekerja ke kota mengadu nasib. Di desa, bekerja di kota menjadi seorang pembantu rumah tangga sudah seperti kebiasaan hidup, lifestyle.

Seolah pekerjaan menjadi pembantu rumah tangga itu step kehidupan yang harus dilalui anak-anak gadis yang baru lulus sekolah. Jangan ditanya, seberapa banyak calo-calo penyalur Pembantu rumah tangga datang ke desa buat cari orang untuk diuangkan. Sangat banyak!

Keluar masuk dari rumah satu ke rumah yang lain pernah saya lakoni. Dari seorang dokter spesialis syaraf, dokter umum, tuan tanah, sampai pengguna narkoba pernah jadi majikan saya. Setidaknya, kurang lebih 3 tahun lamanya saya berpindah dari rumah satu ke rumah yang lain.

Hingga tahun 2006 saya berhenti di satu rumah yang saya bisa bertahan hingga lebih dari 5 tahun. MasyaAllah..  Al-fatihah untuk Eyang Majikan saya yang kemarin, hari Rabu, 13 Januari 2021 beliau meninggal dunia karena usianya yang sudah sepuh. Semoga Allah menerima segala amal baiknya.

Jadi.. ceritanya Eyang ini yang meminta kepada putra putrinya untuk membawa saya kembali ke rumahnya. Karena sebelumnya, di 3 tahun pertama itu saya sudah berada di rumah Eyang. Tapi saya memutuskan pindah tempat karena nggak cocok sama sesama pembantu, ironis.

Dari sana, saya kemudian diminta menjaga warnet milik anak dari Eyang. Ya.. alasan pertamanya sih saya diminta ngasuh adek bayi yang akan lahir karena saya sempat kursus menjadi baby sitter namun akhirnya saya lebih banyak bekerja di warnet.

Dari sanalah saya kemudian mengenal blog dengan ajakan seorang teman yang kini menjadi youtuber lumayan sukses padahal baru mulai.

Blog Bukan Hanya sebuah Hobi

Meskipun awalnya saya hanya ikut-ikutan ngeblog, nyatanya saya bisa bertahan lebih lama untuk menulis didalamnya. Sempat heran juga sih, kok bisa ya..

Ternyata setelah saya flash back, sejak masih sekolah saya sudah menyukai bahasa Indonesia. Banyak teman saya yang gak suka saat guru meminta kita merangkum atau menulis cerita. Sayangnya, saya menyukai hal tersebut lebih dari apapun.

Saat menjadi pembantu rumah tangga pun, saya selalu menulis buku harian sederhana. Menyampaikan apapun yang hati saya ingin sampaikan. Rasanya plong aja gitu setelah nulis, jadilah dia sebuah kebiasaan yang gak bisa saya tinggalkan.

Jaman dulu, nulis di buku diary tu senengnya ya.. Apalagi kalau udah beli buku yang ada kuncinya hahaha.. Berasa itu adalah rahasia besar gitu yang harus dilindungi. Jadi.. bisa dibilang, saya ngeblog ini karena bukan cuma hobi, tapi lebih kepada kebutuhan untuk diri saya sendiri. Jangan heran makanya kalo blog ini isinya curhatan semua haha.

Kenapa Jombloku.com?

Wes pokoke.. Nek diceritakno dowo. Bakalan gak ada ujungnya kalau saya udah mulai cerita tentang bagaimana kejombloan saya ini berasa abadi banget. 

Jadi jadi.. Karena saya adalah seorang pembantu rumah tangga, ilmu saya itu ya segitu-gitu aja sebelum bos saya memberikan akses internet saat menjaga warnet. Tapi meskipun begitu, semua anak Eyang baiiikkk banget sama saya. Saya disuruh belajar ini itu oleh beliau-beliau.

Nah.. logika aja sih, siapa juga ada orang berpendidikan yang ganteng mau punya pacar pembantu rumah tangga, kan nggak mungkin.

Sebenarnya, disini saya belajar banyak tentang pandangan manusia kepada manusia lain itu kadang membuat saya kurang setuju. Masih banyak orang yang menganggap pendidikan tinggi harus berteman dengan orang yang setara secara materi dan akademis sama mereka.

Dulu memang saya sempat sih merasa rendah diri gitu, 

“Ah nggak pantes..”

“Bukan level saya, saya siapa”

“Nggak disini tempat saya, ini terlalu tinggi”

"Aku sopoooo"

Pemikiran-pemikiran yang seperti ini ternyata menghambat saya untuk berkembang dan berpikiran luas. Hingga saat saya menemukan blog saya menyadari bahwa ia  pemutus batas kedudukan antara pemiliknya dengan blogger lain. Mereka sama, sama-sama seorang bloger dengan gaya yang berbeda.

Dan jombloku ini, intinya saya pilih sebagai bentuk penghargaan atau keluhan mungkin, karena saya jomblo terus dulu, gak laku hahaha. Eits.. sekarang status saya yang jomblo itu, selalu saya syukuri dan mungkin saya akan menyesal jika punya pacar sebelum menikah, harus ngucapin Alhamdulillah kan.. MasyaAllah takdir Allah memang sungguh luar biasa.

Jombloku.com Hadiah Ulang Tahun di Perayaan ke 22 Tahun

Baru aja kemaren saya menulis tentang hadiah ulang tahun saya saat berulang tahun di usia 22 tahun, ya.. Itu tahun 2012. Awalnya blog ini jombloku.bogspot.com menjadi jombloku.com. Ceritanya juga panjang ih,, tapi udah saya rangkum di tanggal 4 kemarin  dengan judul Happy Birthday Jombloku. Saya gak ngucapin ulang tahun buat diri sendiri, karena suami pun lupa wwkwkw.

Dulu memang saya suka kebakaran jenggot kalau nggak ada yang ngucapin selamat ultah, sedih gitu ngerasa nggak ada yang sayang. Tapi setelah menikah, entah kenapa rasanya saya biasa saja. Bukan suatu hal yang penting, ada yang doain alhamdulillah.. Nggak ada juga nggak masalah.

Makanya itu saya bilang sebagai perayaan karena saya pengen selalu diingat, kapan saya beli domain ini, ya itu di hari ulang tahun saya sendiri. Hadiah untuk membahagiakan diri sendiri, itulah kenapa jomloku.com ada, epic kan!

1900 Artikel Isinya apa Aja sih?

Oke baik baiklah.. Blog ini udah ada 1900 lebih artikelnya sejak saya buat. Dan itupun udah banyak yang saya hapus karena kurang sreg sama isinya, meskipun akhirnya nyesel juga karena udah apus, hilang deh kenangan saya. 

Di 1900 artikel ini, setelah kemaren saya mencoba rapikan label blog, ternyata saya sering banget menulis tentang perbaikan diri, muhasabah diri dan nilai-nilai kehidupan yang harus saya perbaiki. Ada banyak kisah yang membuat saya belajar bagaimana caranya untuk menjadi pribadi yang baik dengan kehidupan yang baik.

Saya ingin orang yang membaca kisah saya ini bisa mengambil manfaat dan kebaikan dari artikel yang ada di jombloku.com. Harapan semua orang termasuk saya adalah menjadi orang yang bermanfaat bagi sesamanya.

Ya kayak om Bambang Irwanto kemarin lakukan, beliau share pengalaman bagaimana beliau bisa menjadi penulis di majalah terkenal pada masanya. Setidaknya, ilmu yang beliau bagikan di dalam Kelas Growthing Blogger 2 (KGB #2) bisa menjadi manfaat untuk orang lain. Sama seperti saya yang hanya lulusan SMP, nampaknya Om Bambang juga tidak peduli meskipun sudah dianggap tidak muda lagi. 

Karena bagaimanapun, sebagai blogger kita juga harus bisa membuat orang tertarik dengan cerita yang kita buat dan yang akan kita sampaikan. Lebih dari menulis biasa, setidaknya.. Orang-orang akan betah membaca kisah kisah yang kita tuangkan dalam sebuah tulisan.

Agar mereka bisa merasakan lebih nyata, membayangkan apa yang kita alami, dengan begitu pesan yang akan tersampaikan dengan baik.

Kesimpulan

Jadi… meskipun nama blog ini Jombloku yang notabene membuat kita langsung berpikir tentang kesendirian dan kemeranaan, sebenarnya blog ini itu lebih dari sekedar namanya.  Jadi ini bukan doa ya.. apalagi keinginan. Buktinya aja saya sekarang nggak jomblo lagi kan. Malah saya punya suami seorang blogger yang ternyata dia adalah blogger idola saya sejak dulu haha.

Dengan ikut kelas blogger, saya ingin menulis lebih banyak tentang motivasi diri dan muhasabah diri. Pengalaman saya menjadi jomblo juga akan saya share nantinya karena saya merasakan betul bagaimana seorang anak muda itu punya tingkat kegalauan yang luar biasa. 

Saya ingin memberikan pengalaman hidup yang lumayan ruet ini kepada kalian, pembaca jombloku.com. Dan tentu saja.. Saya juga ingin lebih banyak menghasilkan pundi-pundi rupiah dari jombloku.com buat perpanjang domain dan buat emmm… nambah kebutuhan jilbab (wes angel wes.. Mulai ngelantur wes..) mari kita tutup saja sampai disini, Bhaayyy hahaha.


Husnul Khotimah
Seorang ibu yang senang menulis tentang motivasi diri parenting di Mrs Jo juga tentang kehidupan sehari-hari di Jombloku. Semoga blog ini bisa membawa manfaat buat kita semua.

Related Posts

20 komentar

  1. Ku sangat talking dengan kisah hidupmu mba. Semangat huang yang tinggi dan mau berubah menjadi lebih baik dan berkembang itu patut ditiru..

    BalasHapus
  2. Masya Allah, pertama baca blognya jidat langsung berkerung.
    Ternyata sudah menikah dan lebih dari seribuan artikel.
    Barakallah mba

    BalasHapus
  3. woww bisa menulis ribuan artikel gitu
    keren banget mbak
    inspirasinya dari mana sih? paling suka nulis ttg apa mbak?

    BalasHapus
  4. Huwaaaaa... Ternyata nemu jodoh juga berkat blog ya, kak ^^

    Keren-keren. Pasti asyikk punya pasangan yang satu frekuensi. Bisa kerja bareng, liputan bareng. Apa aja pokoke bareng. Muanteb!

    BalasHapus
  5. Baru nyadar pemilik blog ini bernama Husnul Khotimah. Pernah nulis buku solo kah? Dulu waktu masih ngedit di Quanta, ada penulis yang namanya Husnul Khotimah. Dirimu atau orang lain yang namanya sama?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan aku mbak.. Boleh kalau mau ajakin hahaha

      Hapus
  6. Salut ama semangat mb Inuel. Waduh, 1900 artikel, banyak banget. ada label Puisi juga. Wes...kweren deh...Langgeng terus yah...

    BalasHapus
  7. Masya Allah nyaris 2000 artikel di blog ini, nggak ada 1/5 nya dengan daku. Sing penting tetap SemangatCiee menulis ya kak, terus berkarya apalagi punya pasangan yang pas banget 👍👍

    BalasHapus
  8. Masya Allah Mba Inuel. Dikit lagi bakalan sampe di angka 2000 artikel dong yaaaa.

    Huhu aku terharu. Semoga segala kebaikan dari Eyang Majikan Mba Inuel buat Mba Inuel menjadi penerang di beliau di alam kubur.

    Luar biasa sih si domain jombloku ini dari 2012.

    BalasHapus
  9. Nice story Mbak Inuel, salam kenal ya. Di zaman now bukan siapa yang paling berpendidikan tetapi siapa yang paling mampu menyesuaikan diri dengan lajunya modernitas zaman ya. Tetap semangatt, ngeblog terusss ^^

    BalasHapus
  10. Luar biasa konsistensinya dalam blogging ya, sudah ada 1800 artikel. Nggak mudah untuk bisa konsisten nulis. Perlu ide dan semangat untuk melakukannya

    BalasHapus
  11. Menulis memang katarsis, sarana pelepasan emosi. Wah saya mau juga dong ketemu jodoh lewat ngeblog hehehe. Trims sharingnya mba. Keep on writing <3

    BalasHapus
  12. Inspiratif banget. Belajar tidak hanya di bangku formal saja, tetapi belajar di mana saja. Tidak perlu ijasah yang membuktikan tetapi ada sesuatu aktual yang dihasilkan.

    BalasHapus
  13. haa sudah hampir 2000 artikel dong punya kak, wah hebat yaa isinya pasti gado-gado apapun yang di bahas yg penting plong nulisnya haha keren

    BalasHapus
  14. semangat terus ya mbak, menulis semua cerita dalam diari elektronik sebagai peninggalan jejak yang akan terus ada. Membuatku semangat juga untuk menulis

    BalasHapus
  15. Sepertinya saya baru kali pertama mampir di blog ini, ehehe jadi ingat dulu mulai ngeblog pas jaman SMP juga, yaa gitu isinya galau-galau, curhat-curhat hehe. Semangat yaa pemilik blog jombloku.com :D

    BalasHapus
  16. MashaAllah aku merasa tertampar dengan artikel ini. Gimana caranya bisa punya hampir 2000 blogpost kak? Aku aja yang udah hampir 5 tahun ngeblog baru ada 100an artikel lho. ^^ Eh, lagian siapa peduli mau lulus SMP kek. Yang penting kakak hebat. luv luv

    BalasHapus
  17. Haaai mba inuel :). Seneng deh ketemu blog ini, dan jd tau bagaimana ownernya ;). Hebaaaat mba, ini membuktikan, keterbatasan itu ga menghalangi kita utk maju memang. Yg terpenting, usaha diri sendiri, mau berusaha ato ga.

    Tulisan2 mba juga enak dbaca, aku mau baca tulisan2 lainnya nanti.

    Sudah ada 1900 tulisan ?? Aku yg mulai dari 2011 aja blm ada segitu wkwkwkwkw. Jd lebih semangat utk update blog :)

    Salam kenal ya mba inuel ;)

    BalasHapus
  18. Terharu, Mbak, baca ceritamu ;)
    Berarti berharga banget ini blog yah, Mbak.
    Mudah-mudahan panjang umur jombloku.com dan pemiliknya :)

    BalasHapus

Posting Komentar