Thursday, February 25, 2010

Bahwa Aku Tak Ingin Jadi Sesiapapun



Setiap perkataan yang keluar dari mulutku, aku ingin itu selalu baik buatku dan untuk orang lain, aku tak ingin menyinggung sesiapapun, aku tak ingin membuat sakit sesiapapun, karena aku tau, sakit karena perkataan adalah hal yang paling ngga' nyaman, dan begitupun sebaliknya.

entahlah, dua hari ini aku selalu aja seneng, bukan hanya dua hari ini, tapi hari-hariku, :), mungkin inilah aku, selalu bersikap ingin bahagia dengan kehidupanku, tanpa melihat yang "lebih tinggi" untuk ku iri, tanpa melihat yang lebih agung untuk ku junjung dan tanpa melihat sosok yang indah untuk kutiru dengan mudah.


kemaren dan hari ini aku telah belajar banyak,
* bahwa, jika ingin mendapatkan sesuatu dari seseorang, maka berilah dia terlebih dahulu apa yang kamu punya dan yang kamu bisa.

* bahwa, kalo ingin seseorang menganggapmu tidak terlalu memikirkannya, maka pikirkanlah orang lain selain dia, dengan begitu dia akan memikirkanmu, karena kamu tak seperti biasanya :D, cuek gitu loh :D.

* bahwa, sesuatu yang indah adalah hal yang datang dari diri sendiri,dari ketulusan hati, dan dari sebuah keihlasan, melihat orang yang berada di atas dan selalu mendongakkan kepala keatas, itu hanya akan membuat capek, dan mungkin kepalaku akan terasa ngilu, bukankah ngilu tu hal yang ngga' enak.

* bahwa, tak semua yang indah adalah sebuah keindahan, tak semua hal bagus adalah kebagusan, semua orang punya "porsi" untuk dirinya sendiri, Allah maha tahu dengan semua ciptaannya, dan allah maha mengerti dengan semua yang diinginkan hambanya.

* bahwa, kalau hanya berfikir sama dengan membuang-buang waktu yang amat berharga hanya untuk hal yang sia-sia.

* bahwa, iri, cemburu, merasa tidak adil, adalah sebuah pikiran yang sama sekali tak ada untungnya.

hari ini aku belajar banyak tentang kehidupanku, aku pernah iri, aku pernah cemburu, dan aku pernah menatap hal hal yang indah, pertanyaan-pertanyaan yang pernah muncul,

"mengapa kok aku gini ?"
"kenapa aku ngga seperti dia?"
"kenapa aku ngga mampu indah seperti indah yang dimilikinya?"


semua itu ngga ada penting-pentingnya sama sekali, inilah aku, kehidupanku, dan jiwaku, aku tak ingin jadi sesiapapun, aku tak ingin menjadi indah seperti sesiapapun dan aku tak ingin menjadi seseorang selain hanya untuk hatiku sendiri.

aku tak ingin mendidik sesiapapun, aku tak ingin mengurui sesiapapun, dan aku tak ingin mengajari sesiapapun, karena aku yang akan belajar kepada mereka yang baik, karena aku yang akan mengajari diriku sendiri, karena aku yang akan mengarahkan kehidupan ku sendiri, bukan orang lain, bahkan orang tuaku.

mereka tak tau aku seperti apa saat jauh dari mereka, mereka hanya menitipkan sebuah kepercayaan kepadaku, percayalah, sebuah kepercayaan sangat berat untuk dijalankan dengan penuh kejujuran dan ketulusan di bandingkan apapun ketika memikirkan ingin jadi sesiappun, yang aku tau, aku hanya ingin menjaga kepercayaan mereka, bukan hanya kedua orang tuaku, melainkan semua orang yang percaya padaku, itu sungguh jauh lebih penting aku pikirkan dari pikiran apapun, tentu saja tentang keindahan yang kuingin dari sesiapapun itu.

karena aku hanya ingin jadi diriku sendiri, indahku sendiri, jalanku sendiri, dan itu sangat indah untuk kunikmati, tanpa ada embel-embel sesiapapun :).

Tumben ni tulisan agak bener, hakhakhak :D, ngakak dolo.. selamat pagi semua ^_^.

19 comments:

  1. >>___<<

    kesimpulannya, kita jadi aja diri sendiri
    tak perlu jadi org lain ...
    keh3x

    ReplyDelete
  2. iya, ini sudah datang ke sini mb..sori kemarin ada kerjaan je.

    lhoh comment-ku di inuel.info kok malah hampir sama dengan artikel ini. aku nggak nyontoh lho..wong comment dulu di sana baru kesini. sekarang ta lihat artikel yg YM dulu..premisi..eh permisi mb

    ReplyDelete
  3. Saya setuju Jadilah Diri Sendiri..

    Thanks atas shar ilmu yang bermamfaat ini....

    Oia Neng, Linknya Laksamana Embun letakin di My Blog List ya, biar Update Neng Inuel tahu, :)

    ReplyDelete
  4. betul, jadi diri sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangan jauh lebih baik, dan itu merupakan wujud syukur terhadap apa yang telah Allah berikan

    ReplyDelete
  5. wakakak...aku juga mau ikutan ngakak aja nuel...be your self....

    ReplyDelete
  6. @ Frodo :: makasih kunjungannya, aku bingung manggilnya kayak gimana, orang malay hehehe
    @ Bang Emo :: emng, kalo dua satunya palsu hakahak, dan ngga mungkin ada, ngga ada yang mau malsu aku :-P
    @ Mas Hendri :: dah jodoh kali, hakhakhak
    @ Embun :: ^_^, aku udah pasang linkmu kok Mbun :D
    @ Abi :: iia bi, makasih :)
    @ Tante :: ditutup te , keburu laletnya masuk heheh
    @ Mas Aulawi :: alhamdulilah udah sembuh mas aku :D

    ReplyDelete
  7. Bagus-lah nyadar ( Becanda ), secara kamu pingin jadi Maria Ozawa.... ntar akunya malu ke sini.

    Ini serius : Nampaknya Inul mulai dewasa, postingannya sangat berisi kayak tahu isinya warung istriku.

    ReplyDelete
  8. huaaaaaaaa Om ariii, sini aku dikirimin, laper, dingin dan lagi pengen maem tahu isi hukz.. hukz.., tapi makasih deh Om komentarnya. emng aku berisi kok [gendut hahahah]

    ReplyDelete
  9. be yourself..tiada kebahagiaan selain menjadi diri sendiri..menikmati dan mengagguminnya..

    pa kbr Nuel

    ReplyDelete
  10. Kalau aku ingin tetap menjadi blogger sampai tua hehehehee...

    ReplyDelete
  11. bahwa, iri, cemburu, merasa tidak adil, adalah sebuah pikiran yang sama sekali tak ada untungnya.


    saya setuju dengan yang ini...!!!

    ReplyDelete
  12. hiahahahaha.. nyun..
    "mengapa kok aku gini ?" "karena aku begini"
    "kenapa aku ngga seperti dia?" "karna kamu bukan dia"
    "kenapa aku ngga mampu indah seperti indah yang dimilikinya?" "karena nyun nyun bauuuu"

    ReplyDelete
  13. be yourself!
    cintailah kekurangan2 sahabatmu, bila memang ada kelebihan..anggap saja itu sebuah bonus :)

    ReplyDelete
  14. jadilah diri sendiri
    ga perlu jadi org lain
    wah dah banyak belajar ttg kehidupan neh nuel

    ReplyDelete
  15. Tetaplah jadi diri sendiri Nul...
    kamu nggak ada duanya koq...suer,

    ReplyDelete