Wednesday, May 5, 2010

Senja Pertama

tak biasanya sinar senja ini menyinariku..
nampak silau indah menusuk padanganku..
ini senja pertama yang datang menghampiri dan memberi sinarnya..
semua rasa yang kusimpan dalam dada kembali kuucap untuknya..
terang, indah, jingga, dan begitu romantis menurutku..
mengintip dari celah dedaunan yang menghalanginya untuk melihatku..

apa risau hatimu sayang..
perlahan ia bisikkan kedalam hati nuraniku..
yang tak mampu kutangkap dengan telinga telanjang..
tak mampu kurasakan dalam pekanya kulitku..
dan tak sanggup aku lihat walau hanya sekedar memandang..
menuju hati, bertatap rasa dan begitu menggugah rindu..
sinarnya menguliti semua rasa yang kusandang..


hari ini aku tak mampu lagi memikirkannya senjaku..
semua telah sirna bagai sinarmu yang di telan oleh gulita..
namun kau mampu bangkit untuk menemui sosokmu esok datang senja..
hal itukah yang harus hatiku tau darimu..
melupakan malam yang memelukmu karena waktu..
melupakan matahari yang mengajakmu menyinari duniaku..
melupakan semua hal yang telah engkau beri untukku..
dan tanpa meminta semua yang ada..
kau tak dendam..
kau tak mengeluh..
kau tak merintih..
kau tak membenci..
dan kau kembali untuk memberi keceriaan ini kembali..
tanpa rasa yang telah kurasakan saat ini..
engkau begitu legawa untuk saat kau hadir menemani..

***
terinspirasi oleh sinar senja, sore ini pertama kali cahayanya mengusikku,
Oh.... ini bukan usikan, ini hanya sebuah contoh akan sebuah kerelaan, senja datang dan akan pergi, selalu ada menemani kembali, meskipun terkadang kabut menghalanginya untuk tetap berbagi...

So sweet ngga ni puisi dadakan hahaha *ngarep bilang so sweet, padahal kecut :-P. met sore sobat, apakah senja juga ada bersamamu sekarang, lihatlah.. dia begitu indah saat jingganya menyeruak dari himpitan pohon pohon rindang di seberang sana *sok puitis beneran ni*

28 comments:

  1. apik nduk, ora cemen :D
    ihhiiiiiiiiy pertamax :p

    ReplyDelete
  2. ndek sini ndak ada sinar senja nyun, ujan!

    tentang sebuah kerelaan, eh?
    ketika ia sirnah dan tanpa tau apa esok tak ada awan yg memudarkan sinarnya tanpa sempat dinikmati
    hingga, entah kapan

    ah, senja...

    ReplyDelete
  3. Catatan mantap tentang senja nuel.

    ReplyDelete
  4. bapa bapa ibu ibu semuanya yang ada disini...

    coba lihat inul bersajak,,,!!

    keren nuel...!!

    ayo doong nulis yang inspirasinya dari ketampanan gue..hehehe

    ReplyDelete
  5. @ Mba Phie : :D, makasih mba :p
    @ Mba Inge : berarti masih tertutup oleh hujan, bukan kabut haha
    @ Bunda Elly : makasih bund :)
    @ Mas Michi : insyaallah kapan kapan mas :P

    ReplyDelete
  6. senja ingin menangis,
    tp buat apa, pantaskah senja ini menangis..
    kuatkanlah hati senja

    maaf, senja dalm kesedihan

    ReplyDelete
  7. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  8. menikmati senja
    dan ada yg didapat dari kenikmatan itu
    walau sepertinya ada luka disana

    ReplyDelete
  9. Seperempat abad lalu adalah senja pertamaku di dunia, hehehe ^^

    ReplyDelete
  10. @ Bang Hadi : kenapa abang ?, siapa yang berani menyakitimu :-P
    @ Mba Inge : napa komentarnya di apus, haha
    @ seorang : luka itu nyata :)
    @ Mba Ica : 25 tahun, selamat ulang tahun mba Ica :)

    ReplyDelete
  11. keren nul, senja pertama hmmmm seperti malem pertama mungkin ya hehehehehe

    ReplyDelete
  12. @ Om Ruby : sieeeeeeeee haha
    @ Mas Aulawi : mbuh, iya be'e :P

    ReplyDelete
  13. kereeen.. bisa terinspirasi sama senja

    ReplyDelete
  14. ketika senja itu memelukmu
    dgn cahyanya yg hangat
    hangat hingga ke hati sang pecinta^^

    ReplyDelete
  15. keindahan senja yg bgt menggoda, awas lho beberapa saat akan menghilang dan esok blm tentu seindah yg kita lihat sebelmnya

    ReplyDelete
  16. mudah2an ia dtg lagi esok, memberi cahayanya yg indah

    ReplyDelete
  17. senja selalu indah,....ini tentang aku ya?? *ditendang inuel ke timbuktu :p

    keren nuel ^_*

    ReplyDelete
  18. aku bukan spesialis puisi, berkali kali baca tetep ga bsa nangkep arti sebrnya wkwkwkw
    tpi, ahahah... lembut auranya nyun :P

    ReplyDelete
  19. ngomongin senja atau cinta nih nyun? ga mudeng

    ReplyDelete
  20. so sweet Nyun
    aku suka senja juga

    terutama menjelang Sunset

    ReplyDelete
  21. senja itu punya arti tersendiri ya..bagi semua orang,,
    salam kenal..
    ak kirim imel ke imelnya mb..

    ReplyDelete
  22. Ayo..ayo..ndang masuk rumah udah senja bentar lg gelap, hehehe...

    ReplyDelete
  23. isinya cantik smua...
    jd binggung mau commen apa ...
    h..h.h.h.h.

    ReplyDelete
  24. ahh, senja memang selalu indah dengan jingganya :)

    ReplyDelete
  25. @ Mba Fanny : :D, iya kebetulan hehe
    @ Mba Maya : so sweet..
    @ Mas Ra-kun : ngga begitu, biasa aja hehe
    @ Shared : masih ada, dan akan terus ada :)
    @ Leader Street : ya.. ya.. ya.. ya..
    @ Mba Senja : ngga pake tendang mba, ini juga cocok buat mba :D
    @ Nchi : walah yu yu haha
    @ Mba Nietha : dua duanya haha
    @ Tik tik tik : :). selamat menikmati tik
    @ MBa Faiza : :), thanks mba
    @ Mba Lilah : hehehe.. iya bunda..
    @ Wawan sri : makasih mas, koment terserah aja deh hehe
    @ ceritadibah : :)iya bener
    @ Kakve : kapan ya hehe

    ReplyDelete