Tuesday, March 20, 2012

Cinta Monyet atau Cintanya Monyet


Lakukan apa yang kamu ingin lakukan, Buang semua benda berharga yang kamu miliki darinya, nikmati hidupmu, buang jauh semua kenangan yang kamu punya dengannya, dan bertemanlah dengan banyak orang untuk menyempurnakan keinginanmu agar segera lupa dengannya.

Jujur ya.. Hal di atas itu tips melupakan seseorang yang sudah kebanyakan ku baca di internet. But.. hasilnya sangat nihil, ada yang bilang cari orang yang lain untuk menggantikan dia. Apa-apa'an ini.. Saya bahkan belum pernah memiliki satu orangpun, saya tak pernah mendapat barang berharga satupun, saya juga bahkan sudah melakukan semuanya atas hal-hal yang saya sukai. Tapi.. Rasanya hanya satu penyembuh kelukaan hati yang saya fikir belum saya lakukan dan itu menurut saya sangat saya abaikan. Percaya dan yakin jika bisa menghilangkan suatu perasaan tak mengenakkan akan hilang begitu saja. Ya.. saya meremehkannya.



Tunggu dulu, saya mau bertanya sama kamu, atau sama siapapun yang punya rasa, Apakah kamu pernah di buat tak nyaman oleh seseorang? Geli kan mau jawabnya, pasti kamu menganggap saya adalah orang yang sangat labil dan bodohnya setengah mati.

Misalkan ni ya.. Saya  memberi pilihan yang membuat kamu berfikir atau dengan mudah menjawabnya. Antara:

1. Jatuh cinta dengan Seseorang yang memperhatikanmu, membuatmu nyaman,  memperlakukanmu dengan baik dan tak pernah sekalipun memberimu barang berharga atau semacamnya yang nampak mata dan kelihatan fisik-nya meskipun dia juga bekerja *mungkin karena dia orang gak punya banyak duit haha.. -maaf untuk itu-*. Bahkan untuk melihat matamu saja dia malu-malu, sopan dan bersikap sangat Cool, calm Down #hallah#, juga dewasa.

2. Jatuh cinta dengan orang yang terlihat berpekerjaan, punya pangkat, Blogger kaya, PNS mapan, dan sering memberimu barang-barang yang membuatmu senang. Meskipun perhatian yang gak sebaik orang di nomer 1, kamu tetep kuekueh sayang sama dia *ini kamu matre apa sinta si haha -maaf lagi untuk hal ini-*.

Antara kedua pilihan itu, orang mana yang sulit untuk kamu lupakan, dan bagaimana jenis cinta antara keduanya?. Sungguh hal yang sangat menggelikan untuk di baca, tapi saya benar-benar tak habis berfikir, dengan kesederhanaan yang saya punya. Orang pertama benar-benar saya fikir bisa menyita banyak waktu yang gak penting.

- karenanya.. kamu bisa saja keinget sampai bertahun-tahun lamaya.
- karenanya..  kamu bisa saja selalu menyimpan senyuman yang aneh bertahun-tahun lamanya
- karenanya.. kamu bisa saja lupa bagaimana harus mencoba jatuh cinta lagi kepada orang lain.
- karenanya.. mungkin kamu bisa, hanya akan tetap menunggu dan terus menunggu untuk kembali bertemu dengannya meskipun itu adalah hal yang mustahil.
- dan karenanya.. Tolong jangan lakukan hal bodoh yang pernah saya lakukan, saya begitu menyesalinya, saya begitu bodohnya. Saya tak pernah berfikir untuk membuangnya dari fikiran saya. Itu hal yang sepele namun begitu membuang waktu yang tak berguna sama sekali, percayalah itu hal bodoh yang bener-bener sangat bodoh.
- Jatuh cinta seperti apa sih ini?

**
Saya katakan saya hanya anak-anak yang sedang demam cinta monyet, ya cintanya monyet. Benar-benar monyet telah bergelantungan di hati ini. Kadang ia merasakan sangat sakit, kadang ia lupa, kadang ia naik turun tak terkendali, kadang monyet ini benar-benar ingin saya bunuh atau berharap ia jatuh sendiri dari tempat ia menggelayut terkena batu dan Mati!

Ah Inuel.. Bisa aja mendramatisir keadaan hingga parah kayak gitu, biasa aja kali.. jatuh cinta juga biasa aja, ga usah kebanyakan khayalan, santai, dan inget tu iman masih bobrok juga mikirin hidup juga belum ada bener-benernya, masiiii... aja mikirin hal hal gak penting.

Kalo kamu mau.. Kamu bisa balesin sms dari nomer yang gak kamu simpen itu, " Ok aku mau sama kamu!" beres kan, gak usah kebanyakan cincing, cincong, atau garam.

"Masalahnyaaaaaa.. enggak sesimple itu jomblokuuu.. kamu gak ngerti.."

"Ah.. Inuel.. lagi-lagi cuma pinter mendramatisir keadaan doang, padahal nyatanya tu kamu oon tauk, Oon banget!"

Aigoooo..

Duh Gusti... Sajakipun tresna niki mboten sae, pangapuronipun engkang ageng damel sedanten ingkang salah kalian kulo.. Nedi arahan ingkang sae damel bondo kulo wonten ndunyo, Mugi-mugi keparingan sedanten ingkang sae, sae, sae sekabehanipun ya  Allah.. Menawi kulo manungso ingkang sampun nglampahi katah ingkar marang Gusti Allah.. Namung kalian Gusti Allah kulo nedi sepunten ingkang seageng-angengipun.. namung kalian Allah ta'ala...

Saya masih tetap ngerasa unik dengan apapun kekurangan yang saya miliki sampai saat ini. Saya sudah tak memiliki apapun dengan semuanya. Hanya END yang harus saya lakukan sekarang. Saya hanya belum menemukan apa dan siapa yang tau saya, bahkan mereka berbicara dengan gampangnya..

"Di dunia ini jangan pernah mengharap orang yang sempurna, kamu gak akan pernah nemu. kamu gak bakalan nikah-nikah kalau itu yang kamu cari, selamanyaaaaa"

Oww.. Saya tersakiti oleh kata itu, saya benar-benar tersakiti. siapa saya.. siapa yang berkata saya sempurna. Bahkan saya merasa sangat buruk, anak yang hanya lulusan SMP, gak punya ilmu yang banyak seperti orang-orang pinter kebanyakan, dan saya juga benci jika saya harus menulis status ijazah saya dimanapun saya berada, tapi bukan karena itu saya merasa buruk. Saya kehilangan semuanya, kritikan yang membuat saya sakit dan sangat sakit. Saya hanya akan menjadi apa yang saya inginkan, tolong jangan bilang -kamu egois-, -gak harus begitu seharusnya berfikir-, -kamu butuh orang lain- dan bla.. bla yang lain.. Hah... semakin panjang saja rasa kesal saya ketika dengan kasarnya mereka berbicara seperti itu, Egoois.. itu mereka, bukan saya.

Cinta monyet atau cintanya monyet, Hahhhhhh.. Entahlah..

12 comments:

  1. Duh Gusti... Sajakipun tresna niki mboten sae, pangapuronipun engkang ageng damel sedanten ingkang salah kalian kulo.. Nedi arahan ingkang sae damel bondo kulo wonten ndunyo, Mugi-mugi keparingan sedanten ingkang sae, sae, sae sekabehanipun ya Allah.. Menawi kulo manungso ingkang sampun nglampahi katah ingkar marang Gusti Allah.. Namung kalian Gusti Allah kulo nedi sepunten ingkang seageng-angengipun.. namung kalian Allah ta'ala...

    amin. mugo2 gusti Allah ngeringokaken dongane panjenengan. lan di kabulaken pandongane sing di jaluk..... amin



    siapa yang berkata saya sempurna. Bahkan saya merasa sangat buruk, anak yang hanya lulusan SMP, gak punya ilmu yang banyak seperti orang-orang pinter kebanyakan, dan saya juga benci jika saya harus menulis status ijazah saya dimanapun saya berada,


    tak ada yang sempurna mba. masih mending mba nuy itu lulusan smp. sedangkan aku baru masuk smp beberapa bulan aja sudah keluar karna faktor biaya. tapi aku ga merasa rugi. karna dengan itu aku bisa bantu keluarga. karna bagi aku senyum orang tua adalah tujuan hidupku....

    ReplyDelete
  2. Saya juga belum sempurna, kadang menyikapi masalah dengan masalah, jadilah masalah yang bertumpuk-tumpuk. Masalah cinta saya kurang pengalaman, dan doa mba saya aminkan, semoga cepat diijabah..

    ReplyDelete
  3. entahlah . . .
    apakah ini fitrah atau hiasan nafsu

    ReplyDelete
  4. Kalo kata Mbak Asma, Cinta bukanlah mencari pasangan yang sempurna, tapi menerima pasangan kita dengan sempurna.

    ReplyDelete
  5. Cinta itu buta. Gak memandang ras, agama, jabatan, umur, sampe yang paling ekstrem, ga memandang jenis kelamin.

    Benar juga, kita gak nikah2 kalo terus nyari yang sempurna... ^^

    ReplyDelete
  6. aeeeEeeebbbBhhhh......ane pgn nangis bang. terharu nih. karna hatiku sekarang sedang galau....tak menentu.semoga dapatkan yg terbaik bang. SEMANGAT!!! yg pnting positif thinking ame sang Kholiq,mungkin Allah menghendaki karunia yg lbih baik untuk menjagamu bang.

    ReplyDelete
  7. Bner banget nihh..hhaha..i like it..knpa harus galau..hehe

    ReplyDelete
  8. cinta monyet seruuu.. haha
    kunjungan perdana nih, salam kenal ya :)

    ReplyDelete