Tuesday, December 8, 2015

Pengalaman Transfer Domain Dari Godaddy ke Idwebhost

Pengalaman, selalu menjadi guru terbaik dan terhebat dalam hidup seseorang. Pengalaman selalu menjadi komponen paling penting untuk belajar menjadi lebih baik kedepannya. Dan pengalaman juga menjadi salah satu senjata untuk seseorang bisa lebih sukses dari sebelumnya. Mau tidak mau, secara tidak langsung pengalaman juga akan memberi nilai dalam menjalani kehidupan yang berkwalitas. Dengan pengalaman kita belajar dan dengan pengalaman pula kita akan jauh lebih maju dibandingkan meraka yang belum berpengalaman.

Ngomong-ngomong soal pengalaman, ternyata ngeblog juga butuh pengalaman dan pengetahuan. Sejak tahun 2009 silam, ilmu ngeblog saya sedikit memiliki peningkatan karena mungkin saya belajar dari pengalaman. Bukan hanya itu, terkadang.. jika kita belum memiliki pengalaman tentang sesuatu, tidak ada salahnya mempelajari pengalaman orang lain yang mungkin memiliki kasus serupa.


Dan hari ini, saya kembali mendapatkan pengalaman itu. Pengalaman pertama saya transfer domain dari godaddy ke idwebhost adalah hal yang gak akan saya lupakan. Pasalanya, saya menghabiskan hampir 4 jam lebih dan nyuekin Kinza beberapa kali karena domain ini bermasalah. Ya.. anggap saja pengalaman transfer domain saya adalah hal yang buruk, pengalaman yang seharusnya gak dialami orang lain. Oleh karenanya, saya akan membagi pengalaman saya yang mungkin suatu saat nanti ada orang yang membutuhkan karena memiliki kasus yang sama.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum transfer domain
  • Awalnya, anda harus mempelajari bagaimana cara transfer domain dari pihak pertama dan pihak kedua. 
  • Bertanyalah dahulu kepada teman yang sudah pernah melakukan transfer domain

Masalah-masalah yang mungkin muncul setelah transfer domain

Jujur saja, saya kurang menyukai bagiaman saya menyikapi sebuah masalah yang ada. Saya cenderung ngotot ingin segera selesai dan clear saat itu juga dengan cara saya sendiri. Saya cenderung mengandalkan kemampuan saya sendiri dengan pikiran saya pasti bisa mengatasinya tanpa bantuan orang lain. Pasalnya, beberapa kali pengalaman menceritakan keadaan buruk kepada orang lain dan mereka gak bisa ngasih solusi sangat mengecewakan saya.

  • Cname Blogger hilang saat transfer domain
Cname ini adalah kode yang diberikan oleh blogger kepada pemilik blog jika ia akan menggunakan blogspot sebagai tempat custom domainnya. Pada saat transfer domain, Cname ini pasti akan anda cari karena dipada saat domain anda pindah ke registrar baru, cname akan digunakan untuk kembali men-setting ulang agar blog bisa diakses. Perlu anda ketahui, seharian tadi saya muter-muter googling untuk mendapat jawabannya. Dan satu hal yang saya pahami, Cname yang tertulis di google webmaster "diverifikasi otomatis oleh blogger" adalah perkataan google agar kita gak ribut sama kode unik cname blogger yang hilang tersebut.

Memang dari awal saya gak tau, tapi teman blogger saya Umminya Aisyah bilang, kode tersebut tidak penting. Disini saya males sekali buat screenshot yang ada di webmaster google, tapi orang yang akan mengurus domainnya dan menemukan artikel ini pasti dia sudah paham :D. Dan semoga artikel ini bisa nangkring di page one biar memudahkan pencarian masalah cname yang gak bisa ditemukan lagi di halaman blogspot anda.

Jangan pernah berpikir untuk menghapus atau mengganti URL blog yang sudah ada ya.. Karena tadi saya juga sudah mikir kayak gitu :D. Sama aja seperti mengundang masalah baru kalau kayak gitu caranya.

  • Panik
Siapa sangka, ternyata panik juga menjadi masalah saat domain yang kita transfer tidak bisa diakses. First,  panik gak akan menyelesaikan masalah, apalagi pakai nangis segala :D. Dinginkan dahulu kepala kita dengan makanan dan minuman yang enak-enak atau dengan mendengarkan musik dan berkaraoke sesuka hati. Setelah paniknya selesai, baru cari bantuan :D.

Intinya: Gak perlu bingung karena tidak mendapatkan kode unik Cname yang gak ada tersebut. Setting saja name servernya kemudian recordnya. Setelah itu, selesai. Begini kira-kira gambar settinganyya di idwebhost. Semoga membantu!

2 comments:

  1. waw.... makasih mbak sharing pengalamannya... keep bwt antisipasi

    ReplyDelete
  2. Wah pengalamannya bagus banget Mba. Terimakasih pencerahannya. Salam kenal.

    ReplyDelete