Hari Buruh! Enaknya Kerja Apa?

1 komentar
Berhubung sekarang adalah hari buruh, saya akan ngepost tentang pekerjaan juga ah.. Belakangan, saya beberapa kali ikut berkomentar tentang pekerjaan yang ditekuni adek saya. Pasalnya, dia ingin sekali membuka usaha sendiri tapi malah ikut orang bekerja di tempatnya. Selain itu, dia juga berpindah-pindah tempat kerja karena alasan gak sesuai ataupun gak krasan. Tapi, kebanyakan dari alasannya adalah masalah gaji yang sedikit. Gak cukup, katanya.



Beberapa kali saya nawarin untuk kerja sama saya aja, dirumah sambil pegang laptop. Namun nampaknya, adek saya kurang berminat dengan dunia internet. Atau mungkin dia sudah ngerasa minder duluan sebelum mencoba. Bedalah dia dengan saya, kalau dia suka malu-malu gitu kalau gak bisa, kalau saya lebih ke malu-maluin haha.



Dan beberapa waktu lalu, dia hubungin saya via sms tanya,

"kerjaan apa ya mbak yang enak?"

Ya spontan aja saya jawab, kerja yang gak ikut orang haha. Soalnya mbaknya pengangguran sih, jadinya ya.. idenya gak jauh-jauh​ dari nganggur juga 😁.

Padahal sebenarnya ada banyak sekali ide bisnis yang bisa dia lakukan tanpa modal besar tentunya. Namun kadang memang sulit sekali untuk memulai dari awal dari pada menjalankan yang sudah jadi. Dan beberapa ide pekerjaan yang saya sarankan adalah:

Jual sayuran


Kebanyakan penjual sayur itu sudah berumah tangga dan adek saya masih bujang. Mungkin karena faktor malu, jadinya saya dicuekin pas bilang "gimana kalau jualan sayur aja". Padahal, penjual sayur selalu dibutuhkan sama emak-emak perumahan dan nyaris semua emak yang ada di dunia ini. Dan keuntungan yang diperoleh juga gak mengecewakan.

Saya sendiri beberapa kali membandingkan harga yang saya dapatkan dipasar dan didepan rumah, hasilnya memang lumayan. Apalagi keuntungan untuk lauk pauk yang dijual, selisih seribu atau dua ribu juga masih kelihatan murah. Dan itu, mesti dibeli sama emak-emak :D.

Lalu gimana kalau gak laku? Gampang! Lauk yang gak laku bisa diolah kembali menjadi makanan jadi untuk dijual kembali keesokan harinya, gak rugi, kan?


Jual Cemilan


Jual cemilan ini bisa berupa banyak banget. Dari kue-kue basah yang bisa dipasarkan melalui warung-warung, dibawa sambil jualan sayur. Atau bisa juga cemilan tersebut berupa keripik-keripik kalau ingin awet dan bisa tahan lama. Dalam artian, tidak mudah basi.

Jadi, sebenarnya lapangan pekerjaan itu ada banyak banget, cuma memang modal awalnya membutuhkan uang yang tidak sedikit. Ditambah lagi harus siap dan tahan banting jika dagangan gak laku karena awal-awal jualan. Niat yang kuat akan memperbaiki semuanya, kembali kepada niat awal. Karena saya memang gak menyarankan adek saya untuk kerja pabrik atau yang kerja lainnya yang intinya itu ikut orang lain, jadi wiraswasta gitu deh.. :D.

Intinya sih.. kita dituntut kreatif sama tahan banting aja dan yang paling penting adalah halal dan baik ;).
Husnul Khotimah
Seorang ibu yang senang menulis tentang motivasi diri, parenting dan juga tentang kehidupan sehari-hari di Jombloku. Semoga blog ini bisa membawa manfaat buat kita semua.

Related Posts

1 komentar

  1. gak lah, mosok awakmu pengangguran :D
    hmm dipikir2 ganok kerja sing enak, sg enak pas trimo duwite doang ;p

    BalasHapus

Posting Komentar