Pengalaman Bekerja di Perusahaan Software Restoran

Ah yaaa... Mungkin orang melihat saya hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa yang hanya ngurusin rumah dan isinya. Memang sih, kehidupan saya sebelum menikah sedikit rumit. Dari menjadi pembantu rumah tangga bertahun-tahun lamanya sampai bekerja disebuah perusahaan software di Bali. Kenyataan yang diluar dugaan, bahkan saya sendiri juga sedikit nggak percaya. Wajar sih, karena saya hanya lulusan SMP dan mantan pembantu gitu kan.. Disinilah sebenarnya kita tidak boleh memandang rendah kepada orang lain dengan basic pendidikan yang mereka punya.



Software restoran, software hotel dan sistem billing untuk minimarket adalah produk yang dijual oleh perusahaan ditempat saya bekerja dulu. Meskipun awalnya saya pesimis dengan pekerjaan tersebut karena itu adalah salah satu bidang yang sulit. Mungkin kelebihan saya saat itu hanyalah mampu menguasai komputer dan ngerti internet. Karena awalnya sih memang saya sudah berada di warnet, jadi pekerjaan  otak atik komputer bukan hal yang asing.

Belajar tentang Akuntansi


Jadi diperusahaan itu saya akhirnya juga harus belajar tentang akuntasi, berteman dengan orang orang lulusan Udayana. Berteman juga sama orang orang yang demen koding. Meskipun saya tau sedikit koding (maksudnya benerin blog sendiri gitu hahhaa) tapi saya jadi merasa tertantang untuk bisa lebih. Orang bisa itu karena dia mau belajar dan berusaha untuk lebih tau. Bukan mereka yang sekolah tinggi saja. Jadi di perusahaan software tersebut saya merasa sibuk, sampai-sampai lupa kalau saya jomblo hahhaa..

Mengenal banyak sekali software


Iya.. jadi yang saya tahu itu software itu ya cuma operasi systemnya komputer, ternyata ada software software yang lain yang memiliki banyak manfaat. Selain software restoran, saya juga mengenal aplikasi hotel dan banyak lagi yang menyangkut keuangan sebuah usaha di Bali saat itu.

Pengalaman pertama dan terakhir kerja diperusahaan


Sebelumnya, pengalaman hidup saya memang sedikit rumit. Dari seorang pembantu rumah tangga kemudian saya beralih ke seorang baby sitter dan selanjutnya penjaga warnet di sekitaran Jawa Timur aja. Namun, setelah pindah ke Bali, saya menjadi seorang admin bimble di sebuah les-lesan milik teman sahabat saya. Setelah 7 bulan bekerja, saya memutuskan untuk pindah ke perusahaan pembuatan software ini. Menurut saya sangat menyenangkan meskipun setiap hari dikejar deadline yang gak pernah berhenti. Karena banyak sekali teman yang enak banget diajakin ngobrol sekaligus bos yang humble banget. Namun.. belum ada sebulan ini, si Bos sudah diambil yang Maha Kuasa, semoga Allah memberikan tempat terbaik untuk mas Ferry, Aamiin..

Jadi yaaa.. kurang lebih seperti itu pengalaman saya bekerja di perusahaan Software ini. Kadang saya kangen dengan mereka. Kangen kalau kalau ada yang ulang tahun, kemudian dipalakin. Seru banget haha.. hanya bertahan sekitar 9 bulan mungkin pekerjaan saya, setelah itu saya pulang untuk menikah :D.



No comments