Hallooo... Alhamdulillah akhirnya hari ini aku nulis lagiiii.... Tanpa Ai, Tanpa bantuan Gemini wkwkwkw..
Sudah 8 bulan di Kalimantan, rasanya aku udah mulai beradaptasi dengan banyak hal. Sudah mulai berdamai dengan diri sendiri, menerima apapun yang terjadi disini, menjalaninya dengan hati yang lebih lapang dan bahagia.
Urusan lainnya, kita pikir sambil jalan ya.. Hutang 30juta itu, aku udah ikhlas sejak awal, hanya saja.. untuk mengembalikan kehidupan kembali normal tanpa hutang, tentu butuh perjuangan lebih.
Selama di Kalimantan, beberapa waktu setelah baru datang, aku dikagetkan dengan banyak kenyataan dengan meninggalnya satu persatu saudara dekat. Paman meninggal awal April lalu, sedangkan Bibik menyusul di akhir Mei, kurang dari 2 bulan kematian ada di depan mata, dengan penyakit yang sama, pembekuan darah di otak karena hipertensi.
Kesehatan memang luar biasa mahalnya, masih suka nyesel kadang suka rebahan tanpa mikir, akhirnya... sepanjang hari malas malasan.
Tapi ya sudahlah, Takdir dari Allah memang sudah yang terbaik dan nggak bisa kita tebak. Lain dari topik ini, Karena mas Kinda dan adek Zayn sekolah di SD yang biasa aja, dari pada menggerutu dan menuntut ingin ilmu lebih dari sekolah. Abi memutuskan untuk membuat kurikulum sendiri dirumah.
Abi sudah mulai menerapkan untuk intensif belajar bahasa inggris dan matematika di pagi hari. Selain itu ada juga hafalan dan mengaji setiap pagi. Waktunya runut, setiap hari juga ada mata pelajaran fiqih, Aqidah dan ilmu agama lainnya.
Sementara tahsin dan tamyiz, anak-anak sering mendengarkan saya mengerjakan tugas. Bahkan sekarang mas Kinza sudah bisa ngimbangin saya untuk mengartikan Al-Quran dengan metode Tamyiz. Mencari bagian Huruf, isim dan fiil (madhi, amr, mudhorik) disetiap kata yang di artikan.
Hmmm.., sepertinya keterbatasan akses dan akomodasi ada di Kalimantan ini kayak nggak berpengaruh buat kami. Selama ada nafas, Abi dan Ummi akan mengusahakan yang terbaik buat mas dan kakak.
Ilmu yang Abi punya dari pondok dan sekolah di Jawa dulu, InsyaAllah lebih mahal harganya untuk anak-anak dibandingkan harus les di luar rumah. Oh ya... Mas dan adek Zayn juga rajin adzan di masjid, Alhamdulillah...
Sedangkan Abiii... hahaha... Abi sekarang aktif banget di masyarakat, jadi imam masjid hampir setiap hari, dan jadi tukang pimpin doa hahhaha.. nggak nyangka ternyata dia bisa wkwkkwkw..




Posting Komentar
Posting Komentar