Cinta tak pernah tau batas dan waktu..
Cinta jauh lebih luas dari lautan..
Cinta jauh lebih tinggi dari gunung nan angkuh..
Cinta adalah lompatan-lomatan pulau yang seluas tak terukur hanya menjadi batu kerikil yang mudah kugenggam..
Cinta bagai air-air yang mengaliri setiap teluk, sungai, pantai bahkan membelah lautan..
Begitu Dahsyatnya cinta..
Cinta Tak pernah menghitung jarak tempuhnya..
Karena cinta... Itulah kenapa aku dan kamu ada..
Karena cinta.. Itulah mengapa kita ada..
Dan karena Cinta.. Mampu tersungkurnya aku dalam balutan kelembutan di tengah kasarnya dunia..
Karena Cinta.. Aku memiliki kekuatan di tengah ribuan lemah..
Friday, May 24, 2013
Wednesday, May 22, 2013
Akupun Ingin Menikah
Mungkin bukan saya satu-satunya orang yang akan mengalami masa ini. Semua orang akan tahu bagaimana kelumitnya dan sedikit membingungkannya tentang pernikahan. Tidak ada orang yang bertanya ketika sseorang memutuskan untuk mempunyai pacar, tidak ada yang banyak menanyakan, Apa tujuanmu punya pacar? Apa tujuanmu pacaran dan kenapa kamu punya pacar. Jarang sekali orang bertanya pertanyaan bodoh itu kepada mereka yang sudah memiliki tambatan hati katanya.
Lalu apa masalahnya dengan pernikahan. Tidakkah jauh lebih suci menikah dari pada pacaran ?. Satu yang saya tahu, ketika seseorang memutuskan untuk menikah, tentulah dia memiliki tujuan yang ada dalam fikirannya sendiri. Stop.. tolong jangan menanyakan lagi kenapa dia memilih menikah kalau dalam hatimu, dalam pikiranmu dan dalam otakmu sendiri akan mengingkari jawaban seseorang atas tujuannya menikah.
Ya kan.. kamu akan mengingkarinya kan, dengan jawaban... senyuman kecut yang akan merasa pertanyaan itu adalah satu pertanyaan bodoh yang gak perlu jawaban. Pertanyaan bodoh yang gak bisa di ungkapkan oleh seseorang yang akhirnya terlihat sangat bodoh dengan respon
Lalu apa masalahnya dengan pernikahan. Tidakkah jauh lebih suci menikah dari pada pacaran ?. Satu yang saya tahu, ketika seseorang memutuskan untuk menikah, tentulah dia memiliki tujuan yang ada dalam fikirannya sendiri. Stop.. tolong jangan menanyakan lagi kenapa dia memilih menikah kalau dalam hatimu, dalam pikiranmu dan dalam otakmu sendiri akan mengingkari jawaban seseorang atas tujuannya menikah.
Ya kan.. kamu akan mengingkarinya kan, dengan jawaban... senyuman kecut yang akan merasa pertanyaan itu adalah satu pertanyaan bodoh yang gak perlu jawaban. Pertanyaan bodoh yang gak bisa di ungkapkan oleh seseorang yang akhirnya terlihat sangat bodoh dengan respon
Labels:
Menuju Pernikahan
Subscribe to:
Posts (Atom)

