Melatih Kesadaran Diri - Kita Adalah Orang Tua

 Oke Baiklah.. sepertinya saya akan mencari dan menemukan kembali kepandaian saya dalam menulis hal remeh seperti ini. Hal yang ammm.. mungkin bagi orang lain tidak penting, curhat. Dari curhatan itu, saya bisa menulis hingga berratus-ratus kata tanpa terasa. 

Oh yaaa... tadi siang saya lihat ada blog yang copas blog jombloku sampe kesalahan komanya. Karena saya orangnya suka ceplas-ceplos, saya nyeletuk sama orang yang selalu ada disebelah saya:

"Ih.. Blogku dicopas rek.. akeh iki"

Dan kalian tau apa responnya?

"Ya... biarin aja, dia belum tau, belum ngerti"

Oh No... ayolah Ghibah bentar Yank... omongin kek, perpanjang kek kata-kataku ini, sambung gitu lah. Katakan sesuatu "yang ingin kudengar" karena udah curhat dengan kekesalan yang memuncak haha. Tapi itulah kamu, yang gak pernah mau nanggepin kalau mulai kupancing dengan obrolan yang sekiranya membicarakan orang lain. Proud to be your wife, mas!

Melatih Kesadaran Diri - Kita Adalah Orang Tua

Ya.. sejak menikah saya berusaha untuk mengerti pemikiran pasangan hidup saya ini, mengerti apa saja yang ia inginkan. Mungkin awalnya hati kecil saya banyak berontak karena pikiran saya tidak sama dengannya. Setelah mungkin kira-kira 4 tahun hidup bareng sama dia, saya jadi tau bagaimana alur kehidupan yang ia inginkan.

Sesuatu yang bisa dibilang --tidak ingin mencampuri urusan orang lain-- barang sedikitpun. Tapi kemudian, kesadaran diri saya akan sesuatu membutuhkan waktu yang lama untuk berproses. Apalagi saya dan suami kini telah menjadi orang tua. Yang harus memberi teladan langsung kepada anak-anak kami.

Apa jadinya kalau yang mereka dengar setiap hari adalah kami yang sedang ghibah, bukan tidak mungkin kelak saat mereka dah gede, mereka punya sesuatu yang disebut "Lambe Wedok" padahal jelas-jelas mereka cowok, kan gak lucu.

Selain itu, perubahan dalam rumah juga harus ada apalagi kita menjadi orang tua, pendidik untuk anak-anak yang baik.

Pokoknya.. kalau sudah jadi orang tua, jangan coba-coba melakukan hal yang kurang bermanfaat dan tidak baik. Karena ada mereka.. penerus-penerus yang akan mencontoh apa yang kita lakukan. Ya.. Kita harus Sadar Diri!

Tidak ada komentar