Apa yang Paling Penting dari Sebuah Blog

Saya adalah seorang blogger yang memilih untuk menulis hal-hal yang mengispirasi untuk saya. Saya tidak bakat menjadi seorang penulis yang menceritakan hal yang lebih serius selain kisah dari pengalaman hidup yang mengandung banyak pelajaran didalamnya. Jiwa mellow yang doyan curhat memang membutuhkan wadah untuk menyalurkan ide-ide dalam kepala. Bukan semata-mata karena saya pandai menulis, lebih tepatnya.. karena saya padai curhat.

Blog dan Kehidupan

Jadi, blog menurut saya adalah media bebas yang akan diakses oleh banyak orang. Kadang, saya menerima email atau WA yang datangnya dari blog saya ini dan blog saya lainnya. Isinya tentu aja menanyakan postingan yang ada di blog. 

Bersyukurnya.. mereka datang ke blog ini dan bisa terinspirasi menjadi seseorang yang lebih baik. Disana saya merasakan kehangatan hati dan semangat untuk terus menulis, seada-adanya dan sesederhana mungkin. Hal positif lain yang akan saya bagi tentang apa yang saya dapatkan dari blog diantaranya adalah:

Memberanikan Diri untuk Istiqomah Behijab karena Blog

Saat itu, saya sedang galau-galaunya untuk memulai kembali menggunakan jilbab saya, selamanya tanpa dilepas lepas lagi. Saya bingung bagaimana caraya saya mengawali semuanya. Saya takut dengan omongan orang yang mungkin akan mencibir saya begini dan begitu. Saya mencari banyak cerita inspiratif tentang perjuangan-perjuangan banyak orang ketika ingin mulai mengenakan jilbab. 

Dan saat itu, saya ingat sekali ketika saya membuka blog milik penulis terkenal HTR tentang mulai berjilbab. Saya seperti menemukan keberanian, meskipun tak langsung saya kerjakan. Saya menunggu waktu yang tepat dan paling pas. Meskipun seharusnya, hal baik itu harus disegerakan, sesegera mungkin. Ya.. maklum saja, posisi saya waktu itu adalah seorang penjaga warnet yang selama kurang lebih 4 tahun tidak berhijab. 

Dan ternyata, semua kebaikan saya memulai untuk berhijab dimudahkan oleh Allah dengan ringannya. Saya menemukan banyak sekali Keajaiban dibalik Jilbab. Yang paling terasa sih, saya ngerasa jauh lebih tenang dan jauh lebih baik. 

Maka dari itu, dalam blog ini, saya ingin menulis banyak hal yang bisa menginspirasi, bukan hanya tentang curhatan yang tidak dibutuhkan orang lain.

Lalu, Apa sih yang Paling penting dari sebuah blog

Saya sendiri sering kesal kalau mendapati sebuah blog itu artikelnya nggak mutu semua. Apalagi artikel yang 100% copas dari blog orang lain, Blogger bukan sih? Bagi saya pribadi, isi dari blog itu sendiri yang paling penting dalam sebuah blog. Bukan hanya untuk kepentingan dunia, melainkan juga kepentingan masa depan kita di alam yang berbeda.

Ya.. contoh kecilnya adalah, tentang apa yang akan kita posting di blog ini. Saya itu seneng banget sama job yang ditawarkan kepada blog ini. Tapi, saya dan suami komitmen untuk tidak menerima job yang berbau riba dan kawan-kawannya. Seperti tema-tema yang meragukan kayak asuransi, pinjaman online, bank, kredit dan sesuatu yang  mengarah kesana. Dan godaannya itu, mereka semua selalu menawarkan bayaran yang besar hahaha. Tunggu.. saya bukan orang yang kebanyakan duit karena nolak job-job kayak gitu ya, enggak. 

ATM saya sering kosong, sering nominalnya itu hanya 3 angka aja. Tapi sungguh, nggak ada sedikitpun rasa sayang dan menyesal karena menolak job dengan tema tema tersebut. Alhamdulillah.. Allah mudahkan semuanya, Allah membuat hati ini tidak berat dengan hal-hal seperti ini. Dan itu memang prinsip yang harus terus kami pegang dan pertahankan.

Bukan kepada siapa, Tapi Apa yang kita tinggalkan

Obrolan blogger-blogger keren selalu membuat saya ingin berkomentar. Ya.. ketika mereka mebicarakan tentang kepada siapa blog ini kita serahkan ketika Allah sudah memberikan batas waktu untuk berada di dunia ini. Bagaimana mereka harus meneruskan bagaimana kerennya blog yang mereka miliki. Tapi, saya justru berpikirnya "apa yang harus saya rubah dari sekarang" dan "apa yang harus saya tinggalkan mulai saat ini" dari blog ini.

Ketika kita meninggal dunia, apakah blog akan membawa kita kepada timbangan yang berat buruknya atau sebaliknya, semuanya dari apa yang kita sebarkan. Orang mati sudah hilang kewajibannya mengurus yang hidup, justru malah sebaliknya, yang hiduplah yang harus terus memberikan doa terbaiknya untuk yang sudah mati.

Jadi, jika saya harus berpesan tentang blog ini kepada anak-anak harus diapakan blognya, saya akan meminta mereka untuk mencari dan menghapus tulisan saya yang tidak bermanfaat, atau menghapus blog ini bila perlu.

Hal yang saya takutkan adalah, ketika harus membawa beban berat dan dosa jariyah dari blog ketika saya mengulas, menyarankan, atau mendukung sesuatu yang tidak diperbolehkan oleh agama dan Allah. Semuanya hanya tentang pilihan dan komitmen. Semoga kita terus berpikir untuk menjadi muslim yang kaffah, dari hal yang paling kecil dan mendasar, urusan perut. 

Tidak ada komentar